Detektif Grammar: Mengintai Penyusup Paralel
Aturan That yang Menipu
Kata 'that' sebagai penghubung kalimat selalu menyesuaikan kata kerjanya dengan kata benda yang ada tepat sebelum kata 'that' tersebut.

Banyak pembelajar terkecoh memilih Opsi A (that deals) karena mengira kata that selalu diikuti kata kerja dasar tanpa imbuhan (Verb 0), mirip seperti pola to + Verb 0. Padahal, dalam tata bahasa Inggris, kata that di sini berfungsi sebagai Relative Pronoun (kata ganti penghubung) yang bertugas menyambungkan keterangan ke kata benda induknya.
Cara kerjanya mekanis: kita wajib menengok kata benda persis di sebelah kiri that. Pada kalimat soal, kata di depan that adalah mathematics. Meskipun memiliki akhiran huruf -s, nama cabang ilmu pengetahuan seperti mathematics, physics, atau economics dihitung sebagai kata benda tunggal (singular noun).
Karena subjek induknya tunggal, kata kerja dalam klausa tersebut wajib berakhiran -s atau -es (deals). Dengan demikian, frasa that deals pada Opsi A sudah benar dan bukan tersangka yang kita cari.
The machines that ... in this factory are very expensive. Kata kerja mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?
- operates
- operate
- operating
- to operate
Jawaban: operate
Kata benda sebelum 'that' adalah 'machines' yang berbentuk jamak (plural). Oleh karena itu, kata kerja pengikutnya harus mengikuti bentuk subjek jamak tanpa akhiran s/es, yaitu 'operate'. Opsi 'operates' salah karena dipakai untuk subjek tunggal, sedangkan 'operating' dan 'to operate' bukan bentuk kata kerja finite yang sesuai untuk melengkapi klausa ini.
Penyesuaian kata kerja (verb agreement) setelah relative pronoun that berdasarkan kata benda sebelumnya
Aturan Seragam Tim Estafet
Kata-kata yang dijajarkan secara berurutan dalam satu kalimat harus memiliki bentuk tata bahasa yang setara atau sejajar.

Coba rasakan kejanggalan pada kalimat ini: "Buku ini bisa dibaca, dipinjam, dan simpan." Telinga kita langsung menangkap ketidakberesan pada kata simpan. Karena dua kata sebelumnya menggunakan awalan di- (dibaca, dipinjam), kata ketiga secara alami wajib ikut berawalan di- (disimpan).
Dalam bahasa Inggris, kesepakatan bentuk ini disebut Parallel Structure. Analogi utamanya adalah Seragam Tim Estafet: jika beberapa kata berdiri berjejer dalam satu fungsi kalimat, seluruh anggota regu wajib mengenakan 'seragam' kelas kata dan bentuk yang seragam. Jika satu kata berbentuk kata kerja berakhiran -ing, anggota lainnya harus -ing. Begitu pula jika deretannya berupa kata kerja pasif, semuanya harus berbentuk pasif.
Bagi seorang detektif soal bahasa Inggris, 'garis polisi' atau tanda bahaya yang menandakan adanya aturan ini sangat mudah dikenali:
Deretan tanda koma yang memisahkan tiga kata atau lebih.
Kata hubung koordinatif seperti and, or, atau but.
Begitu kamu melihat tanda-tanda koordinasi ini, alarm penyelidikan harus menyala: periksa apakah seluruh anggota barisan sudah memakai seragam bentuk kata yang setara.
Tentukan apakah kalimat berikut memuat tanda-tanda perlunya mengecek kesejajaran (Parallel Structure)!
- She likes singing, dancing, and to swim on weekends. — Benar
- The tall man wearing a black hat walked away. — Salah
- We can choose to study at the library or relax at the cafe. — Benar
Pernyataan 1 memuat deretan kata yang dihubungkan koma dan 'and', sehingga membutuhkan pengecekan struktur paralel (bentuk 'to swim' tidak seragam dengan 'singing' dan 'dancing'). Pernyataan 2 tidak memuat koordinasi kata beruntun atau kata hubung 'and/or', melainkan kalimat tunggal dengan modifikasi biasa. Pernyataan 3 memuat kata hubung koordinatif 'or' yang menyeimbangkan dua pilihan tindakan, sehingga wajib diperiksa kesejajarannya.
Kemampuan mendeteksi tanda bahaya (indikator) adanya struktur paralel dalam kalimat bahasa Inggris
Menangkap Penyusup di Soal Utama
Dalam deretan kata kerja pasif, irregular verb yang tidak berakhiran -ed tetap harus dipastikan dalam bentuk Verb 3 agar sejajar.

Mari kita periksa deretan kata kerja dari kalimat soal: "...surfaces can be twisted, bend, pulled, or otherwise transformed...".
Frasa modal pasif can be menuntut pola Passive Voice, di mana kata kerja utama wajib berbentuk kata kerja ketiga (Verb 3). Tiga anggota dalam tim ini sudah taat aturan:
twisted $\rightarrow$ Verb 3 pasif
pulled $\rightarrow$ Verb 3 pasif
transformed $\rightarrow$ Verb 3 pasif
Penyusup yang merusak formasi adalah kata bend pada Opsi C. Banyak pembelajar tidak menyadari kesalahan ini karena mengira semua kata kerja beraturan wajib berakhiran -ed. Padahal, kata bend termasuk golongan Irregular Verb (kata kerja tidak beraturan) yang masih berada dalam bentuk Verb 1 (kata kerja dasar). Agar serasi dan sejajar dengan anggota tim lainnya, kata bend wajib diubah ke bentuk Verb 3, yaitu bent.
Bagaimana dengan opsi lainnya? Melalui checklist eliminasi detektif, kita dapat memastikan bagian lain sudah aman:
Opsi B (a branch of): Frasa benda tunggal yang tepat untuk mendefinisikan Topology.
Opsi D (or otherwise): Kata keterangan yang posisinya sah dan alami untuk memodifikasi kata kerja transformed.
Kedua opsi tersebut tidak berada di bawah pelanggaran struktur paralel, sehingga Opsi C adalah satu-satunya bagian yang wajib diganti.
Dalam kalimat 'The fragile glass was dropped, break, and swept away by the wind', kata manakah yang merusak struktur paralel?
- dropped
- break
- swept
- fragile
Jawaban: break
Kalimat tersebut menggunakan pola pasif lampau 'was + Verb 3'. Kata 'dropped' dan 'swept' sudah berstatus Verb 3 (swept adalah bentuk irregular dari sweep). Kata 'break' merusak struktur paralel karena masih berbentuk kata kerja dasar (Verb 1), dan seharusnya diubah menjadi 'broken'. Opsi 'fragile' adalah kata sifat di awal kalimat dan bukan bagian dari deretan paralel kata kerja.
Kemampuan mengidentifikasi irregular verb yang merusak struktur paralel dalam deretan kata