Model Matematis Laju Kerja

Menerjemahkan Waktu ke Laju

Saat berhadapan dengan soal pekerja atau mesin yang bekerja bersama, hal pertama yang harus kita sepakati adalah jangan pernah menjumlahkan waktu penyelesaian. Jika pompa A butuh waktu $4$ jam dan B butuh $6$ jam, bekerja bersama tidak mungkin membuat waktu mereka bertambah menjadi $10$ jam, bukan?

Kunci utamanya adalah mengubah "waktu selesai" menjadi "laju penyelesaian" (rate). Laju kerja adalah kebalikan (invers) dari waktu penyelesaian. Ini adalah kecepatan mereka mengisi tangki dalam satu satuan waktu (misalnya, per jam).

Mari kita terapkan pada pompa di soal kita:

Dengan mendefinisikan laju ini, kita sekarang memiliki satuan matematika yang sama: bagian/jam. Ini merepresentasikan seberapa cepat tangki tersebut terisi, dan satuan inilah yang bisa kita operasikan secara aljabar.

Jika sebuah mesin dapat mengisi tangki air hingga penuh dalam waktu 20 menit, berapakah laju pengisian mesin tersebut?

  • A. 1/3 bagian/menit
  • B. 3 bagian/menit
  • C. 1/20 bagian/menit
  • D. 20 bagian/menit

Jawaban: C. 1/20 bagian/menit

Karena mesin mengisi 1 tangki penuh dalam 20 menit, lajunya adalah 1 dibagi 20, yaitu 1/20 bagian tangki per menit.

Laju kerja adalah invers atau kebalikan dari total waktu penyelesaian, menghasilkan satuan bagian per waktu.

Menyatukan Kekuatan: Laju Gabungan

Setelah kita mendapatkan laju individual masing-masing pompa, kita bisa menghitung apa yang terjadi jika keduanya dinyalakan bersamaan.

Sifat dasar dari laju kerja adalah aditif (dapat dijumlahkan). Ketika agen-agen bekerja secara paralel pada tugas yang sama, kita menjumlahkan laju kerjanya, bukan waktunya.

Mari kita hitung laju gabungan untuk Pompa A dan Pompa B:

Untuk menjumlahkan pecahan murni ini, kita samakan penyebutnya menggunakan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari $4$ dan $6$, yaitu $12$.

Makna aljabar dari angka ini sangat konkret: Jika Pompa A dan B dibiarkan menyala bersama selama $1$ jam penuh, air akan mengisi tepat $\frac{5}{12}$ dari kapasitas total tangki tersebut.

Pekerja X dapat mengecat dinding dalam 3 jam, dan Pekerja Y dapat mengecat dinding yang sama dalam 5 jam. Berapa laju gabungan mereka jika bekerja bersama?

  • A. 1/15 bagian/jam
  • B. 8/15 bagian/jam
  • C. 15/8 bagian/jam
  • D. 2/8 bagian/jam

Jawaban: B. 8/15 bagian/jam

Laju X = 1/3, Laju Y = 1/5. Laju gabungan = 1/3 + 1/5 = 5/15 + 3/15 = 8/15 bagian/jam.

Saat bekerja bersama, laju kerja masing-masing individu dijumlahkan.

Progres Kerja: Bagian Terisi

Sekarang kita tahu mesin-mesin tersebut bersama-sama mengisi $\frac{5}{12}$ tangki per jam. Di soal disebutkan, mereka bekerja bersama selama $1{,}5$ jam sebelum akhirnya Pompa A rusak.

Seberapa banyak tangki yang berhasil mereka isi dalam waktu tersebut? Ini adalah konsep fundamental laju: Total pekerjaan = Laju $\times$ Waktu.

Mari kita hitung dengan hati-hati. Pertama, ubah waktu desimal $1{,}5$ jam menjadi pecahan biasa agar mudah dikalikan dengan laju kita: $1{,}5 \text{ jam} = \frac{3}{2} \text{ jam}$

Sekarang kalikan dengan laju gabungan:

Pecahan $\frac{15}{24}$ bisa disederhanakan dengan membagi pembilang dan penyebut dengan $3$:

Ini adalah progres nyata yang telah dicapai sebelum bencana terjadi. Saat Pompa A rusak, tangki sudah terisi lebih dari setengahnya, tepatnya $\frac{5}{8}$ bagian.

Jika laju gabungan dua mesin adalah 3/10 bagian per jam, berapa bagian pekerjaan yang diselesaikan dalam waktu 2 jam?

  • A. 2/5 bagian
  • B. 3/10 bagian
  • C. 3/5 bagian
  • D. 5/6 bagian

Jawaban: C. 3/5 bagian

Bagian = Laju x Waktu = (3/10) x 2 = 6/10 = 3/5 bagian.

Total pekerjaan yang selesai (bagian) didapat dari mengalikan Laju Gabungan (bagian/waktu) dengan Waktu yang dihabiskan.