Ideologi Terbuka vs Tertutup: Akar Aturannya

Aturan Keluarga Siapa Ini?

Pernahkah kamu membandingkan aturan di dua keluarga yang berbeda? Bayangkan Keluarga A: sang ayah menetapkan semua aturan rumah secara mutlak dan kaku. Anak-anak tidak boleh protes atau bertanya alasannya. Aturan ini murni kemauan ayah demi mempertahankan kendali (status quo) di dalam rumah. Ini adalah gambaran dari sebuah Sistem Tertutup.

Sekarang, bandingkan dengan Keluarga B: aturan rumah tidak dibuat sepihak. Ayah, ibu, dan anak-anak duduk bersama di ruang tamu, menggali kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah mereka jalani, lalu menyepakatinya menjadi aturan bersama. Jika ada yang kurang pas, aturan bisa didiskusikan. Ini adalah cerminan dari Sistem Terbuka.

ilustrasi

Perbedaan utamanya bukan sekadar apakah aturannya boleh diubah atau tidak. Inti dari keterbukaan atau ketertutupan sebuah sistem nilai terletak pada dari mana aturan itu berasal: apakah dipaksakan dari atas (penguasa), atau digali dari bawah melalui kesepakatan (konsensus) bersama?

Berdasarkan analogi keluarga tadi, apa yang paling menentukan apakah sebuah sistem aturan disebut 'terbuka' atau 'tertutup'?

  • A. Apakah aturan tersebut ditulis di atas kertas atau tidak
  • B. Dari mana aturan itu berasal: dipaksakan dari atas atau disepakati bersama
  • C. Seberapa sering aturan tersebut diubah setiap bulannya
  • D. Apakah ada sanksi hukuman bagi yang melanggar aturan tersebut

Jawaban: B. Dari mana aturan itu berasal: dipaksakan dari atas atau disepakati bersama

Krux dari ideologi/sistem terbuka adalah aturan digali dan disepakati bersama (dari bawah/konsensus), sedangkan sistem tertutup dipaksakan sepihak dari penguasa.

Sistem terbuka berasal dari konsensus bersama, sedangkan tertutup dipaksakan dari penguasa.

Pancasila: Konsensus, Bukan Paksaan

Mari kita bawa analogi 'Keluarga B' tadi ke level negara. Kenapa Pancasila disebut sebagai ideologi terbuka? Jawabannya ada pada proses kelahirannya. Pancasila tidak diciptakan oleh sekelompok elit penguasa untuk menekan rakyat atau sekadar mempertahankan kekuasaan.

Sebaliknya, nilai-nilai Pancasila (seperti gotong royong, musyawarah, dan ketuhanan) adalah konsensus bersama yang digali dari kekayaan moral, budaya, dan spiritual masyarakat Indonesia sendiri. Ibarat aturan Keluarga B, nilainya sudah hidup di tengah masyarakat jauh sebelum negara ini berdiri, lalu disepakati menjadi dasar negara.

ilustrasi

Karena berasal dari masyarakatnya sendiri, ideologi terbuka tidak menuntut kesetiaan yang buta dan dogmatis. Ia bisa terus relevan (adaptif) dengan perkembangan zaman. Sebaliknya, ideologi tertutup (seperti fasisme atau komunisme murni) justru bersifat kaku, menutup diri dari dialog, dan memaksakan kepatuhan mutlak demi melanggengkan kekuasaan penguasanya.

Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan alasan mengapa Pancasila disebut sebagai ideologi terbuka? (Pilih semua yang benar)

  • Nilai-nilainya murni digali dari budaya dan spiritualitas bangsa Indonesia.
  • Nilai dasarnya diciptakan oleh pemerintah untuk mengontrol masyarakat.
  • Pancasila menuntut kesetiaan dogmatis tanpa boleh didiskusikan.
  • Bukan merupakan doktrin paksaan dari luar, melainkan konsensus rakyat.

Jawaban: Nilai-nilainya murni digali dari budaya dan spiritualitas bangsa Indonesia.; Bukan merupakan doktrin paksaan dari luar, melainkan konsensus rakyat.

Pancasila adalah ideologi terbuka karena nilai-nilainya digali dari budaya bangsa sendiri (1) dan merupakan hasil konsensus rakyat, bukan paksaan (4). Pernyataan 2 dan 3 adalah ciri ideologi tertutup.

Ideologi terbuka Pancasila didasarkan pada penggalian nilai budaya sendiri dan konsensus masyarakat.

Awas Jebakan 'Reverse Reading'!

Kamu mungkin sudah paham betul bedanya ideologi terbuka dan tertutup. Tapi saat ujian, kenapa masih bisa salah jawab? Sering kali, otak kita 'terpeleset' saat membaca soal yang panjang dan malah mencari kebalikan dari apa yang ditanyakan. Inilah yang disebut jebakan reverse reading.

Jika soal menanyakan "ciri ideologi terbuka", pembuat soal pasti akan sengaja mengisi opsi jawaban (distraktor) dengan ciri-ciri ideologi tertutup. Misalnya, opsi yang berbunyi "bersifat kaku dan menutup diri" atau "diciptakan oleh kelompok penguasa". Kalau kamu membaca buru-buru, opsi ini terdengar familier dengan topik ideologi, dan kamu mungkin tanpa sadar memilihnya karena mengira yang ditanya adalah ideologi tertutup.

Dengan memastikan subjek utama pertanyaan secara teliti, pemahaman konsepmu yang sudah bagus tidak akan terbuang percuma hanya karena salah fokus.

Terapkan tips melabeli opsi jawaban! Tentukan apakah pernyataan opsi berikut termasuk ciri ideologi 'Terbuka' atau 'Tertutup'.

  • Merupakan konsensus yang digali dari kekayaan moral masyarakat. — Terbuka
  • Diciptakan oleh kelompok penguasa demi mempertahankan status quo. — Tertutup
  • Bersifat kaku dan menutup diri dari dialog. — Tertutup
  • Bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa mengubah nilai dasar. — Terbuka

Pernyataan 1 dan 4 adalah ciri Terbuka (berasal dari masyarakat & adaptif). Pernyataan 2 dan 3 adalah ciri Tertutup (dipaksakan penguasa & kaku). Melabeli seperti ini mencegah kita salah pilih saat ujian.

Melabeli ciri tiap opsi secara aktif membantu menghindari jebakan reverse reading antara sifat terbuka dan tertutup.