Bongkar Grafik Cermin: y = x^2 dan y = |x|

Awas Jebakan $x^2 = |x|$

Persamaan $x^2 = |x|$ tidak hanya dipenuhi oleh $x = 1$, tapi juga oleh $x = 0$ dan $x = -1$. Anggapan bahwa persamaan ini hanya punya satu solusi muncul karena kita tahu kuadrat dan nilai mutlak selalu menghasilkan nilai non-negatif. Akibatnya, pikiran kita langsung meloncat ke bilangan positif $x = 1$ dan mengabaikan kemungkinan lainnya.

Padahal, nilai $x$ yang dimasukkan ke dalam fungsi boleh berupa bilangan nol maupun negatif. Coba kita buktikan dengan substitusi langsung:

Eksplorasi di atas membuktikan bahwa persamaan kuadrat yang memuat nilai mutlak memiliki tiga solusi real: $x = -1$, $x = 0$, dan $x = 1$. Menyadari ketiga titik ini sejak awal adalah kunci agar kita tidak kehilangan titik-titik sudut geometri yang dicari.

Ada berapa banyak nilai x bilangan real yang memenuhi persamaan $x^2 = 4|x|$?

  • Satu solusi real, yaitu x = 4
  • Dua solusi real, yaitu x = 4 dan x = -4
  • Tiga solusi real, yaitu x = 0, x = 4, dan x = -4
  • Tidak ada solusi real yang memenuhi persamaan

Jawaban: Tiga solusi real, yaitu x = 0, x = 4, dan x = -4

Substitusi x = 0 menghasilkan 0^2 = 4|0| (0 = 0, benar). Untuk x = 4 menghasilkan 4^2 = 4|4| (16 = 16, benar). Karena simetri nilai mutlak, x = -4 juga memenuhi: (-4)^2 = 4|-4| (16 = 16, benar). Jadi terdapat tepat 3 solusi real. Opsi A dan B salah karena melewatkan nilai nol atau nilai negatif.

Menentukan banyak solusi real pada persamaan yang melibatkan kuadrat dan nilai mutlak.

Trik Cermin Lipat (Fungsi Genap)

Fungsi yang memuat $x^2$ dan $|x|$ bersifat simetris terhadap sumbu Y, sehingga titik perpotongan di sisi kanan pasti memiliki 'kembaran' di sisi kiri. Dalam matematika, fungsi dengan sifat $f(x) = f(-x)$ disebut sebagai fungsi genap. Grafik kedua fungsi pada soal, yaitu $y = x^2 + 1$ dan $y = |x| + 1$, bertindak persis seperti cermin lipat yang ditaruh tegak di sepanjang sumbu Y: apa pun bentuk di sebelah kanan, bayangan persisnya akan terpantul di sebelah kiri.

Ilustrasi analogi cermin lipat di tengah sumbu simetri yang memantulkan objek di sisi kanan ke sisi kiri dengan jarak yang persis sama.

Daripada memecah aljabar menjadi dua kasus panjang untuk $x \ge 0$ dan $x < 0$, kita bisa memanfaatkan simetri cermin lipat ini sebagai trik praktis. Kita cukup mencari solusi untuk sisi kanan ($x \ge 0$):

  1. Saat $x \ge 0$, persamaan $x^2 = |x|$ menjadi $x^2 = x$, atau $x(x - 1) = 0$.

  2. Kita langsung peroleh $x = 0$ (titik tepat di tengah cermin) dan $x = 1$ (titik di sisi kanan).

  3. Berkat sifat simetri cermin, titik di $x = 1$ otomatis punya kembaran identik di sisi kiri pada $x = -1$.

Tanpa perlu menghitung kasus negatif secara terpisah, kita langsung mengamankan tiga nilai absis titik potong: $x = -1$, $x = 0$, dan $x = 1$. Trik simetri ini sangat berguna untuk memangkas waktu pengerjaan soal ujian yang memuat pangkat genap atau tanda mutlak.

Jika kamu tahu kurva $y = x^4$ dan $y = |x|$ berpotongan di $x = 1$, di mana lagikah titik perpotongan kedua kurva tersebut tanpa perlu menghitung aljabar panjang?

  • Hanya x = -1 saja
  • x = -1 dan x = 0
  • Tidak ada lagi, hanya x = 1
  • x = 2 dan x = -2

Jawaban: x = -1 dan x = 0

Karena f(x) = x^4 dan g(x) = |x| keduanya merupakan fungsi genap yang simetris terhadap sumbu Y, titik x = 1 pasti memiliki pasangan simetris di x = -1. Selain itu, pada titik pusat simetri x = 0, berlaku 0^4 = |0| = 0, sehingga x = 0 juga merupakan titik potong. Opsi A keliru karena melupakan titik nol di pusat cermin, sedangkan Opsi C mengabaikan sifat simetri.

Memanfaatkan sifat simetri fungsi genap untuk menentukan titik potong lain tanpa hitungan panjang.

Visualisasi Perpotongan Kurva

Tiga nilai $x$ yang kita dapat merepresentasikan tiga perpotongan nyata antara parabola dan kurva huruf V. Fungsi pertama, $y = x^2 + 1$, membentuk kurva parabola mulus yang membuka ke atas dengan titik terendah (puncak) di koordinat $(0, 1)$. Sementara itu, fungsi kedua, $y = |x| + 1$, membentuk garis lurus bersudut tajam menyerupai huruf V yang juga berpuncak di $(0, 1)$.

Grafik Cartesius memperlihatkan kurva parabola dan grafik nilai mutlak yang berpotongan di tiga titik koordinat membentuk segitiga.

Ketika kedua kurva digambar pada bidang Cartesius yang sama, mereka saling bertemu di tiga titik potong:

Kedua kurva bertemu di dasar pada titik $B(0, 1)$, lalu kedua lengan kurva V memotong parabola di $A(-1, 2)$ dan $C(1, 2)$. Ketiga titik inilah yang menjadi titik-titik sudut dari segitiga yang ditanyakan pada soal.

Tentukan kebenaran dari pernyataan berikut mengenai letak titik (-1, 2), (0, 1), dan (1, 2) pada bidang koordinat Cartesius!

  • Titik (-1, 2) dan (1, 2) berada pada satu garis horizontal tegak lurus sumbu Y. — Benar
  • Titik (0, 1) terletak di atas garis yang menghubungkan dua titik lainnya. — Salah

Pernyataan 1 Benar: titik (-1, 2) dan (1, 2) memiliki ordinat (nilai y) yang sama yaitu 2, sehingga membentuk garis horizontal lurus yang tegak lurus terhadap sumbu Y. Pernyataan 2 Salah: titik (0, 1) memiliki ordinat y = 1, yang nilainya lebih kecil daripada 2, sehingga letaknya berada di BAWAH garis y = 2, bukan di atasnya.

Menganalisis posisi geometris titik koordinat perpotongan pada diagram Cartesius.