Jebakan Kata Ganda & Pasif Bahasa Inggris

Maju kok ke Depan?

Pernah nggak kamu dengar orang bilang kalimat seperti ini?

Secara obrolan santai, kita semua paham maksudnya. Tapi kalau dikoreksi guru Bahasa Indonesia, kalimat-kalimat tadi pasti dicoret merah. Alasannya simpel: mubazir (redundancy).

Ilustrasi komedi dua rambu jalan di persimpangan: satu rambu bertuliskan Maju ke Depan dan rambu lain bertuliskan Maju, dengan seorang pejalan kaki menggaruk kepala kebingungan.

Kata "maju" itu secara alami gerakannya pasti ke depan—nggak ada ceritanya orang maju tapi langkahnya ke belakang atau ke samping. Jadi, nambahin frasa "ke depan" setelah "maju" itu mengulang makna yang sebetulnya sudah ada di dalam kata itu sendiri.

Ternyata, jebakan yang sama persis sering banget muncul di tes bahasa Inggris. Banyak kata yang tanpa sadar kita tempeli kata tambahan cuma karena "kebiasaan", padahal kata aslinya sudah membawa makna lengkap.

Beda 'Near' dan 'Close To'

Sering ada anggapan bahwa semua kata penunjuk lokasi wajib pakai imbuhan to. Makanya, telinga kita rasanya wajar-wajar saja saat mendengar "My house is near to the school."

Padahal, dalam aturan baku bahasa Inggris, pasangan itu salah.

Diagram balok perbandingan kata: Balok Close ditambah balok to menghasilkan makna dekat dengan, sedangkan satu balok Near panjangnya setara dan sudah bermakna dekat dengan.

Coba bandingkan dua kata ini:

  1. Close aslinya cuma kata sifat (adjective) yang berarti "dekat". Supaya bisa menyambung ke nama tempat (noun), dia butuh preposisi penghubung, yaitu to $\rightarrow$ close to.

  2. Near punya peran istimewa: dia sudah menjadi preposisi mandiri. Arti utamanya sudah langsung mencakup "dekat dengan".

Kalau kamu tulis "near to", maknanya jadi bertumpuk: "dekat dengan dengan".

Jadi, kamu cukup pilih salah satu: pakai near the school atau ganti sekalian jadi close to the school. Jangan digabung dua-duanya!

Manakah dari kalimat berikut yang menggunakan pasangan kata penunjuk lokasi secara tepat dan baku?

  • The library is located near to the city hall.
  • My best friend sat next the window during the exam.
  • There is a peaceful small park near the hospital.
  • The new cafe is built beside to the train station.

Jawaban: There is a peaceful small park near the hospital.

Pilihan C tepat karena 'near' digunakan langsung tanpa 'to'. Pilihan A salah karena ada 'near to' (mubazir), pilihan B kurang 'to' (harusnya 'next to'), dan pilihan D salah karena 'beside' tidak memakai 'to'.

Near bertindak sebagai preposisi mandiri tanpa 'to', sedangkan beside juga berdiri sendiri tanpa 'to'.

Yang Janggal Belum Tentu Salah

Waktu mengerjakan soal tadi, apa kamu sempat ragu sama frasa to be retained karena rasanya asing atau kaku saat dibaca?

Rasa "janggal" ini wajar banget dialami siapa saja. Di percakapan sehari-hari, kita lebih terbiasa mendengar kalimat aktif biasa (to + Verb 1). Tapi di teks formal seperti berita, jurnal, atau soal ujian kedinasan, struktur to be + Verb 3 (passive infinitive) sangat sering dipakai.

Ilustrasi perbandingan dua panel: panel kiri seorang anak bersiap memakan buah apel bertuliskan to eat, panel kanan buah apel mengenakan helm pengaman siap dimakan bertuliskan to be eaten.

Rumus santainya begini:

Nah, pada frasa "for the advantage ... to be retained":

Dokumen kantor tidak bisa menandatangani dirinya sendiri. Manakah kalimat pasif yang paling tepat melengkapi situasi ini?

  • These official documents are ready to sign by the manager.
  • These official documents are ready to be signed by the manager.
  • These official documents are ready to be sign by the manager.
  • These official documents are ready to signing by the manager.

Jawaban: These official documents are ready to be signed by the manager.

Dokumen adalah benda mati yang dikenai aksi tanda tangan ('untuk ditandatangani'). Bentuk pasif yang benar adalah 'to be' + Verb 3, yaitu 'to be signed'.

Passive infinitive (to be + V3) digunakan ketika subjek atau benda dikenai tindakan ('untuk di-').