Logistik Pernapasan: Rute Oksigen & CO2
Mengenal Armada Truk Darah
Sering kali kita merasa pusing saat melihat diagram biologi tingkat molekuler yang kusut. Di soal tadi, kamu diminta menganalisis komponen X dan Y pada sel darah merah. Mari kita bedah pelan-pelan dengan analogi!
Gambar: Database Center for Life Science (DBCLS), CC BY 3.0 — Wikimedia Commons
Bayangkan sel darah merah adalah jalan rayanya, dan di dalamnya ada sekitar 250 juta armada logistik yang disebut Hemoglobin (komponen Y). Hemoglobin ini bertindak seperti truk pengangkut utama.
Namun, penumpang VIP kita, yaitu gas Oksigen ($O_2$), tidak bisa duduk sembarangan di bak truk. Di dalam setiap truk Hemoglobin (Y), terdapat 4 "kursi penumpang" khusus yang disebut Gugus Heme (komponen X).

Itulah mengapa kalau kita kekurangan zat besi, kita bisa terkena anemia: truknya ada, tapi sabuk pengaman di kursinya rusak, sehingga oksigen tidak bisa diangkut dengan baik!
Pernyataan mana yang paling tepat menggambarkan hubungan antara komponen X (Gugus Heme) dan Y (Hemoglobin) dalam mengangkut oksigen?
- A. Oksigen berikatan dengan seluruh bagian protein Hemoglobin (Y).
- B. Oksigen hanya berikatan khusus pada atom besi di Gugus Heme (X).
- C. Gugus Heme (X) mengangkut CO2, sedangkan Hemoglobin (Y) mengangkut O2.
- D. Hemoglobin (Y) adalah enzim yang memecah Oksigen agar bisa diikat Gugus Heme (X).
Jawaban: B. Oksigen hanya berikatan khusus pada atom besi di Gugus Heme (X).
Hemoglobin adalah molekul protein besar (truknya), sedangkan tempat O2 benar-benar 'duduk' adalah di 4 gugus Heme (kursinya) yang mengandung zat besi.
Hemoglobin (Y) adalah protein pembawa secara keseluruhan, sedangkan Gugus Heme (X) adalah bagian spesifik yang mengikat oksigen pada atom besinya.
Rute 1: Terminal Paru-paru ke Pabrik Jaringan
Sekarang kita jalankan truk logistik kita! Berdasarkan hasil diagnosismu, kamu masih sedikit bingung dengan arah pertukaran gas di jaringan vs paru-paru.
Sistem pernapasan punya dua titik utama:
Terminal Pusat (Paru-paru/Alveolus): Di sinilah pasokan oksigen melimpah. Truk Hemoglobin merapat, dan oksigen ($O_2$) diikat masuk ke kursi Heme (komponen X).
Pabrik (Jaringan Tubuh/Sel Tisu): Sel-sel di seluruh tubuh kita bekerja keras dan terus-menerus kehabisan oksigen.
Lalu, apa yang terjadi saat truk kita sampai di Pabrik (Jaringan)?
Tentu saja truk harus bongkar muatan! Di jaringan tubuh, komponen X (Heme) MELEPASKAN oksigennya agar bisa masuk dan dipakai oleh sel.
Karena premis awalnya saja sudah salah kaprah, kita bisa dengan cepat menyimpulkan bahwa Pernyataan I di soal adalah Tidak Sesuai.
Berdasarkan arah pertukaran gas, tentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah!
- Di dalam jaringan tubuh (sel tisu), komponen X (Heme) bertugas mengikat O2 dari sel. — Salah
- Saat darah tiba di sel tubuh yang kekurangan oksigen, afinitas (daya ikat) Heme terhadap O2 menurun sehingga O2 dilepaskan. — Benar
Paru-paru adalah tempat Heme mengikat O2, sedangkan jaringan tubuh adalah tempat Heme melepaskan O2 agar bisa digunakan sel untuk respirasi.
Di jaringan tubuh, molekul Heme melepaskan oksigen untuk digunakan oleh sel, bukan mengikatnya.
Rute 2: Paket Balikan (Membawa CO2)
Setelah bongkar muatan oksigen di pabrik (jaringan), sel tubuh akan memberikan "paket sampah" sisa metabolisme berupa Karbon Dioksida ($CO_2$). Paket ini harus dibawa kembali ke paru-paru untuk dibuang.
Namun, $CO_2$ punya cara yang unik. Dia tidak menggunakan truk dengan cara yang sama seperti oksigen. Ada 3 cara darah mengangkut $CO_2$:
Jalur Terlarut (7-10%): Paket $CO_2$ ini langsung diceburkan dan berenang bebas menumpang aliran air sungai (plasma darah).
Jalur Numpang Truk (20-30%): $CO_2$ bereaksi dengan asam amino pada truk Hemoglobin membentuk karbaminohemoglobin ($HbCO_2$).
Jalur Konversi Bikarbonat (~70%): Mayoritas $CO_2$ ini diproses di dalam sel darah, diubah wujudnya jadi ion Bikarbonat ($HCO_3^-$), lalu dilempar keluar lagi untuk berenang di plasma.
Inilah alasan kuat kenapa Pernyataan III di soal itu TIDAK SESUAI. Soal menyebutkan 70% $CO_2$ ditranspor sebagai $HbCO_2$ dan berikatan di gugus besi (X). Faktanya terbalik: yang 70% itu adalah ion Bikarbonat, dan $HbCO_2$ (yang cuma 20%) berikatan di bodi protein Y, bukan besi X!
Berdasarkan 3 cara pengangkutan paket CO2 dari jaringan, mana pernyataan di bawah ini yang PALING tepat?
- A. CO2 bersaing dengan O2 memperebutkan kursi besi di Gugus Heme (X).
- B. Sekitar 70% CO2 diangkut dalam wujud karbaminohemoglobin (HbCO2).
- C. Seluruh CO2 buangan dari jaringan hanya bisa terlarut di plasma darah.
- D. CO2 yang berikatan dengan Hemoglobin menempel pada bodi protein (Y), bukan pada besi (X).
Jawaban: D. CO2 yang berikatan dengan Hemoglobin menempel pada bodi protein (Y), bukan pada besi (X).
Pernyataan III di soal salah karena dua hal: porsi HbCO2 itu cuma 20-30% (bukan 70%), dan CO2 itu berikatan di gugus asam amino pada protein hemoglobin (Y), bukan di besi Heme (X).
Sebagian besar CO2 (70%) diangkut dalam bentuk ion Bikarbonat, dan CO2 yang menumpang di Hemoglobin (20-30%) berikatan pada gugus asam amino proteinnya, BUKAN pada gugus besi (Heme).