Akhiran -kan vs -i: Membedah Makna Tersembunyi
Jebakan Telinga Kita

Kamu pasti sering mendengar komentator olahraga di TV atau YouTube meneriakkan: "Tim A berhasil memenangkan piala itu!" atau "Timnas sukses memenangkan pertandingan dramatis!"
Telinga kita menerima frasa "memenangkan piala" atau "memenangkan pertandingan" sebagai hal yang wajar karena sudah terlalu sering diucapkan dalam bahasa lisan sehari-hari. Bahasa yang terasa 'nyaman' ini sering kali menipu insting kita.
Namun, dalam kacamata bahasa Indonesia yang baku secara sintaksis, kalimat tersebut ternyata keliru! Untuk bisa memperbaikinya dan lolos dari "jebakan telinga" di soal ujian, kita harus membongkar rahasia di balik makna akhiran -kan dan -i.
Akhiran -kan: Membuat Jadi...
Akhiran -kan dalam bahasa Indonesia memiliki fungsi utama sebagai kausatif, yang artinya: menyebabkan atau membuat terjadinya sesuatu.
Secara sederhana, kata kerja berimbuhan me-...-kan mengandung pola dasar: subjek "membuat [objek] menjadi [kata dasar]". Ambil contoh sederhana: kata membesarkan berarti 'membuat (sesuatu) jadi besar'.
Maka, kata memenangkan secara logis berarti 'membuat (sesuatu/seseorang) menjadi menang'. Dalam kalimat baku, objek yang menempel setelah kata memenangkan haruslah pihak yang memang "dibuat menang".
Berdasarkan makna akhiran -kan, manakah penggunaan kata 'memenangkan' yang logis dan tepat di bawah ini?
- A. Juri memenangkan peserta asal Bandung.
- B. Tim kita sukses memenangkan piala itu.
- C. Dia berambisi memenangkan lomba lari.
- D. Siapa yang akan memenangkan turnamen tahun ini?
Jawaban: A. Juri memenangkan peserta asal Bandung.
Akhiran -kan (kausatif) berarti 'membuat jadi'. Juri membuat peserta menang. Piala, lomba, atau turnamen tidak bisa dibuat menang.
Akhiran -kan pada 'memenangkan' bermakna kausatif (membuat jadi menang), sehingga objeknya haruslah pihak yang dibuat menang.
Akhiran -i: Mengarah ke Sasaran
Berbeda dengan akhiran -kan, akhiran -i pada umumnya memiliki fungsi lokatif atau menunjukkan sasaran. Kata kerja berimbuhan me-...-i berfokus pada tindakan yang mengarah, meraih, menguasai, atau menuju kepada suatu sasaran (objeknya).
Maka, kata memenangi bermakna 'meraih kemenangan atas' suatu sasaran.
Sasaran dari sebuah kemenangan ini jelas berupa wujud kompetisinya: bisa pertandingan, piala, perlombaan, piala, atau duel.
Dalam sebuah koran olahraga tertulis: 'Tuan rumah bertekad ( ... ) kompetisi balap sepeda bergengsi tahun ini.' Kata baku yang tepat melengkapi rumpang tersebut adalah...
- A. memenangkan
- B. memenangi
- C. dimenangkan
- D. kemenangan
Jawaban: B. memenangi
Objek pada kalimat adalah 'kompetisi' yang merupakan sasaran (lokatif) untuk diraih kemenangannya. Oleh karena itu, imbuhan -i (memenangi) adalah yang paling tepat.
Akhiran -i (memenangi) digunakan saat subjek bermaksud meraih kemenangan atas suatu sasaran/objek seperti kompetisi atau piala.