Trik Menjumlahkan Pola Bilangan Bertingkat

Mengurai Pola yang Melompat

Pola ikan Nila yang menempati setiap 3 petak memiliki beda penambahan yang juga ikut dilipatgandakan sebesar 3 kali dari beda aslinya.

Saat membaca urutan petak, kita melihat ada tiga jenis ikan yang ditebar bergantian: petak $1$ berisi Nila, petak $2$ berisi Gurame, petak $3$ berisi Lele, lalu siklus berulang di petak $4$ untuk Nila, dan seterusnya. Kalau kita fokus hanya pada kolam ikan Nila, petaknya melompat: petak $1$, $4$, $7$, dan seterusnya hingga mendekati $30$.

Setiap melangkah satu petak kolam biasa, isi ikan bertambah $2$ ekor (membentuk barisan aritmetika dengan beda $2$). Namun, karena petak Nila berikutnya berjarak $3$ langkah, penambahannya terakumulasi:

Isi ikan Nila pada petak-petak awal adalah $10$, lalu $16$, kemudian $22$. Dengan melihatnya sebagai barisan baru yang berjarak tetap (beda baru $= 6$), kita tidak perlu menghitung isi kolam Gurame atau Lele satu per satu untuk mengetahui isi petak Nila selanjutnya.

Dalam sebuah deret penanaman bibit pohon buah, urutan awalnya adalah 5, 8, 11, 14, 17, 20. Jika Pak Tani hanya memanen pohon ke-2, ke-4, dan ke-6 (dilompati setiap 2 urutan), berapakah beda penambahan jumlah bibit pada pohon yang dipanen?

  • 2 bibit
  • 3 bibit
  • 6 bibit
  • 8 bibit

Jawaban: 6 bibit

Barisan awal memiliki beda $8 - 5 = 3$. Pohon yang dipanen diambil setiap 2 urutan (pohon ke-2, ke-4, ke-6). Karena melompati 2 interval tiap kali ambil, maka beda penambahan pada pohon yang dipanen adalah $2 \times 3 = 6$ bibit. Opsi 3 salah karena hanya beda asli tanpa memperhitungkan lompatan, sedangkan opsi 2 keliru menukar interval dengan nilai beda.

Beda pada barisan baru yang diambil melompat sama dengan interval lompatan dikalikan beda barisan asli.

Ujung ke Ujung Barisan

Untuk menjumlahkan seluruh isi barisan, kita hanya perlu mengetahui angka di petak pertama dan petak terakhir, serta berapa banyak total petaknya.

Petak kolam yang ditebari ikan Nila membentuk barisan nomor $1, 4, 7, \dots$. Karena nomor petak mengikuti kelipatan 3 dikurang 2 (yaitu $3k - 2 \le 30$), petak Nila paling akhir adalah petak ke-$28$. Ini berarti ada tepat $10$ petak yang berisi ikan Nila. Angka di petak pertama sudah kita ketahui dari awal, yaitu $10$ ekor. Sekarang, bagaimana cara menghitung isi di petak ke-$28$?

Diagram garis bilangan lompatan dari petak 1 sampai petak 28 yang memperlihatkan 27 kali lompatan.

Kuncinya terletak pada banyaknya lompatan. Untuk berpindah dari pohon atau petak pertama ke petak ke-$28$, kita tidak melompat sebanyak $28$ kali, melainkan hanya $27$ kali lompatan. Mengingat setiap lompatan petak biasa bertambah $2$ ekor, isi ikan di petak ke-$28$ dihitung sebagai:

Melipat Barisan: Trik Gauss

Menjumlahkan deret yang teratur bisa diringkas dengan menjumlahkan sepasang angka terluar (suku pertama dan terakhir), lalu mengalikannya dengan separuh dari banyak sukunya.

Ilustrasi pita kertas memanjang yang dilipat simetris di tengah sehingga kedua ujungnya bertemu.

Bayangkan barisan angka kita seperti sehelai pita kertas panjang. Menjumlahkan deret ini mirip dengan melipat pita tersebut tepat di tengah menjadi dua bagian:

Karena terdapat $10$ petak ikan Nila, kita bisa membentuk $5$ lipatan pasangan yang masing-masing bernilai $74$. Penjumlahan totalnya menjadi sangat ringkas:

Jika kita menjumlahkan secara manual tanpa metode lipatan yang konsisten, risiko selip hitung sangat besar (misalnya menduga rata-rata sukunya lebih rendah hingga menghasilkan $340$ ekor). Dengan trik lipatan berpasangan, total $370$ ekor dapat diperoleh dengan cepat dan tepat.

Kamu diminta menghitung total kursi dalam gedung bioskop yang memiliki 20 baris kursi. Baris paling depan berisi 15 kursi, dan baris paling belakang berisi 53 kursi (jumlah kursi tiap baris bertambah konstan). Berapakah total keseluruhan kursi di gedung tersebut?

  • 340 kursi
  • 680 kursi
  • 1.060 kursi
  • 1.360 kursi

Jawaban: 680 kursi

Ada 20 baris kursi, sehingga jumlah pasangan ujung-ke-ujung adalah $20 / 2 = 10$ pasang. Tiap pasang memiliki total $15 + 53 = 68$ kursi. Maka total kursi adalah $10 \times 68 = 680$ kursi. Opsi 1.360 kursi salah karena mengalikan 20 baris utuh tanpa membaginya menjadi pasangan (lupa membagi 2). Opsi 340 kursi salah karena keliru membagi 10 pasang lagi menjadi separuhnya.

Penjumlahan deret aritmetika didapat dari mengalikan banyak pasangan (separuh banyak baris) dengan jumlah suku pertama dan terakhir.