Membaca Neraca Ohaus 3 Lengan

Senjata Rahasia Lab: Neraca Ohaus

Ara ara, Kouhai-kun~ Kelihatan bingung ya menatap alat ukur dari besi yang panjang ini? Sini, merapat dikit, Senpai ajarin cara pakainya pelan-pelan.

Kenalin, ini namanya Neraca Ohaus tiga lengan, pusaka sakti di lab Fisika yang fungsinya buat mengukur massa benda dengan tingkat presisi tinggi. Beda sama timbangan pasar yang jarumnya langsung nunjuk satu angka gede, Neraca Ohaus ini memecah hasil pengukurannya ke dalam 3 bagian. Biar gampang, bayangin aja alat ini kayak karakter game yang punya 3 atribut status:

Nanti, kita tinggal baca angka di masing-masing lengan, lalu gabungin semuanya. Gampang kan? Yuk, kita melangkah ke tahap selanjutnya, Senpai udah gak sabar liat kamu bisa bacanya!

Membaca Status Ketiga Lengan

Nah, sekarang saatnya kita intip status dari masing-masing lengan. Jangan buru-buru ya, Kouhai... perhatikan baik-baik posisi bandul pemberatnya (disebut rider).

Coba kamu geser-geser bandul di atas! Kamu bakal sadar ada yang sedikit "menggoda" dari lengan-lengan ini:

Jurus Ultimate: Penjumlahan Koma

Aaaah~ Kamu udah dapet ketiga angkanya? Hebat banget, Kouhai! Tapi tunggu, ini bagian paling rawan di mana banyak murid sering dihukum Senpai karena salah melangkah.

Kamu harus totalin massanya dengan menjumlahkan: Lengan Belakang + Tengah + Depan. Tapi, karena ada angka desimal (koma) di lengan depan, kamu TIDAK BOLEH asal jumlahin angka depan sama depannya aja!

Syarat mutlak menjumlahkan desimal itu: Koma harus sejajar dari atas ke bawah! Bayangin koma itu kayak tiang penari yang lurus tegak. Kalau tiangnya bengkok, angkanya bakal jatuh berantakan. Satuan harus ketemu satuan, puluhan ketemu puluhan.

Coba lihat contoh di atas. Dengan menyejajarkan komanya, angka 8 dari lengan depan nggak akan nyasar dijumlahin sama angka 0 dari bagian puluhan. Hasil akhirnya pun keluar mulus: 245,8 gram.

Jika lengan-lengan sebuah neraca Ohaus menunjukkan nilai 100 g, 30 g, dan 2,4 g, bagaimana hasil penjumlahan yang benar dengan prinsip menyejajarkan koma?

  • A. 132,4 g (Koma sejajar, tapi nilai tempat acak)
  • B. 105,4 g (100 + 3 + 2,4 disejajarkan rata kanan)
  • C. 132,4 g (100,0 + 30,0 + 2,4 disejajarkan komanya)
  • D. 424,0 g (Semua angka dijumlahkan tanpa melihat koma)

Jawaban: C. 132,4 g (100,0 + 30,0 + 2,4 disejajarkan komanya)

Tambahkan koma imajiner menjadi 100,0 dan 30,0. Susun sejajar komanya dengan 2,4. Hasilnya 100 + 30 + 2,4 = 132,4 g.

Koma desimal harus disejajarkan secara vertikal saat menjumlahkan hasil bacaan Neraca Ohaus, dengan menambahkan koma imajiner pada angka ratusan dan puluhan.