Kerja Bareng: Menghitung Laju Gabungan

Laju Kerja dan Porsi Pizza

Saat dua orang bekerja bersama, yang dijumlahkan adalah laju kerja mereka per hari, bukan total waktu penyelesaiannya.

Banyak orang tergoda untuk langsung mengurangkan atau menjumlahkan waktu, misalnya menghitung $12 - 8 = 4$ hari. Padahal, waktu tidak bisa langsung dijumlahkan atau dikurangkan begitu saja. Untuk memahaminya, bayangkan seluruh pagar sekolah sebagai 1 loyang pizza raksasa yang dipotong menjadi $24$ bagian sama besar (angka $24$ ini adalah KPK dari $12$ dan $8$).

Menyatukan Laju Kerja

Laju kerja gabungan didapat dengan menjumlahkan porsi pekerjaan yang bisa diselesaikan masing-masing orang dalam sehari.

Jika Pak Budi dan Pak Joko makan pizza bersama-sama, dalam satu hari mereka menghabiskan:

$$2 \text{ potong} + 3 \text{ potong} = 5 \text{ potong per hari}$$

Dalam bahasa matematika, kita menuliskan porsi ini sebagai pecahan dari total $1$ pekerjaan utuh:

Saat bekerja bersama, kedua laju ini dijumlahkan dengan menyamakan penyebutnya ke $24$:

$$\text{Laju Gabungan} = \frac{1}{12} + \frac{1}{8} = \frac{2}{24} + \frac{3}{24} = \frac{5}{24} \text{ bagian per hari}$$

Hasil $\frac{5}{24}$ bagian per hari ini sama persis maknanya dengan menghabiskan $5$ potong dari total $24$ potong pizza dalam satu hari.

Andi dapat membersihkan taman sendirian dalam 10 jam, sedangkan Budi dapat membersihkannya sendirian dalam 15 jam. Jika keduanya membersihkan taman bersama-sama, berapa laju gabungan mereka per jam?

  • 1/25 bagian per jam
  • 2/25 bagian per jam
  • 1/6 bagian per jam
  • 1/15 bagian per jam

Jawaban: 1/6 bagian per jam

Laju Andi adalah 1/10 bagian/jam dan laju Budi adalah 1/15 bagian/jam. Laju gabungan = 1/10 + 1/15 = 3/30 + 2/30 = 5/30 = 1/6 bagian per jam. Pengecoh 1/25 salah karena menjumlahkan waktu penyelesaian (10 + 15), dan 2/25 salah karena menjumlahkan pembilang dan penyebut sekaligus.

Menjumlahkan laju kerja masing-masing individu untuk mencari laju gabungan.

Total Waktu dan Konteks Nyata

Waktu total didapat dari total pekerjaan dibagi laju gabungan, lalu dibulatkan ke atas jika konteksnya hari kerja penuh.

Garis waktu 5 hari kerja yang menunjukkan pekerjaan selesai pada 4,8 hari sehingga masuk ke hari ke-5.

Setelah mengetahui laju gabungan Pak Budi dan Pak Joko adalah $\frac{5}{24}$ bagian per hari, kita bisa menghitung waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan $1$ pekerjaan utuh:

$$\text{Total Waktu} = \frac{1}{\text{Laju Gabungan}} = \frac{1}{\frac{5}{24}} = \frac{24}{5} = 4{,}8 \text{ hari}$$

Secara hitungan murni, pekerjaan selesai tepat pada $4{,}8$ hari. Namun, perhatikan konteks nyata dalam dunia kerja:

Dua orang tukang memperbaiki atap rumah dan membutuhkan waktu tepat 3,2 hari untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Jika pemilik rumah membayar upah berdasarkan hari kerja penuh, berapa hari tukang tersebut harus dibayar hingga pekerjaan tuntas?

  • 3 hari kerja
  • 4 hari kerja
  • 5 hari kerja
  • 3,5 hari kerja

Jawaban: 4 hari kerja

Waktu 3,2 hari berarti pada akhir hari ke-3 pekerjaan baru selesai sebagian dan belum tuntas. Karena tukang disewa dan dibayar per satuan hari kerja penuh, mereka harus masuk dan dibayar untuk hari ke-4 agar pekerjaan selesai sepenuhnya (dibulatkan ke atas menjadi 4 hari kerja). Opsi 3 hari salah karena pekerjaan belum tuntas, dan opsi 3,5 hari salah karena sistem pembayaran adalah per hari kerja penuh.

Membulatkan waktu penyelesaian ke atas dalam konteks satuan hari kerja penuh.