Rasio Bertingkat: Menyambung Perbandingan

Jembatan Dua Rasio

Dua rasio yang terpisah dapat digabungkan menjadi satu kesatuan dengan menyamakan nilai pada variabel penghubung.

Bayangkan kita sedang meracik minuman. Resep pertama mencampur sirup ($a$) dan air ($b$) dengan rasio $3:2$. Resep kedua mencampur susu ($c$) dan air ($b$) dengan rasio $5:12$. Karena air ($b$) hadir di kedua resep, air berfungsi sebagai variabel penghubung yang menjembatani sirup dan susu.

Agar sirup dan susu dapat dibandingkan langsung dalam satu takaran yang adil, kita perlu menyamakan takaran air pada kedua resep. Karena pada resep susu takaran air bernilai $12$, kita jadikan takaran air pada resep sirup menjadi $12$ (kelipatan persekutuan terkecil dari $2$ dan $12$).

Suatu resep kopi susu memiliki perbandingan kopi terhadap susu sebesar 4 : 3. Jika takaran susu diubah dari 3 menjadi 15 takaran, berapakah takaran kopi yang benar agar perbandingannya tetap seimbang?

  • 4 takaran
  • 20 takaran
  • 12 takaran
  • 16 takaran

Jawaban: 20 takaran

Susu (b) berubah dari 3 menjadi 15 takaran, yang berarti dikalikan dengan faktor pengali 15 ÷ 3 = 5. Agar rasio tetap seimbang, takaran kopi (a) juga wajib dikalikan dengan faktor yang sama: 4 × 5 = 20 takaran. Opsi A salah karena membiarkan porsi awal tanpa penyesuaian. Opsi C salah karena mengalikan dengan 3. Opsi D salah karena menambahkan selisih (15 - 3 = 12) ke angka 4.

Saat salah satu elemen rasio dikalikan, elemen lain harus dikalikan dengan angka yang sama.

Menentukan Rasio Akhir

Setelah variabel penghubung disamakan, elemen yang tersisa bisa langsung dibandingkan untuk mendapatkan rasio akhir.

Dari penyesuaian takaran sebelumnya, kita telah memperoleh proporsi baru yang setara:

Karena takaran air ($b$) sudah sama persis di angka $12$, ketiga bahan kini dapat digabung menjadi satu perbandingan utuh:

$$a : b : c = 18 : 12 : 5$$

Untuk mencari nilai $\frac{a}{c}$ (perbandingan sirup terhadap susu), kita cukup mengambil porsi masing-masing bahan yang sudah seimbang:

$$\frac{a}{c} = \frac{18}{5} = 3{,}6$$

Hasil ini menunjukkan bahwa Opsi D adalah jawaban yang benar.

Jalan Pintas Aljabar

Rasio gabungan bisa dihitung lebih cepat dengan mengalikan dua bentuk pecahan untuk mencoret variabel penghubung-nya.

Menyamakan takaran sangat membantu membayangkan proporsi secara konkret. Namun saat menghadapi soal aljabar, kita bisa menggunakan teknik manipulasi aljabar yang lebih ringkas.

Target utama kita adalah menemukan nilai $\frac{a}{c}$. Jika kita memiliki pecahan $\frac{a}{b}$, variabel $b$ dapat dieliminasi dengan mengalikan pecahan tersebut dengan $\frac{b}{c}$.

Diagram skema perkalian pecahan yang memperlihatkan eliminasi variabel b di posisi penyebut dan pembilang diagonal.

Soal memberikan informasi bahwa $\frac{c}{b} = \frac{5}{12}$. Agar posisi variabel $b$ berada di pembilang (sehingga bisa dicoret dengan penyebut pecahan pertama), kita cukup membalik pecahan tersebut menjadi $\frac{b}{c} = \frac{12}{5}$.

Sekarang, lakukan perkalian pecahan secara langsung (pembilang dikalikan pembilang, penyebut dikalikan penyebut):

$$\frac{a}{c} = \frac{a}{b} \times \frac{b}{c} = \frac{3}{2} \times \frac{12}{5} = \frac{36}{10} = 3{,}6$$

Perhitungan ini kembali mengonfirmasi kebenaran Opsi D. Adapun Opsi E bernilai $4{,}2$, yang merupakan hasil keliru jika pembilang dihitung menjadi $21$ ($\frac{21}{5} = 4{,}2$). Nilai akhir yang tepat tetaplah $3{,}6$.

Diketahui rasio x/y = 4/5 dan z/y = 2/3. Tentukan kebenaran dari pernyataan-pernyataan berikut mengenai cara mencari nilai x/z:

  • Nilai x/z dapat dihitung dengan persamaan (x/y) dikalikan dengan (y/z). — Benar
  • Nilai y/z yang digunakan untuk perkalian adalah 2/3. — Salah
  • Bentuk akhir perkalian pecahannya adalah (4/5) × (3/2). — Benar

Pernyataan 1 Benar: perkalian (x/y) × (y/z) secara langsung mencoret variabel y sehingga menyisakan x/z. Pernyataan 2 Salah: karena diketahui z/y = 2/3, maka kebalikannya y/z haruslah bernilai 3/2, bukan 2/3. Pernyataan 3 Benar: dengan memasukkan nilai (x/y = 4/5) dan (y/z = 3/2), bentuk akhir perkalian pecahannya adalah (4/5) × (3/2).

Langkah membalik satu pecahan lalu mengalikannya untuk mencoret variabel penghubung.