Logika Syarat: Menerjemahkan Teks Tanpa Asumsi
Hukum Kasir & Sistem Login

Pernahkah kamu gagal login ke akun media sosial karena password-mu salah, padahal username-nya sudah benar?
Itulah wujud asli dari kata hubung logika DAN (konjungsi) di dunia nyata. Saat sistem menggunakan kata DAN, ia bersifat sangat kaku dan tanpa ampun: kalau satu syarat saja gagal, maka seluruh sistem akan menolakmu, sekeras apa pun syarat lain terpenuhi.
Sistem logika matematika bekerja persis seperti sistem komputer ini. Tidak ada toleransi dan tidak ada asumsi dari luar.
Sama seperti Budi di soal: syaratnya nilai Matematika DAN Bahasa Inggris harus mencapai target. Kita tahu Matematika Budi memenuhi syarat, tapi dia tetap dinyatakan Gagal. Kesimpulan matematisnya cuma satu: Budi pasti gagal memenuhi syarat Bahasa Inggris. Kita tidak boleh berasumsi dia tidak ikut ujian atau curang, karena dalam penalaran logika, kita hanya boleh menyimpulkan dari fakta yang diberikan oleh "sistem".
Saat mendaftar beasiswa, syarat mutlaknya adalah 'IPK di atas 3.5 DAN aktif berorganisasi'. Jika temanmu yang aktif banget jadi ketua BEM ternyata ditolak beasiswanya, kesimpulan pasti tentang temanmu adalah...
- A. Dia kurang lama aktif berorganisasi
- B. IPK-nya pasti di bawah atau sama dengan 3.5
- C. Dia tidak mengumpulkan berkas beasiswa
- D. IPK-nya terlalu tinggi sehingga ditolak
Jawaban: B. IPK-nya pasti di bawah atau sama dengan 3.5
Syarat 'DAN' mengharuskan kedua kondisi benar. Karena dia sudah pasti aktif organisasi (Benar) tapi gagal (Salah), maka syarat IPK pasti gagal dipenuhi (Salah).
Jika hasil konjungsi ('DAN') adalah Salah dan pernyataan pertama Benar, maka pernyataan kedua mutlak Salah.
Jebakan Batman: 'Di Atas' vs 'Minimal'
Di kehidupan sehari-hari, kalau kita dengar "syarat KKM 80", otak kita secara otomatis menerjemahkannya jadi "dapat 80 pas berarti aman". Ini adalah jebakan bahasa yang sering bikin kita terpeleset di soal logika.
Dalam matematika dan logika formal, kita harus membaca teks persis seperti sebuah mesin pembuat keputusan. Ketika soal mengatakan "nilai Bahasa Inggris harus di atas 80", terjemahan matematis yang benar adalah $B.Inggris > 80$.
Agar lulus persyaratan tersebut, nilai Budi haruslah 80,001 atau 81 ke atas.
Ini sangat berbeda dengan kata minimal 80 atau paling sedikit 80, yang dalam matematika ditulis sebagai $\ge 80$. Di sinilah angka 80 pas ikut terbawa. Jadi, ingat baik-baik bedanya lingkaran bolong (angka tidak ikut) dan lingkaran penuh (angka ikut) saat membaca syarat!
Tentukan benar atau salah terjemahan matematis dari syarat-syarat sehari-hari berikut ini!
- Syarat tinggi badan pramugari di atas 160 cm. Berarti tinggi 160 cm pas = Lulus. — Salah
- Minimal nilai kelulusan adalah 80. Berarti nilai 80 pas = Lulus. — Benar
'Di atas 160 cm' berarti > 160 (160 pas belum cukup). 'Minimal 80' berarti >= 80 (80 pas sudah lulus).
Frasa 'di atas' berarti pertidaksamaan ketat (>) yang batas angkanya tidak masuk hitungan, sedangkan 'minimal' (>=) menyertakan batasnya.
Mengeksekusi Kesimpulan Akhir
Sekarang kita gabungkan dua amunisi yang sudah kamu dapat: logika DAN yang kaku dan pertidaksamaan. Mari kita susun ulang kasus Budi tanpa melibatkan asumsi-asumsi di luar soal.
Syarat Lulus dari sistem adalah: (Matematika > 85) DAN (B.Inggris > 80)
Fakta 1: Nilai Matematika Budi 90. Syarat pertama jelas terpenuhi (Benar).
Fakta 2: Budi dinyatakan Gagal. Artinya, seluruh sistem syarat di atas bernilai Salah.
Karena logika DAN butuh dua-duanya Benar untuk bisa Lulus, kegagalan Budi mutlak berasal dari syarat kedua yang tidak terpenuhi. Syarat kedua, yaitu (B.Inggris > 80), pasti bernilai Salah.
Di sinilah kunci penyelesaiannya: Budi tidak lulus karena nilainya berada di kebalikan syarat tersebut, yaitu $\le 80$.
Di pilihan ganda soal, frasa $\le 80$ ditulis sebagai "tepat 80 atau kurang". Jawaban ini memberikan kepastian matematis seratus persen. Kita sama sekali tidak perlu mencari alasan liar seperti Budi bolos ujian bahasa Inggris.
Jika syarat (P DAN Q) bernilai SALAH, dan kita tahu pasti bahwa P bernilai BENAR, maka nilai kebenaran dari pernyataan Q haruslah...
- A. Benar
- B. Salah
- C. Bisa benar atau salah
- D. Tidak dapat ditentukan
Jawaban: B. Salah
Logika 'DAN' hanya Benar jika kedua unsurnya Benar. Karena hasil akhirnya Salah padahal P sudah Benar, biang kerok kegagalannya mutlak ada di Q, sehingga Q pasti Salah.
Ingkaran mutlak dari konjungsi yang gagal ketika unsur pertamanya terpenuhi adalah ingkaran dari unsur keduanya.