Program Linear: Meraih Keuntungan Maksimal

Step 1: Memastikan Fungsi Kendala

Pertidaksamaan fungsi kendala merangkum batasan stok bahan baku yang kita miliki. Dalam menentukan kombinasi menu dapur, bayangkan seorang chef yang memiliki stok bahan mentah terbatas di lemari penyimpanan. Setiap jenis roti yang dibuat akan berebut jatah bahan yang sama, sehingga produksi roti yang satu langsung membatasi kapasitas produksi roti lainnya.

Grafik daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linear kendala tepung dan mentega

Pada kasus produksi roti ini, persediaan bahan diubah ke satuan gram terlebih dahulu agar setara dengan kebutuhan tiap resep:

Jika $x$ adalah banyaknya Roti Keju dan $y$ adalah banyaknya Roti Cokelat, maka batasan bahan dapat dirumuskan menjadi:

  1. Kendala Tepung: $200x + 100y \le 5.000$, disederhanakan dengan membagi kedua ruas dengan $100$ menjadi $2x + y \le 50$.

  2. Kendala Mentega: $100x + 100y \le 4.000$, disederhanakan menjadi $x + y \le 40$.

Karena jumlah produksi tidak mungkin bernilai negatif, terdapat syarat non-negatif $x \ge 0$ dan $y \ge 0$. Rumusan ini membuktikan bahwa Opsi A Benar. Area yang memenuhi seluruh batasan ini sekaligus disebut daerah penyelesaian (area yang diarsir pada grafik di atas). Selanjutnya, bagaimana kita menemukan kombinasi produksi terbaik di dalam area tersebut?

Step 2: Mencari Titik Pojok (Eliminasi)

Titik potong antara dua garis kendala menunjukkan kondisi di mana kedua bahan baku habis terpakai secara bersamaan. Berdasarkan Teorema Fundamental Program Linear, nilai optimum (maksimum atau minimum) dari suatu masalah selalu terletak pada titik pojok yang membatasi daerah penyelesaian. Titik potong kedua garis batas merupakan salah satu kandidat terkuat untuk menghasilkan keuntungan terbesar.

Hasil perhitungan ini menunjukkan bahwa titik potong kedua garis berada pada koordinat $(10, 30)$. Artinya, jika produsen membuat $10$ buah Roti Keju dan $30$ buah Roti Cokelat, seluruh stok tepung ($5.000\text{ gram}$) dan mentega ($4.000\text{ gram}$) terpakai habis tanpa ada bahan yang tersisa. Temuan ini membuktikan bahwa Opsi C Benar.

Sebuah produsen tas memiliki dua persamaan garis kendala bahan: $3x + y = 60$ dan $x + y = 40$. Berapakah jumlah produk $x$ dan $y$ pada titik perpotongan kedua garis kendala tersebut?

  • x = 10 dan y = 30
  • x = 20 dan y = 0
  • x = 0 dan y = 40
  • x = 30 dan y = 10

Jawaban: x = 10 dan y = 30

Eliminasi y dari kedua persamaan: (3x + y) - (x + y) = 60 - 40 menghasilkan 2x = 20, sehingga x = 10. Substitusikan x = 10 ke persamaan x + y = 40 sehingga 10 + y = 40 dan didapat y = 30. Opsi B dan C keliru karena hanya merupakan titik potong garis pada sumbu koordinat, sedangkan Opsi D tertukar nilai x dan y.

Menentukan koordinat titik potong dua garis kendala menggunakan metode eliminasi dan substitusi.

Step 3: Uji Fungsi Tujuan

Nilai keuntungan maksimum dipastikan dengan menguji setiap titik pojok ke dalam rumus fungsi tujuan. Target keuangan produsen adalah memaksimalkan total pendapatan dari penjualan roti, yang dirumuskan sebagai:

$$f(x, y) = 10.000x + 7.000y$$

Mari kita hitung nilai fungsi tujuan pada setiap titik pojok yang membatasi daerah penyelesaian:

  1. Titik Pojok Sumbu-$x$ $(25, 0)$: hanya membuat Roti Keju sebanyak mungkin.

    $$f(25, 0) = 10.000(25) + 7.000(0) = \text{Rp}250.000{,}00$$

  2. Titik Pojok Sumbu-$y$ $(0, 40)$: hanya membuat Roti Cokelat sebanyak mungkin.

    $$f(0, 40) = 10.000(0) + 7.000(40) = \text{Rp}280.000{,}00$$

  3. Titik Perpotongan $(10, 30)$: membuat kombinasi kedua jenis roti.

    $$f(10, 30) = 10.000(10) + 7.000(30) = 100.000 + 210.000 = \text{Rp}310.000{,}00$$

Dari ketiga hasil di atas, nilai pendapatan tertinggi adalah $\text{Rp}310.000{,}00$. Ini membuktikan bahwa Opsi B Benar. Dengan demikian, ketiga pernyataan pada soal (Opsi A, Opsi B, dan Opsi C) semuanya bernilai BENAR.

Dalam analisis produksi dua jenis pakaian, diperoleh tiga titik pojok daerah penyelesaian: titik $(20, 0)$ menghasilkan laba Rp400.000,00, titik $(0, 30)$ menghasilkan laba Rp450.000,00, dan titik $(10, 15)$ menghasilkan laba Rp500.000,00. Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut:

  • Keuntungan maksimum yang dapat dicapai produsen adalah Rp500.000,00. — Benar
  • Untuk mendapatkan keuntungan maksimal, produsen hanya perlu membuat satu jenis pakaian saja. — Salah

Pernyataan 1 Benar karena laba tertinggi dari ketiga titik uji adalah Rp500.000,00. Pernyataan 2 Salah karena laba maksimum tersebut tercapai pada titik (10, 15), yang berarti produsen memproduksi 10 unit pakaian jenis pertama dan 15 unit pakaian jenis kedua (kombinasi kedua jenis pakaian), bukan hanya satu jenis saja.

Menyimpulkan nilai optimum dan strategi produksi berdasarkan hasil evaluasi fungsi tujuan pada titik-titik pojok.