Membedah Deret Kelompok: Langkah Demi Langkah

Mengenal Dua Lapisan Pola

Soal ini menyatukan dua pola: pola jumlah kursi di setiap baris dan pola nilai pada tiket kursi.

Bayangkan sebuah gedung pertunjukan teater. Baris pertama (Kelompok 1) hanya memiliki 1 kursi, baris kedua (Kelompok 2) memiliki 2 kursi, baris ketiga (Kelompok 3) memiliki 3 kursi, dan seterusnya. Pola ini berlanjut sehingga kelompok ke-$n$ selalu memuat tepat $n$ buah kursi.

Diagram susunan kelompok bilangan genap bertingkat seperti susunan tangga atau kursi teater.

Di teater ini, setiap kursi diberi nomor tiket berupa bilangan genap berurutan:

Untuk mengetahui nomor tiket pada kursi tertentu, kita tidak bisa langsung menebak nilainya. Kita harus mencari tahu terlebih dahulu kursi tersebut berada di urutan ke berapa jika dihitung dari awal pertunjukan (dari kursi paling depan). Posisi keseluruhan ini kita sebut sebagai urutan global.

Langkah 1: Posisi Lokal Target

Langkah pertama adalah menentukan target ada di kursi ke berapa jika hanya dihitung pada barisnya sendiri (urutan lokal).

Soal menanyakan bilangan yang terletak tepat di tengah pada kelompok ke-15. Karena kelompok ke-15 mewakili baris ke-15 di teater kita, baris ini memiliki tepat 15 kursi di dalamnya.

Untuk mencari posisi tengah dari barisan yang banyaknya ganjil ($n$), kita gunakan rumus suku tengah:

$$\text{Posisi Tengah} = \frac{n + 1}{2}$$

Dengan memasukkan $n = 15$, kita peroleh:

$$\frac{15 + 1}{2} = \frac{16}{2} = 8$$

Artinya, target yang kita cari berada pada kursi ke-8 di dalam baris ke-15 tersebut.

Jika kamu mencari nilai tengah pada baris ke-11 yang memiliki 11 kursi, berapakah urutan lokal kursi yang menjadi suku tengah pada kelompok tersebut?

  • Kursi ke-5
  • Kursi ke-6
  • Kursi ke-5,5
  • Kursi ke-11

Jawaban: Kursi ke-6

Posisi tengah dari baris dengan 11 kursi dihitung dengan rumus (n + 1) / 2 = (11 + 1) / 2 = 6. Jadi, suku tengahnya berada pada kursi ke-6. Opsi A keliru karena mengurangi 1 ((11 - 1)/2), Opsi C keliru membagi langsung tanpa menambah 1, dan Opsi D menganggap suku tengah adalah suku terakhir.

Rumus posisi tengah digunakan untuk menentukan urutan lokal jika ada sejumlah anggota ganjil dalam suatu kelompok.

Langkah 2: Menghitung Kursi Sebelumnya

Untuk mengetahui urutan keseluruhan (urutan global), kita wajib menghitung berapa banyak kursi yang sudah terlewati di baris-baris sebelumnya.

Kursi target kita berada di kelompok ke-15. Ini berarti seluruh kursi dari kelompok 1 sampai kelompok 14 sudah terisi penuh dan dilewati.

Berapa total kursi dari kelompok 1 sampai 14? Kita dapat menjumlahkannya menggunakan deret bilangan asli:

$$\text{Total Kursi} = 1 + 2 + 3 + \dots + 14$$

Dengan menggunakan rumus jumlah $n$ suku pertama deret aritmetika ($S_n = \frac{n}{2}(a + U_n)$) dengan $n = 14$, suku pertama $a = 1$, dan suku terakhir $U_{14} = 14$:

$$S_{14} = \frac{14}{2} \times (1 + 14) = 7 \times 15 = 105$$

Ada tepat 105 kursi yang sudah dilewati sebelum baris ke-15 dimulai.