Gerak Parabola: Vektor dan Waktu

Dua Gerak dalam Satu Tendangan

Gerak parabola adalah gabungan dari gerak mendatar yang konstan dan gerak vertikal yang dipengaruhi gravitasi.

Saat kamu melihat tendangan bebas melambung dalam sepak bola, bola tampak melengkung mulus di udara. Namun di mata fisika, gerak melengkung itu sebenarnya terdiri dari dua gerak terpisah yang terjadi pada detik yang sama: bola bergerak meluncur maju ke arah gawang sekaligus bergerak naik lalu turun.

Gerak maju ke depan dikendalikan oleh Kecepatan Horizontal ($v_x$). Karena kita mengabaikan hambatan udara, tidak ada gaya apa pun yang mengerem bola ke arah depan. Akibatnya, kecepatan mendatar ini nilainya selalu sama dari detik pertama ditendang sampai bola mendarat kembali.

Di sisi lain, gerak naik-turun dikendalikan oleh Kecepatan Vertikal ($v_y$). Begitu bola meluncur ke atas, gaya gravitasi bumi terus-menerus menariknya ke bawah, membuat gerakan naiknya semakin lambat hingga akhirnya berbalik arah jatuh ke tanah.

Apa yang Terjadi di Titik Puncak?

Pada titik tertinggi, kecepatan vertikal benda nol, tetapi kecepatan horizontal tetap ada, sehingga kecepatan totalnya tidak nol.

Saat bola mencapai ketinggian maksimum, bola berhenti naik sepersekian detik sebelum mulai jatuh. Artinya, Kecepatan Vertikal tepat bernilai nol ($v_y = 0$). Fakta ini membuktikan bahwa Pernyataan 3 pada soal benar: benda memang mencapai ketinggian maksimum saat kecepatan vertikalnya habis.

Diagram vektor di titik tertinggi lintasan parabola menunjukkan kecepatan vertikal vy sama dengan 0 dan hanya ada panah kecepatan horizontal vx.

Namun, apakah bola benar-benar berhenti diam melayang di udara? Tentu tidak. Kecepatan Horizontal ($v_x$) tidak pernah hilang karena tidak ada gaya mendatar yang menghentikannya. Bola masih melesat maju ke depan dengan kecepatan mendatar yang sama persis seperti saat pertama kali ditendang.

Karena Kecepatan Total merupakan gabungan resultan dari kedua komponen, yaitu $v = \sqrt{v_x^2 + v_y^2} = \sqrt{v_x^2 + 0^2} = v_x$, maka kecepatan keseluruhan benda di puncak sama sekali bukan nol. Hal ini menegaskan bahwa Pernyataan 1 pada soal salah. Konsekuensinya, Opsi A, Opsi B, dan Opsi E otomatis gugur karena memuat Pernyataan 1.

Sebuah drone menembakkan peluru kembang api miring ke atas hingga membentuk lintasan parabola. Saat kembang api mencapai titik paling tinggi sesaat sebelum meledak, bagaimana keadaan kecepatannya?

  • Kecepatan mendatar dan vertikalnya menjadi nol secara bersamaan.
  • Hanya memiliki kecepatan mendatar, kecepatan vertikalnya nol.
  • Kecepatan vertikalnya konstan, tetapi kecepatan mendatarnya nol.
  • Masih memiliki sedikit kecepatan vertikal untuk membawanya maju.

Jawaban: Hanya memiliki kecepatan mendatar, kecepatan vertikalnya nol.

Di titik tertinggi (puncak lintasan), gerak vertikal berhenti sesaat sehingga vy = 0. Namun, benda masih terus melaju ke depan karena kecepatan horizontal vx bernilai konstan dan tidak nol. Pengecoh A salah karena mengira benda berhenti total seperti gerak jatuh bebas, C salah karena membalik karakteristik komponen, dan D salah karena arah mendatar tidak digerakkan oleh komponen vertikal.

Kecepatan mendatar tetap ada di titik tertinggi, sehingga kecepatan keseluruhan tidak nol.

Benarkah Bola Jatuh Lebih Cepat?

Waktu tempuh benda dari tanah ke puncak sama persis dengan waktu dari puncak kembali ke tanah, karena nilai gravitasi konstan.

Sebagian orang menduga bahwa gravitasi menarik bola jatuh lebih cepat dibanding saat bola naik, sehingga mengira waktu turun akan lebih singkat. Anggapan ini keliru. Percepatan gravitasi bumi bernilai tetap sepanjang waktu. Gravitasi mengerem laju vertikal benda ke atas dengan laju yang persis sama kuatnya dengan saat gravitasi menambah kecepatan benda ketika jatuh.

Kurva parabola simetris terbelah dua sama besar menunjukkan waktu naik sama dengan waktu turun.

Jika gravitasi membutuhkan waktu misalnya $2\text{ detik}$ untuk menghabiskan kecepatan awal vertikal hingga menjadi nol di puncak, maka gravitasi juga butuh waktu $2\text{ detik}$ yang sama untuk mengembalikan kecepatan itu dari nol kembali ke permukaan tanah. Karena gerakannya Simetris, waktu untuk mencapai puncak memakan persis separuh dari total waktu mengudara:

$$t_{\text{puncak}} = \frac{1}{2} t_{\text{total}}$$

Prinsip ini membuktikan bahwa Pernyataan 2 pada soal benar. Menggabungkan hasil ini dengan halaman sebelumnya, kita telah memastikan bahwa Pernyataan 2 dan Pernyataan 3 terbukti benar.

Sebuah bola basket dilempar dari tanah dan melambung di udara selama total 4 detik hingga kembali mendarat di tanah. Tentukan kebenaran dari pernyataan berikut:

  • Bola mencapai titik tertingginya tepat pada detik ke-2. — Benar
  • Bola membutuhkan waktu lebih sedikit untuk jatuh dari puncak dibanding saat naik karena ditarik gravitasi bumi. — Salah

Pernyataan 1 Benar: Karena lintasan parabola di permukaan datar bersifat simetris, waktu menuju puncak adalah separuh dari waktu total (4 detik / 2 = 2 detik). Pernyataan 2 Salah: Nilai percepatan gravitasi bekerja konstan sepanjang lintasan, sehingga laju pengurangan kecepatan saat naik sama persis dengan penambahan kecepatan saat turun; waktu naik dan turun sama besar.

Waktu tempuh ke titik tertinggi adalah setengah dari waktu total di udara untuk gerak parabola dari tanah kembali ke tanah.