Manipulasi Basis Logaritma dan Trik Pembatalan Pecahan

Beda Basis? Samain Dulu Frekuensinya

Bayangkan kamu sedang berada di sebuah ruangan bersama dua orang asing. Yang satu hanya bisa berbahasa Jepang, dan yang satu lagi hanya bisa berbahasa Jerman. Kalau kamu ingin mereka berdua bekerja sama menyelesaikan suatu tugas, apa yang harus kamu lakukan? Tentu, mencari seorang penerjemah agar mereka punya "bahasa universal" yang sama.

Di dunia logaritma, "bahasa" ini adalah basis. Pada soal, kita punya $M = {}^{10}\log 8$ dan $N = {}^{20}\log 625$. Karena basis mereka berbeda ($10$ dan $20$), mereka tidak bisa langsung saling dijumlahkan, dikalikan, atau dicoret. Kita harus menerjemahkannya.

ilustrasi

Mari kita gunakan sifat ini untuk membongkar $M$ dan $N$. Kamu sudah jago memfaktorkan angka menjadi bilangan prima, jadi langkah ini akan terasa natural:

Untuk $M$: $M = \frac{\log 8}{\log 10} = \frac{\log 2^3}{\log (2 \cdot 5)} = \frac{3 \log 2}{\log 2 + \log 5}$

Untuk $N$: $N = \frac{\log 625}{\log 20} = \frac{\log 5^4}{\log (2^2 \cdot 5)} = \frac{4 \log 5}{2 \log 2 + \log 5}$

Sekarang, bentuk $M$ dan $N$ jauh lebih "telanjang". Mereka cuma terdiri dari komponen $\log 2$ dan $\log 5$. Keduanya kini berbicara dengan bahasa (basis) yang sama dan siap untuk dioperasikan!

Mengapa langkah pertama yang krusial saat melihat $M = {}^{10}\log 8$ dan $N = {}^{20}\log 625$ adalah mengubah basisnya?

  • A. Karena kita tidak bisa memfaktorkan angka 8 dan 625 tanpa mengubah basisnya.
  • B. Agar hasil logaritmanya langsung menjadi bilangan bulat yang mudah dihitung.
  • C. Karena logaritma dengan basis yang berbeda tidak bisa langsung dikalikan atau disederhanakan.
  • D. Untuk menghilangkan nilai logaritma agar tersisa variabel $a$ dan $b$ saja.

Jawaban: C. Karena logaritma dengan basis yang berbeda tidak bisa langsung dikalikan atau disederhanakan.

Logaritma ibarat bahasa; kalau basisnya beda ($10$ dan $20$), mereka gak bisa saling 'ngobrol' (dioperasikan). Kita pakai rumus perubahan basis untuk menerjemahkannya ke 'bahasa' yang sama.

Sifat perubahan basis (change of base) memungkinkan kita mengubah logaritma ke basis yang sama agar bisa dioperasikan.

Menyisipkan Variabel ke Pecahan

Target soal adalah menghitung hasil dari $(M+a)(N+b)$. Artinya, kita harus menambahkan bilangan asli $a$ ke bentuk $M$, dan $b$ ke bentuk $N$ yang sudah kita temukan tadi.

Mungkin kelihatannya rumit karena ada bentuk logaritma, tapi secara logika aljabar, ini tidak ada bedanya dengan menyamakan penyebut saat kamu menjumlahkan $\frac{3}{7} + 2$.

Mari kita eksekusi langkah formalnya dengan presisi tinggi.

Langkah untuk $(M+a)$: $(M+a) = \frac{3 \log 2}{\log 2 + \log 5} + a$ Samakan penyebutnya dengan mengalikan $a$ dengan $(\log 2 + \log 5)$: $= \frac{3 \log 2 + a(\log 2 + \log 5)}{\log 2 + \log 5}$ $= \frac{(3+a)\log 2 + a \log 5}{\log 2 + \log 5}$

Langkah untuk $(N+b)$: $(N+b) = \frac{4 \log 5}{2 \log 2 + \log 5} + b$ $= \frac{4 \log 5 + b(2 \log 2 + \log 5)}{2 \log 2 + \log 5}$ $= \frac{2b \log 2 + (4+b) \log 5}{2 \log 2 + \log 5}$

Sekarang kita sudah punya dua ekspresi pecahan yang utuh, rapi, dan siap untuk dikalikan di tahap selanjutnya.

Membongkar Niat Pembuat Soal

Di sinilah kita perlu memakai kacamata pembuat soal (metakognisi). Coba perhatikan lagi bentuk akhir kita: kita akan mengalikan pecahan $(M+a)$ dengan pecahan $(N+b)$. Hasil dari perkalian ini adalah $c$, di mana soal mensyaratkan $c$ harus berupa bilangan asli (bulat positif murni).

Bagaimana mungkin perkalian dua pecahan logaritma yang sangat jelek dan irasional ini tiba-tiba menghasilkan bilangan bulat yang mulus?

Satu-satunya skenario yang masuk akal adalah terjadinya pembatalan silang (cross-cancellation). Artinya, semua suku logaritma yang ada di penyebut harus habis tercoret oleh pembilang dari pecahan yang menjadi lawannya.

Inilah intuisi di balik trik "menyamakan pembilang dengan kelipatan penyebut" yang ada di pembahasan. Kita tidak asal tebak, tapi kita memaksa bentuknya mengikuti aturan main agar hasilnya jadi bilangan asli.

Jika diketahui hasil dari $\frac{P}{Q} \times \frac{R}{S}$ adalah sebuah bilangan bulat, skenario pembatalan silang manakah yang paling mungkin terjadi?

  • A. $P$ kelipatan $R$, dan $Q$ kelipatan $S$
  • B. $P$ kelipatan $S$, dan $R$ kelipatan $Q$
  • C. $P+R$ merupakan kelipatan dari $Q+S$
  • D. $P$ dan $Q$ adalah bilangan prima

Jawaban: B. $P$ kelipatan $S$, dan $R$ kelipatan $Q$

Pembatalan silang terjadi ketika pembilang pecahan pertama ($P$) habis dibagi penyebut pecahan kedua ($S$), dan pembilang kedua ($R$) habis dibagi penyebut pertama ($Q$).

Agar perkalian dua pecahan menghasilkan bilangan bulat murni, pembilang harus bisa membatalkan (merupakan kelipatan dari) penyebut lawannya secara silang.