Membongkar Jebakan Pasangan Wajib Preposisi
Konsep 'Pasangan Paten' dalam Bahasa Inggris
Pernahkah kamu memperhatikan kenapa kita bilang "interested in" (tertarik pada) tapi bukan "interested on"?
Dalam bahasa Inggris, preposisi (kata depan seperti in, on, at, of) tidak cuma berfungsi sebagai penunjuk posisi atau arah. Banyak kata sifat (adjective), kata kerja (verb), dan kata benda (noun) punya 'jodoh' preposisi wajib yang sifatnya permanen. Ini disebut sebagai konsep Fixed Prepositions atau Dependent Prepositions.

Bayangkan kata-kata ini seperti sepasang potongan puzzle. Kata utamanya cuma bisa terhubung dengan objek di kalimat kalau dia dipasangkan dengan preposisi yang tepat. Kalau kamu ganti preposisinya dengan yang lain, bentuknya tidak akan pas dan kalimatnya jadi keliru secara gramatikal.
Inilah alasan kenapa saat kamu ngerjain soal dan cuma nyari error secara acak di bagian akhir kalimat, kamu gampang terkecoh. Kesalahannya sering kali bersembunyi pada preposisi kecil yang dipasangkan dengan kata yang salah!
Pasangan preposisi mana yang benar secara gramatikal untuk kata 'interested'?
- A. interested on
- B. interested at
- C. interested in
- D. interested for
Jawaban: C. interested in
Kata 'interested' selalu berpasangan dengan preposisi 'in' (interested in).
Setiap kata memiliki 'pasangan paten' preposisi tertentu.
Jebakan Terjemahan: Akar Miskonsepsi
Kenapa kita sering salah memilih preposisi ini? Jawabannya sederhana: kita terbiasa menerjemahkan langsung dari bahasa Indonesia.
Logika tata bahasa Indonesia sangat berbeda dengan bahasa Inggris, dan mencoba menerjemahkan kata per kata adalah jebakan paling umum di soal grammar.
Coba perhatikan pola ini. Kalau kita memakai logika terjemahan literal:
"Bergantung pada" terdengar seperti "depend to", padahal bahasa Inggris yang benar adalah "depend on".
"Takut akan" terasa pas jika diterjemahkan jadi "afraid for", padahal yang mutlak benar adalah "afraid of".
"Menikah dengan" sering kali diartikan menjadi "married with", tapi aslinya adalah "married to".
Preposisi dalam pasangan ini tidak selalu membawa arti harfiahnya. Jadi, mulai sekarang kurangi kebiasaan menerjemahkan secara literal, ya!
Tentukan apakah pasangan kata berikut ini merupakan translasi langsung yang SALAH (Mitos) atau aturan bahasa Inggris yang BENAR (Fakta)!
- Afraid of — Fakta
- Married with — Mitos
- Depend on — Fakta
Afraid of dan depend on adalah pasangan paten yang benar. Married with adalah salah terjemahan dari 'menikah dengan', yang benar adalah married to.
Preposisi bahasa Inggris tidak bisa diterjemahkan kata per kata dari bahasa Indonesia.
Membedah Soal: Kasus Kata 'Lack'
Sekarang, mari kita bawa konsep fixed preposition ini untuk membedah soal yang baru saja kamu kerjakan. Di soal tersebut terdapat frasa "the lack for supporting data".
Kalau kita kembali memakai jebakan terjemahan, "lack for" mungkin terdengar sangat masuk akal bagi telinga kita ("kurang untuk data pendukung"). Tapi dalam tata bahasa Inggris yang baku, kata benda (noun) lack (kekurangan/ketiadaan) selalu mempunyai satu pasangan abadi: preposisi of.
Aturan bakunya sangat kaku dan tidak bisa diganggu gugat: Noun 'lack' + 'of' + Noun objek.
Kita tidak boleh menggunakan lack for, lack in, atau lack to saat kata ini difungsikan sebagai kata benda.
Itulah sebabnya opsi C adalah letak kesalahannya. Kata 'for' seharusnya diganti menjadi 'of' agar frasa tersebut menjadi "the lack of supporting data". Sementara itu, frasa pada opsi A (impressed with) dan opsi B (concerned about) adalah pasangan paten yang sudah 100% tepat!
Lengkapi kalimat ini dengan preposisi yang tepat: 'The project failed due to a lack ... funding.'
- A. in
- B. for
- C. to
- D. of
Jawaban: D. of
Kata benda 'lack' secara mutlak selalu dipasangkan dengan preposisi 'of'.
Kata benda 'lack' berpasangan abadi dengan preposisi 'of'.