9 Nilai Antikorupsi: Peta Inti, Etos, dan Sikap

Kenapa Harus Dibagi Tiga?

ilustrasi

KPK merumuskan 9 Nilai Antikorupsi untuk menjaga integritas kita. Masalahnya, di ujian TWK, nilai-nilai ini sering dicampur aduk buat ngejebak kamu. Kalau cuma dihafal acak, kamu bakal gampang jatuh di jebakan opsi.

Biar gampang, bayangkan nilai antikorupsi itu kayak anatomi robot:

Lapis 1: Nilai INTI (Fondasi)

ilustrasi

Nilai Inti adalah pondasi mutlak di dalam diri (urusan personal). Tanpa tiga nilai ini, nilai lain nggak akan bisa berdiri tegak. Kalau 'Core' ini rusak, orang seenaknya kerja sekeras apapun ujung-ujungnya pasti manipulatif.

Biar gampang ingat, pakai jembatan keledai ini: Ju-Di-Tang (Jujur, Disiplin, Tanggung jawab).

Ini adalah urusan kamu sama nurani dan kewajiban dasarmu sebagai manusia. Kalau fondasinya udah kuat, baru deh kita bisa mulai "bekerja".

Manakah dari nilai berikut yang termasuk dalam kelompok 'Nilai Inti' antikorupsi?

  • A. Kerja Keras
  • B. Berani
  • C. Disiplin
  • D. Peduli

Jawaban: C. Disiplin

Disiplin masuk dalam kelompok Nilai Inti (Ju-Di-Tang). Sisanya: Kerja Keras = Etos Kerja, Berani & Peduli = Sikap.

Nilai Inti (Ju-Di-Tang) adalah fondasi personal di dalam diri.

Lapis 2: ETOS KERJA (Mesin)

ilustrasi

Etos kerja bicara soal 'bagaimana' kamu mengeksekusi pekerjaan secara langsung tanpa tergiur celah korupsi. Di sinilah letak jawaban soalmu tadi!

Jembatan Keledainya: Ker-Man-Se (Kerja keras, Mandiri, Sederhana).

Tentukan Benar atau Salah pernyataan mengenai Nilai Etos Kerja berikut ini!

  • Gaya hidup 'Sederhana' mencegah sifat rakus di tempat kerja. — Benar
  • Bersikap 'Adil' kepada bawahan merupakan bagian dari Etos Kerja. — Salah
  • 'Mandiri' membuat seseorang tidak mudah diintervensi atasan untuk korupsi. — Benar

Sederhana & Mandiri adalah Etos Kerja (Ker-Man-Se). Adil adalah Sikap (A-Be-Pe).

Etos Kerja (Ker-Man-Se) berfokus pada cara mengeksekusi pekerjaan secara langsung.