Rahasia Atom Stabil: Aturan Oktet & Duplet

Tujuan Akhir: Menjadi Gas Mulia

Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa atom-atom di alam ini sibuk bereaksi, berikatan, dan membentuk senyawa baru? Jawabannya sederhana: mereka sedang mencari kestabilan.

Di dunia kimia, ada sekumpulan "sultan" yang sudah mapan dan tidak butuh berinteraksi dengan siapa pun untuk bisa stabil. Mereka adalah unsur-unsur golongan Gas Mulia (kolom paling kanan di tabel periodik, seperti Neon dan Argon).

Kunci kestabilan Gas Mulia terletak pada kulit terluarnya yang sudah terisi penuh. Hampir semua atom Gas Mulia memiliki tepat 8 elektron valensi. Kondisi sempurna dengan 8 elektron di kulit terluar ini disebut Aturan Oktet.

Oleh karena itu, atom-atom dari unsur lain akan berusaha keras (dengan cara melepaskan atau menangkap elektron) agar jumlah elektron di kulit terluarnya bisa menjadi 8, meniru konfigurasi si Gas Mulia ini.

Langkah 1: Mencari Elektron Terluar

Sebelum bisa meniru Gas Mulia, sebuah atom harus tahu dulu punya berapa elektron di kulit terluarnya. Kalau ditanya soal "Oksigen (8)" atau "Kalium (19)", angka itu adalah Nomor Atom alias total seluruh elektron yang dimiliki atom tersebut.

Untuk tahu berapa elektron terluarnya, kita harus menyusun total elektron tersebut ke dalam kulit-kulit atom dari yang paling dekat dengan inti atom.

Aturan pengisiannya (untuk atom kecil) sangat baku:

Sisa terakhir yang kamu taruh di kulit paling luar itulah yang disebut sebagai Elektron Valensi.

Belerang (S) memiliki nomor atom 16. Berapakah jumlah elektron valensi (elektron terluar) dari atom Belerang?

  • A. 2
  • B. 6
  • C. 8
  • D. 16

Jawaban: B. 6

Total 16 elektron disusun menjadi: kulit pertama 2, kulit kedua 8. Total terpakai 10, sisanya 6 masuk ke kulit ketiga. Jadi, elektron terluarnya adalah 6.

Elektron didistribusikan ke kulit-kulit atom dengan aturan maksimal 2, 8, 8. Sisa elektron terakhir adalah elektron valensi.

Langkah 2: Jalan Pintas Menuju Stabil

Setelah tahu jumlah elektron di kulit terluar, pertanyaan selanjutnya: Apa yang harus dilakukan atom ini untuk bisa memiliki 8 elektron (stabil)?

Di alam semesta, segala sesuatu mencari jalan termudah dengan energi terkecil. Memindahkan 1 atau 2 elektron itu jauh lebih gampang dan hemat energi daripada harus memindahkan 6 atau 7 elektron sekaligus.

Mari kita lihat dua opsi ini:

Jadi, anggapan bahwa membuang 6 elektron itu mudah adalah kurang tepat. Atom sangat "pelit" energi, sehingga ia selalu memilih rute dengan angka perpindahan terkecil.

Atom Magnesium (Mg) memiliki 2 elektron valensi. Cara apa yang paling mudah bagi Magnesium untuk mencapai kestabilan (menjadi 8)?

  • A. Menangkap 2 elektron
  • B. Menangkap 6 elektron
  • C. Melepaskan 2 elektron
  • D. Melepaskan 8 elektron

Jawaban: C. Melepaskan 2 elektron

Pilihannya adalah maju ke 8 (menangkap 6) atau mundur ke 0 (melepas 2). Karena memindahkan lebih sedikit elektron butuh energi lebih kecil, jalan paling mudah adalah melepaskan 2 elektron.

Atom akan memilih jalan dengan perpindahan elektron paling sedikit; elektron valensi 1, 2, 3 cenderung dilepaskan.