Trigonometri Siku-Siku: Sudut Pandang Menentukan Rasio
Anatomi Relatif Segitiga
Sebelum kita menghitung rumus trigonometri, kita harus kenalan dulu dengan sisi-sisi segitiga siku-siku. Dalam segitiga siku-siku, posisi sisi miring (hipotenusa) itu mutlak, tapi posisi sisi "depan" dan "samping" itu relatif, tergantung dari sudut mana kita melihatnya.
Coba perhatikan: jika kita menjadikan Sudut A sebagai fokus, sisi BC adalah sisi "depan". Tapi kalau kita pindah fokus ke Sudut C, sisi depan-nya berubah menjadi sisi AB! Jadi, jangan pernah menghafal "depan itu alas" atau "depan itu tinggi". Sisi depan dan samping selalu bertukar posisi kalau kita pindah sudut acuan.
Berdasarkan konsep anatomi segitiga, manakah pernyataan yang tepat mengenai letak sisi-sisi pada segitiga siku-siku?
- A. Sisi miring selalu menjadi alas segitiga.
- B. Sisi depan akan berubah jika kita mengubah sudut acuan.
- C. Sisi samping selalu merupakan sisi yang vertikal (berdiri).
- D. Sisi miring juga ikut berubah saat sudut acuannya dipindah.
Jawaban: B. Sisi depan akan berubah jika kita mengubah sudut acuan.
Betul! Sisi depan dan samping bergantung pada sudut mana yang kita jadikan acuan. Sedangkan sisi miring letaknya selalu mutlak di seberang sudut siku-siku.
Sisi depan dan samping bersifat relatif terhadap sudut acuan, sedangkan sisi miring selalu tetap di seberang sudut siku-siku.
Tiga Serangkai: Sin, Cos, Tan
Setelah bisa menentukan mana sisi depan, samping, dan miring, sekarang kita kenalan dengan tiga rasio utama trigonometri: Sinus (Sin), Cosinus (Cos), dan Tangen (Tan).
Rasio trigonometri ini sejatinya hanyalah sebuah nilai pecahan. Ia merupakan hasil pembagian (perbandingan) panjang dari dua sisi segitiga. Ukuran segitiganya boleh sebesar lapangan bola atau sekecil kuku, asalkan sudutnya sama, rasio perbandingannya akan selalu sama!
Sebagai contoh, jika kita berada di Sudut A, maka $\sin A$ adalah nilai dari membagi panjang "sisi depan Sudut A" dengan "sisi miring segitiga". Cukup pastikan penentuan sisinya sudah tepat seperti di halaman sebelumnya!
Bagaimana cara kita mendapatkan nilai rasio Tangen (Tan) dari sebuah sudut?
- A. Samping / Miring
- B. Depan / Miring
- C. Depan / Samping
- D. Miring / Samping
Jawaban: C. Depan / Samping
Tepat! Sesuai dengan jembatan keledai TanDeSa, nilai tangen didapat dari membagi panjang sisi Depan dengan sisi Samping.
Tangen (Tan) adalah perbandingan antara sisi Depan dengan sisi Samping.
Tiga Kebalikan: Csc, Sec, Cot
Selain Sin, Cos, dan Tan, ada tiga perbandingan lain yang sering muncul di soal: Cosecan (Csc), Secan (Sec), dan Cotangen (Cot).
Kabar baiknya, kamu tidak perlu menghafal rumus baru dari nol! Tiga fungsi ini murni hanya kebalikan (reciprocal) dari tiga fungsi utama tadi. Artinya, kamu hanya perlu membalik posisi pembilang dan penyebut dari nilai pecahan aslinya.
Jadi, kalau kamu tahu $\sin A = \frac{3}{5}$, maka otomatis $\csc A = \frac{5}{3}$. Sesederhana membalik pecahannya saja.
Jika diketahui $\cos \theta = \frac{3}{5}$, berapakah nilai dari $\sec \theta$?
- A. 3/5
- B. 4/3
- C. 5/4
- D. 5/3
Jawaban: D. 5/3
Benar! Cosinus itu Samping/Miring = 3/5. Secan adalah kebalikan Cosinus, jadi posisinya tinggal dibalik menjadi 5/3.
Secan adalah kebalikan dari Cosinus, maka nilainya dibalik dari Sa/Mi menjadi Mi/Sa.