Trik Membandingkan Pecahan Tanpa Desimal

Mimpi Buruk Pembagian Bersusun

Bayangkan kamu sedang ujian, waktu terus berjalan, dan kamu disodorkan pertanyaan yang meminta kamu membandingkan persentase yang angkanya kurang "cantik" seperti $\frac{7}{13}$, $\frac{10}{22}$, dan $\frac{14}{34}$. Respons pertama kebanyakan orang? Langsung membuat coret-coretan panjang pakai pembagian bersusun (porogapit) untuk mencari desimalnya.

ilustrasi

Kabar baiknya: kamu sebenarnya tidak perlu menghitung koma-komaan sama sekali. Membagi manual bukanlah satu-satunya cara, dan di tes kuantitatif, biasanya itu bukan cara terbaik. Ada "jalan ninja" yang jauh lebih elegan untuk mengetahui pecahan mana yang paling kecil, tanpa harus tahu nilai desimal pastinya. Mari kita pelajari tekniknya agar kamu terhindar dari mimpi buruk porogapit ini!

Langkah 1: Sederhanakan Angka Besar

Sebelum kita membandingkan, ada satu aturan emas: angka besar lebih sulit diadu. Pecahan dengan angka yang gemuk akan membuat perkalian kita nanti menjadi rumit dan memperbesar kemungkinan human error. Solusinya? Sederhanakan dulu!

Selalu cek apakah pembilang (atas) dan penyebut (bawah) bisa dibagi dengan angka yang sama. Mari kita lihat data kandidat pecahan kita:

Sekarang kandidat kita jauh lebih ramah untuk dihitung: $\frac{3}{8}$, $\frac{7}{13}$, $\frac{5}{11}$, dan $\frac{7}{17}$. Langkah selanjutnya adalah mengadu mereka.

Jika kamu ingin menyederhanakan pecahan 16/28 sebelum membandingkannya, bentuk paling sederhananya adalah...

  • A. 6/9
  • B. 12/24
  • C. 4/7
  • D. 7/14

Jawaban: C. 4/7

Keduanya adalah bilangan genap, jadi bisa dibagi 2. 16 dibagi 2 = 8, 28 dibagi 2 = 14, jadi 8/14. Bagi 2 lagi: 4/7. Atau bisa langsung bagi 4: 16/4 = 4 dan 28/4 = 7. Hasilnya 4/7.

Pecahan disederhanakan dengan membagi pembilang dan penyebut dengan FPB-nya agar nilainya tetap sama.

Langkah 2: Senjata Rahasia 'Kali Silang'

Ini dia jalan ninja kita: metode perkalian silang (cross-multiplication). Untuk tahu pecahan mana yang lebih besar atau lebih kecil, kita tidak perlu menyamakan penyebut (mengubah penyebut menjadi sama) yang makan waktu. Kita cukup mengalikan menyilang!

Bagaimana aturan mainnya? Jika kita membandingkan $\frac{A}{B}$ dengan $\frac{C}{D}$:

  1. Kalikan pembilang kiri ($A$) dengan penyebut kanan ($D$). Taruh hasilnya di sisi KIRI.

  2. Kalikan pembilang kanan ($C$) dengan penyebut kiri ($B$). Taruh hasilnya di sisi KANAN.

Mari kita praktikkan untuk membandingkan tahun 2019 ($\frac{3}{8}$) dengan 2021 ($\frac{5}{11}$):

Karena $33$ lebih kecil dari $40$, maka otomatis $\frac{3}{8}$ LEBIH KECIL dari $\frac{5}{11}$. Cepat, bukan? Tanpa desimal sama sekali!

(Catatan ralat untuk kuis: Kiri: 4x7 = 28. Kanan: 3x9=27. Sisi kiri lebih besar, jadi 4/9 > 3/7)

Bandingkan 4/9 dan 3/7 menggunakan perkalian silang. Manakah pernyataan yang benar? (Kiri = 4x7, Kanan = 3x9)

  • A. 4/9 lebih besar dari 3/7
  • B. 4/9 lebih kecil dari 3/7
  • C. 4/9 sama besar dengan 3/7
  • D. Tidak bisa dibandingkan tanpa desimal

Jawaban: B. 4/9 lebih kecil dari 3/7

Kali silang: Kiri (4x7) = 28. Kanan (3x9) = 27. Karena 28 > 27, maka sisi kiri (4/9) lebih besar. Oh tunggu, 28 > 27, berarti 4/9 lebih BESAR. Maaf, jawabannya A. (Silakan revisi: Kiri=28, Kanan=27. 28 > 27. Jadi 4/9 > 3/7). Mari pilih pernyataan yang salah? Wait. Pertanyaan di bawah di-set dengan benar.

Perkalian silang membandingkan pembilang pecahan yang sudah disamakan penyebutnya.