Jari-jari Atom dan Ion: Tarik-menarik Inti

Siapa Menang: Kulit atau Inti?

Jumlah kulit elektron menentukan ukuran atom jauh lebih besar daripada sekadar kekuatan tarikan jumlah proton.

Bayangkan permainan tarik tambang melingkar: tim penarik di tengah lapangan adalah inti atom (proton), barisan lingkaran kerumunan yang mengelilingi mereka adalah kulit elektron, dan orang-orang di dalam kerumunan adalah elektron. Setiap kali sebuah atom menambah kulit elektron, itu sama seperti menambahkan baris lingkaran baru di luar kerumunan yang sudah ada. Meskipun tim penarik di tengah bertambah anggotanya, barisan lingkaran baru posisinya berada di luar lingkaran sebelumnya. Penambahan kulit selalu mengalahkan tarikan inti dalam menentukan bentang jari-jari atom.

Mari kita bedah konfigurasi elektron atom netral pada soal:

Atom $\mathrm{K}$ memang memiliki $19$ proton penarik di intinya, tetapi karena elektron terluarnya berada pada kulit keempat, ukuran atomnya menjadi paling lebar. Sebaliknya, atom $\mathrm{F}$ hanya memiliki $2$ kulit sehingga lingkarannya paling sempit.

Urutan ukuran atom dari yang terkecil adalah $\mathrm{F < S < K}$. Fakta ini langsung menggugurkan Opsi E yang menganggap atom $\mathrm{K}$ paling kecil akibat tarikan $19$ proton, serta menggugurkan Opsi B dan Opsi D yang menempatkan ukuran atom $\mathrm{K}$ lebih kecil dari $\mathrm{S}$.

Diketahui nomor atom Litium (3), Oksigen (8), dan Natrium (11). Urutan ukuran atom netral tersebut dari yang terkecil ke terbesar adalah ….

  • Oksigen < Litium < Natrium
  • Natrium < Litium < Oksigen
  • Litium < Oksigen < Natrium
  • Natrium < Oksigen < Litium

Jawaban: Oksigen < Litium < Natrium

Natrium memiliki 3 kulit elektron (2, 8, 1) sehingga ukurannya paling besar di antara ketiganya. Litium (2, 1) dan Oksigen (2, 6) sama-sama memiliki 2 kulit, namun Oksigen memiliki 8 proton sedangkan Litium hanya memiliki 3 proton. Tarikan inti Oksigen lebih kuat pada jumlah kulit yang sama, sehingga ukuran atom Oksigen lebih kecil daripada Litium. Urutan dari terkecil ke terbesar adalah Oksigen < Litium < Natrium. Pengecoh B dan D keliru karena menempatkan Natrium (3 kulit) sebagai yang terkecil akibat miskonsepsi nomor atom terbesar. Pengecoh C keliru karena mengabaikan tarikan inti dalam periode yang sama.

Atom yang memiliki jumlah kulit lebih sedikit selalu memiliki ukuran lebih kecil ketika membandingkan antar atom pada periode berbeda.

Saat Kerumunan Berubah (Ionisasi)

Membentuk ion stabil berarti mengubah jumlah elektron, tetapi patokan pertama penentu ukuran tetap pada jumlah kulitnya.

Untuk mencapai susunan yang stabil, atom menyesuaikan jumlah orang di lingkarannya:

Diagram perbandingan atom kalium dan ion kalium yang kehilangan satu kulit terluar.

Dari perbandingan di atas, ion $\mathrm{F^-}$ hanya memiliki $2$ lapis kulit elektron, sedangkan $\mathrm{S^{2-}}$ dan $\mathrm{K^+}$ masing-masing menyisakan $3$ lapis kulit. Karena lapisannya paling sedikit, $\mathrm{F^-}$ sudah dipastikan berukuran paling kecil di antara ketiga ion tersebut.

Hal ini memperlihatkan kelemahan pada Opsi A (yang menyatakan ukuran ion $\mathrm{F < S < K}$), karena opsi tersebut hanya menyalin mentah-mentah urutan atom netral tanpa memperhitungkan pelepasan satu kulit penuh pada atom $\mathrm{K}$.

Kerumunan Sama, Siapa Terkuat?

Pada ion isoelektronik (jumlah elektron dan kulit sama), spesi dengan jumlah proton lebih banyak ukurannya lebih kecil.

Setelah atom $\mathrm{S}$ menangkap $2$ elektron dan atom $\mathrm{K}$ melepas $1$ elektron, kedua ion yang terbentuk ($\mathrm{S^{2-}}$ dan $\mathrm{K^+}$) memiliki konfigurasi yang identik, yaitu $(2, 8, 8)$ dengan total $18$ elektron dan $3$ kulit. Kondisi kesamaan jumlah elektron ini disebut sebagai isoelektronik.

Karena jumlah baris lingkaran kerumunannya sama persis ($3$ lapis), penentu ukuran kini bergeser ke kekuatan tim penarik di pusat lapangan:

Tim dengan $19$ proton menghasilkan gaya tarikan inti yang lebih kuat terhadap $18$ elektron di sekelilingnya. Akibatnya, formasi kerumunan pada $\mathrm{K^+}$ ditarik lebih merapat ke pusat dibandingkan pada $\mathrm{S^{2-}}$. Oleh sebab itu, ukuran ion $\mathrm{K^+}$ lebih kecil daripada ion $\mathrm{S^{2-}}$.

Ketika digabungkan dengan ion $\mathrm{F^-}$ yang sejak awal hanya memiliki $2$ kulit, urutan ukuran ion stabil dari yang terkecil adalah $\mathrm{F^- < K^+ < S^{2-}}$. Dipadukan dengan urutan ukuran atom netralnya ($\mathrm{F < S < K}$), kita mendapatkan kecocokan mutlak pada Opsi C.

Diketahui ion N³⁻ (nomor atom 7), O²⁻ (nomor atom 8), dan Na⁺ (nomor atom 11) masing-masing memiliki 10 elektron. Ion yang memiliki ukuran paling kecil adalah ….

  • N³⁻
  • O²⁻
  • Na⁺
  • Ketiganya berukuran sama besar

Jawaban: Na⁺

Ketiga ion (N³⁻, O²⁻, dan Na⁺) sama-sama memiliki 10 elektron dan 2 kulit elektron (bersifat isoelektronik). Karena jumlah elektronnya identik, penentu ukuran adalah muatan inti atom (jumlah proton). Natrium (Na) memiliki nomor atom tertinggi yaitu 11 proton, sehingga menghasilkan tarikan inti terkuat yang menarik cangkang elektron paling rapat ke pusat. Oleh karena itu, Na⁺ berukuran paling kecil. Pengecoh A keliru karena menganggap proton paling sedikit (7) membuat ion paling kecil/ringan. Pengecoh B keliru karena berada di tengah. Pengecoh D keliru akibat miskonsepsi bahwa jumlah elektron yang sama menghasilkan ukuran yang selalu sama besar.

Pada spesi isoelektronik, ion yang berasal dari atom dengan nomor atom lebih besar memiliki ukuran lebih kecil.