Menghitung Total Kepuasan Step-by-Step
Kenalan Sama Skor Total dan Poin Tambahan
Total Utility adalah skor akumulasi keseluruhan, sedangkan Marginal Utility adalah skor khusus dari level atau porsi tambahan itu saja.
Dalam ekonomi, kepuasan diukur dengan satuan fiktif bernama util. Bayangkan kamu sedang bermain sebuah game berlevel:
Marginal Utility (MU) adalah poin tambahan yang cuma kamu dapatkan khusus saat menyelesaikan level tersebut.
Total Utility (TU) adalah skor total akumulasi di layar yang terus bertambah seiring level yang berhasil kamu selesaikan.
Untuk mendapatkan Total Utility (TU) yang baru, kamu cukup menambahkan Marginal Utility (MU) yang baru saja diperoleh ke dalam Total Utility (TU) sebelumnya.
Eksplorasi tabel interaktif di atas dengan mengubah nilai poin tambahan (MU). Ketika kamu mengubah nilai tambahan pada level tertentu, skor total (TU) pada level tersebut dan level sesudahnya akan ikut terhitung ulang secara berjenjang.
Seorang anak memakan cokelat batangan satu per satu. Tentukan apakah pernyataan mengenai pencatatan kepuasannya berikut benar atau salah!
- Skor total kepuasan (TU) pada batangan kedua didapat hanya dengan melihat tambahan rasa enak (MU) di batangan kedua tersebut. — Salah
- Tambahan rasa enak pada batangan ketiga (MU) harus ditambahkan ke skor kepuasan total batangan kedua (TU) agar menjadi skor total batangan ketiga. — Benar
Pernyataan 1 Salah karena skor total kepuasan (TU) pada batangan kedua merupakan akumulasi dari batangan pertama ditambah batangan kedua, bukan hanya MU batangan kedua saja. Pernyataan 2 Benar karena untuk mencari skor total (TU) pada tahap berikutnya, kita menambahkan tambahan kepuasan (MU) batangan ketiga ke skor total (TU) batangan kedua.
Penambahan Marginal Utility akan meningkatkan akumulasi Total Utility tahap tersebut
Membangun Tabel Porsi
Kita harus memproses data dari tahap sebelumnya sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.
Mari susun data dari soal bakso ke dalam bentuk tabel seperti sistem skor game:
Porsi 2 (titik awal): Diketahui nilai kepuasan akumulasinya adalah Total Utility (TU) sebesar $80$ util.
Porsi 3: Pembeli menambah konsumsi dan memperoleh tambahan rasa puas yaitu Marginal Utility (MU) sebesar $30$ util.
Untuk mencari kepuasan total pada porsi ke-3, kita jumlahkan skor lama dengan tambahan barunya:
$$TU_3 = TU_2 + MU_3 = 80 + 30 = 110 \text{ util}$$

Diagram di atas memperlihatkan alur penjumlahan diagonal: nilai TU lama dijumlahkan dengan nilai MU porsi baru untuk menghasilkan TU baru.
Sampai di Porsi Keempat
Total kepuasan akhir didapat setelah seluruh langkah tambahan diperhitungkan tuntas.
Sekarang kita masukkan baris konsumsi porsi ke-4 ke dalam tabel:
Pada porsi ke-4, tambahan kepuasan yang didapat adalah MU sebesar $15$ util.
Ambil kepuasan total dari porsi ke-3 ($110$ util), lalu tambahkan dengan MU porsi ke-4 ($15$ util):
$$TU_4 = TU_3 + MU_4 = 110 + 15 = 125 \text{ util}$$
Maka, akumulasi kepuasan pada porsi ke-4 adalah $125$ util, persis seperti pada Opsi C yang merupakan jawaban benar.
Dari diagram tabel lengkap di atas, terlihat jelas bahwa setiap porsi harus dihitung lapis demi lapis:
Opsi A ($95$ util) keliru karena melompati porsi ke-3 dan langsung menjumlahkan porsi ke-2 dengan porsi ke-4 ($80 + 15 = 95$).
Opsi B ($110$ util) keliru karena berhenti di porsi ke-3.
Opsi D ($135$ util) dan Opsi E ($150$ util) keliru karena tidak mengikuti pola penambahan berjenjang dan melampaui hasil perhitungan akumulasi yang seharusnya.
Dalam konsumsi gelas minuman ketiga, konsumen memiliki Total Utility (TU) sebesar 200 util. Saat meminum gelas keempat ia memperoleh Marginal Utility (MU) sebesar 40 util, dan saat meminum gelas kelima ia memperoleh Marginal Utility (MU) sebesar 20 util. Berapakah nilai Total Utility konsumen saat meminum gelas kelima?
- 60 util
- 220 util
- 260 util
- 240 util
Jawaban: 260 util
Jawaban C benar: Pada gelas 4, TU menjadi $200 + 40 = 240$ util. Pada gelas 5, TU menjadi $240 + 20 = 260$ util. Opsi A keliru karena hanya menjumlahkan tambahan utilitas saja ($40 + 20 = 60$). Opsi B keliru karena melompati gelas keempat ($200 + 20 = 220$). Opsi D keliru karena baru menghitung sampai gelas keempat dan berhenti terlalu cepat ($200 + 40 = 240$).
Menghitung Total Utility akhir bertahap tanpa ada penambahan marginal yang terlewati