Anatomi Grafik Kuadrat: Puncak dan Kuadran

Bentuk Dasar dan Arah Parabola

Arah bukaan parabola sepenuhnya ditentukan oleh tanda pada koefisien $x$ kuadrat.

Dalam bentuk umum fungsi kuadrat $f(x) = ax^2 + bx + c$, koefisien $a$ berperan seperti penentu bentuk mangkok. Jika nilai $a > 0$, kurva melengkung ke atas seperti mangkok yang terbuka ke atas. Sebaliknya, jika $a < 0$, lengkungan berbalik arah ke bawah layaknya payung atau mangkok yang tertelungkup. Nilai koefisien lain ($b$ dan $c$) hanya memengaruhi letak dan pergeseran grafik di bidang koordinat, bukan arah hadapnya.

Pada fungsi di soal, $f(x) = 4(x^2 - 8x + 12) = 4x^2 - 32x + 48$, nilai koefisien utamanya adalah $a = 4$. Karena $4 > 0$ (bernilai positif), grafik fungsi kuadrat ini pasti terbuka ke atas. Dengan demikian, pernyataan pada Opsi A bernilai Benar.

Bagaimana arah bukaan grafik fungsi g(x) = -2x^2 + 5x - 7?

  • Terbuka ke atas karena nilai c bernilai negatif.
  • Terbuka ke bawah karena koefisien x^2 bernilai negatif.
  • Terbuka ke bawah karena nilai b lebih besar dari a.
  • Tidak memiliki bukaan yang pasti karena tidak dapat difaktorkan.

Jawaban: Terbuka ke bawah karena koefisien x^2 bernilai negatif.

Pada fungsi g(x) = -2x^2 + 5x - 7, koefisien suku x^2 adalah a = -2. Karena a < 0, grafik parabola terbuka ke bawah. Nilai b, c, atau pemfaktoran tidak menentukan arah bukaan kurva.

Menentukan arah bukaan grafik fungsi kuadrat berdasarkan tanda koefisien x kuadrat.

Batas Dasar Mangkok (Titik Puncak)

Parabola yang terbuka ke atas memiliki nilai minimum absolut di titik puncaknya, yang menjadi batas bawah grafik.

Karena grafik fungsi $f(x)$ terbuka ke atas, kurva memiliki titik paling rendah yang bertindak sebagai dasar mangkok. Di bawah titik ini, kurva sama sekali tidak memiliki nilai. Koordinat horizontal dari titik terendah (titik puncak) selalu berada pada sumbu simetri $x_p = -\frac{b}{2a}$. Pada fungsi $f(x) = 4x^2 - 32x + 48$, di mana $a = 4$ dan $b = -32$, perhitungannya adalah:

$$x_p = -\frac{-32}{2(4)} = \frac{32}{8} = 4$$

Untuk menemukan letak dasar mangkok secara vertikal, masukkan nilai $x = 4$ kembali ke fungsi $f(x)$:

$$f(4) = 4(4^2 - 8(4) + 12) = 4(16 - 32 + 12) = 4(-4) = -16$$

Artinya, nilai terkecil yang bisa dicapai oleh fungsi ini adalah $y = -16$. Seluruh bagian kurva memenuhi hubungan $f(x) \geq -16$.

Diagram Kartesius menampilkan parabola dengan titik puncak di 4, -16 dan garis horizontal di y = -18.

Garis horizontal $y = -18$ terletak dua satuan di bawah titik terendah grafik tersebut. Jika dianalogikan dengan mangkok dan lantai, dasar mangkok tertahan di lantai $y = -16$, sehingga mustahil menembus ke lantai $y = -18$ di bawahnya. Karena kurva tidak pernah mencapai koordinat $y = -18$, maka grafik tidak memotong garis tersebut. Oleh karena itu, pernyataan pada Opsi B bernilai Salah.

Fungsi kuadrat h(x) = x^2 - 4x + 5 terbuka ke atas dan memiliki titik minimum di (2, 1). Tentukan Benar atau Salah untuk tiap pernyataan berikut:

  • Grafik h(x) memotong sumbu-x (garis y = 0). — Salah
  • Grafik h(x) memotong garis y = 3. — Benar

Fungsi h(x) terbuka ke atas dan memiliki nilai minimum y = 1. Karena nilai terendahnya adalah 1, grafik selalu berada pada y >= 1. Maka grafik tidak akan pernah mencapai sumbu-x (y = 0), tetapi pasti memotong garis y = 3 yang berada di atas nilai minimum.

Memeriksa perpotongan kurva dengan garis horizontal menggunakan nilai minimum.

Trik Kuadran: Akar dan Intersep

Posisi grafik di berbagai kuadran dapat dilacak murni dari tanda akar (potong sumbu-$x$) dan intersep-$y$.

Kuadran tiga adalah wilayah koordinat di mana nilai $x$ negatif dan nilai $y$ negatif secara bersamaan ($x < 0, y < 0$). Untuk membuktikan apakah grafik melintasi daerah ini tanpa harus menggambar grafik secara presisi, kita cukup melacak dua hal: perpotongan dengan sumbu-$x$ dan titik potong sumbu-$y$.

  1. Akar fungsi (potong sumbu-$x$ saat $y = 0$):

    $$4(x - 2)(x - 6) = 0 \iff x = 2 \quad \text{atau} \quad x = 6$$

    Kedua titik potong sumbu-$x$ berada di sumbu-$x$ positif (wilayah kanan). Karena kurva berbentuk mangkok terbuka ke atas, nilai fungsi hanya negatif ($y < 0$) di antara kedua akar tersebut, yaitu pada interval $2 < x < 6$. Di rentang ini, nilai $x$ jelas positif ($x > 0$), yang berarti lengkungan bawah kurva berada di Kuadran IV.

  2. Titik potong sumbu-$y$ (saat $x = 0$):

    $$f(0) = 4(0^2 - 8(0) + 12) = 48$$

    Kurva memotong sumbu-$y$ di koordinat $(0, 48)$ pada bagian atas (positif).

Diagram empat kuadran memperlihatkan lintasan parabola f x yang tidak melalui kuadran tiga.

Ketika $x < 0$ (daerah sebelah kiri sumbu-$y$), grafik bergerak semakin naik ke atas menjauhi sumbu-$x$, sehingga nilai $y$ selalu bernilai positif tinggi ($y > 48$). Kurva tidak pernah memiliki titik dengan $x < 0$ dan $y < 0$ sekaligus. Karena daerah $x < 0$ dan $y < 0$ tidak pernah tersentuh oleh jalur parabola, grafik terbukti tidak melalui kuadran tiga. Jadi, pernyataan pada Opsi C bernilai Benar.

Sebuah fungsi kuadrat k(x) terbuka ke atas dan memotong sumbu-x di titik x = -1 dan x = -5. Di kuadran manakah titik puncak (nilai minimum) fungsi k(x) berada?

  • Kuadran satu (x positif, y positif).
  • Kuadran dua (x negatif, y positif).
  • Kuadran tiga (x negatif, y negatif).
  • Kuadran empat (x positif, y negatif).

Jawaban: Kuadran tiga (x negatif, y negatif).

Karena parabola terbuka ke atas dan memotong sumbu-x di x = -1 dan x = -5 (keduanya negatif di sisi kiri), titik terendahnya berada tepat di tengah kedua akar tersebut, yaitu x = -3. Pada interval di antara akar (-5 < x < -1), grafik berada di bawah sumbu-x (y < 0). Titik puncak dengan x < 0 dan y < 0 berada di Kuadran III.

Menggunakan letak akar dan arah bukaan grafik untuk menentukan letak kuadran nilai minimum.