Tindakan Sosial: Konsep & Jebakan Negasi

Dua Kunci Tindakan Sosial

Tindakan sosial terjadi jika pelakunya memiliki makna sadar dan mengarahkan tindakannya pada respons orang lain.

Bayangkan kamu sedang berada di kelas yang bising saat ujian hendak dimulai. Kamu sengaja pura-pura batuk keras sambil melirik teman sebangkumu. Batuk ini bukan karena tenggorokanmu gatal, melainkan cara kamu "ngasih kode" agar dia segera berhenti mengobrol dan bersiap. Tindakan tersebut memiliki Makna Subjektif (ada niat dan maksud sadar) serta memiliki Orientasi Orang Lain (kamu memperhitungkan temanmu akan merespons kode tersebut).

Dalam kriteria sosiolog Max Weber, kedua syarat ini wajib terpenuhi secara bersamaan:

Dua opsi dari soal tadi menunjukkan contoh nyata tindakan sosial:

Keduanya adalah tindakan sosial murni karena dilakukan dengan sadar dan diarahkan langsung ke orang lain.

Di kantin sekolah yang ramai, Budi melambaikan tangan memanggil ibu kantin, sementara Andi tanpa sadar menguap lebar karena kurang tidur. Berdasarkan kriteria Max Weber, manakah yang tergolong tindakan sosial dan apa alasannya?

  • Budi melambaikan tangan, karena memiliki tujuan sadar dan diarahkan pada ibu kantin.
  • Andi menguap, karena dilakukan di kantin yang ramai dan disaksikan orang lain.
  • Keduanya merupakan tindakan sosial karena terjadi di lingkungan sekolah.
  • Andi menguap, karena itu adalah ekspresi non-verbal dari rasa lelah.

Jawaban: Budi melambaikan tangan, karena memiliki tujuan sadar dan diarahkan pada ibu kantin.

Budi melakukan tindakan sosial karena melambaikan tangan memiliki makna subjektif (memanggil) dan diarahkan pada orang lain (ibu kantin). Sebaliknya, menguap yang dilakukan Andi hanyalah gerak refleks biologis tanpa tujuan sadar yang berorientasi ke interaksi dengan orang lain, meskipun disaksikan orang di tempat ramai.

Syarat makna sadar dan orientasi pada orang lain dalam tindakan sosial menurut Max Weber.

Menggugurkan Tindakan Non-Sosial

Gerak refleks, respons alami tubuh, dan aktivitas personal murni tidak termasuk tindakan sosial.

Sebagaimana menggigil saat suhu dingin lalu merapatkan jaket bukanlah tindakan sosial karena itu sekadar respons alami tubuh tanpa orientasi ke manusia lain, tindakan manusia bisa gugur dari kategori tindakan sosial apabila salah satu dari dua syarat Weber tidak terpenuhi:

Aktivitas siswa sesaat setelah bel pulang berbunyi di tengah hujan deras berikut: tentukan apakah aktivitas tersebut memenuhi kriteria tindakan sosial Weber atau tidak!

  • Dina terburu-buru memakai jas hujan agar seragamnya tidak basah kuyup. — Salah
  • Toni menawarkan payungnya untuk dipakai bersama Anton yang kehujanan. — Benar

Pernyataan 1 Salah: Dina memakai jas hujan merupakan tindakan sadar merespons kondisi alam (hujan) agar tidak basah, bukan diarahkan pada manusia lain. Pernyataan 2 Benar: Toni menawarkan payungnya dilakukan secara sadar dan diarahkan langsung untuk memengaruhi serta membantu temannya (Anton), sehingga memenuhi syarat tindakan sosial.

Syarat orientasi ke orang lain dalam membedakan tindakan sosial menurut Max Weber.

Awas Jebakan Soal Negatif

Soal yang meminta pengecualian sering mengecoh pikiran untuk justru memilih jawaban yang secara konsep 'benar'.

Coba perhatikan kembali instruksi pada pertanyaan asli:

"Berdasarkan kriteria Weber (...), manakah di antara tindakan berikut yang TIDAK tergolong sebagai tindakan sosial?"

Secara intuitif, pemahaman sosiologimu sudah tepat: kamu langsung mengenali bahwa Opsi B (pembalap saling bersaing) dan Opsi D (siswa menyontek demi reaksi orang tua) adalah tindakan sosial. Otak kita memang secara alami cenderung mencari hal yang selaras dengan teori yang sedang kita pelajari.

Namun, karena pertanyaan menyisipkan kata TIDAK, fokus sasaran jawaban berbalik $180^\circ$:

Maka kunci jawaban yang dicari soal ini justru kelompok tindakan yang gugur dari syarat Weber tadi.