Program Linear dengan Parameter
Teorema Titik Pojok
Nilai optimum fungsi linear pada daerah penyelesaian yang tertutup pasti selalu berada di titik pojok.
Bayangkan kamu sedang mencari titik tertinggi di dalam ruang bersudut (poligon cembung). Lantai di ruangan ini tidak memiliki undakan, cekungan, ataupun bukit di tengahnya, melainkan miring secara konstan (linear). Karena kemiringannya datar sempurna ke satu arah, titik paling tinggi atau paling rendah di ruangan tersebut pasti menempel di dinding sudut ruangan (titik pojok), tidak mungkin melayang bebas di tengah ruangan.
Secara matematis, sebuah fungsi tujuan linear $f(x, y) = c_1 x + c_2 y$ membentuk bidang datar. Bidang ini memiliki gradien konstan dan tidak memiliki turunan bernilai nol di bagian dalam (interior). Oleh karena itu, kurva ketinggiannya (level curves) berupa garis-garis sejajar yang terus bertambah nilainya ke satu arah vektor normal.

Secara geometris, ketika garis selidik digeser searah peningkatan nilai, titik kontak terakhir dengan daerah penyelesaian cembung akan selalu menyentuh batas terluar—tepatnya di persimpangan batas atau titik pojok.
Artinya, untuk mencari nilai optimum, kita tidak perlu menguji titik-titik di bagian dalam daerah. Cukup kumpulkan koordinat semua titik potong batas, lalu evaluasi nilainya secara deduktif.
Diberikan sebuah fungsi tujuan linear $P = 3x - y$ pada suatu daerah penyelesaian tertutup. Tentukan kebenaran dari masing-masing pernyataan berikut!
- Nilai maksimum fungsi P mungkin terjadi di tepat tengah daerah jika angkanya cantik. — Salah
- Kita hanya perlu mengecek titik potong antar garis batas untuk menemukan P maksimum. — Benar
Pernyataan pertama salah karena fungsi objektif linear memiliki gradien konstan tanpa titik stasioner di bagian dalam, sehingga titik optimum tidak dapat berada di tengah poligon. Pernyataan kedua benar sesuai Teorema Dasar Program Linear, di mana pencarian nilai optimum cukup dievaluasi pada titik-titik potong antar garis batas (titik pojok).
Ekstremum dari sistem pertidaksamaan linear selalu ada di titik pojok batas.
Mencari Titik Pojok Parametrik
Titik potong antar garis batas dapat dihitung dalam bentuk fungsi dari suatu parameter, tanpa harus mengetahui nilai pasti parameter tersebut dari awal.
Ketika menghadapi sistem pertidaksamaan dengan koefisien yang belum diketahui, jangan terjebak melakukan tebak angka secara numerik. Pola geometris pembatas tetap bekerja secara eksak. Sistem pertidaksamaan pada soal dibatasi oleh:
Sumbu-sumbu koordinat: $x \ge 0$ dan $y \ge 0$
Garis batas pertama: $2x + y \le 8$
Garis batas kedua: $x + 2y \le b$
Perpotongan garis-garis pembatas ini membentuk sudut-sudut poligon. Tiga titik pojok dapat langsung diidentifikasi dari titik potong sumbu:
Titik asal: $(0, 0)$
Titik potong $2x + y = 8$ dengan sumbu-$x$ (saat $y = 0$): $(4, 0)$
Titik potong $x + 2y = b$ dengan sumbu-$y$ (saat $x = 0$): $\left(0, \frac{b}{2}\right)$
Satu titik pojok krusial lainnya adalah titik potong antara garis $2x + y = 8$ dan $x + 2y = b$. Kita dapat menyelesaikannya menggunakan aljabar deduktif eliminasi-substitusi dengan mempertahankan $b$ sebagai konstanta simbolik:
$$\begin{aligned} 2x + y &= 8 \quad \implies y = 8 - 2x \\ x + 2y &= b \end{aligned}$$
Substitusikan ekspresi $y$ ke dalam persamaan garis kedua:
$$\begin{aligned} x + 2(8 - 2x) &= b \\ x + 16 - 4x &= b \\ -3x &= b - 16 \\ x &= \frac{16 - b}{3} \end{aligned}$$
Selanjutnya, substitusikan kembali nilai $x$ tersebut untuk mendapatkan koordinat $y$:
$$y = 8 - 2\left(\frac{16 - b}{3}\right) = \frac{24 - 32 + 2b}{3} = \frac{2b - 8}{3}$$
Diperoleh koordinat perpotongan kedua garis batas dalam bentuk parametrik:
$$\left(\frac{16 - b}{3}, \frac{2b - 8}{3}\right)$$
Mengevaluasi dan Menemukan b
Mensubstitusi tiap kandidat titik pojok ke fungsi tujuan memungkinkan kita membandingkan dan menyelesaikan nilai parameter.
Setelah seluruh sudut ruang poligon dinyatakan secara analitik, kita evaluasi fungsi tujuan $f(x, y) = x + y$ pada keempat titik pojok yang ada:
Titik $(0, 0)$:
$$f(0, 0) = 0 + 0 = 0$$
Titik $(4, 0)$:
$$f(4, 0) = 4 + 0 = 4$$
Titik $\left(0, \frac{b}{2}\right)$:
$$f\left(0, \frac{b}{2}\right) = 0 + \frac{b}{2} = \frac{b}{2}$$
Titik potong $\left(\frac{16 - b}{3}, \frac{2b - 8}{3}\right)$:
$$f\left(\frac{16 - b}{3}, \frac{2b - 8}{3}\right) = \frac{(16 - b) + (2b - 8)}{3} = \frac{8 + b}{3}$$
Himpunan kandidat nilai fungsi tujuan adalah $\left\{0, 4, \frac{b}{2}, \frac{8 + b}{3}\right\}$.
Diketahui dari soal bahwa nilai maksimum fungsi adalah $5$. Nilai $0$ dan $4$ jelas bukan nilai maksimum karena $4 < 5$. Maka, nilai maksimum $5$ harus berasal dari salah satu ekspresi yang memuat $b$:
Jika kandidat maksimum adalah $\frac{8 + b}{3} = 5$:
$$8 + b = 15 \implies b = 7$$
Uji verifikasi untuk nilai $b = 7$:
Nilai pada titik potong: $\frac{8 + 7}{3} = 5$
Nilai pada titik sumbu-$y$: $\frac{b}{2} = \frac{7}{2} = 3{,}5$
Nilai pada titik sumbu-$x$: $4$
Karena $5 > 3{,}5$ dan $5 > 4$, maka nilai maksimum benar-benar tercapai sebesar $5$ saat $b = 7$. Hal ini secara formal membuktikan bahwa Opsi A bernilai benar.
Pola optimasi parametrik seperti ini sering muncul pada soal program linear tingkat lanjut di mana posisi batas atau kemiringan fungsi tujuan dikendalikan oleh suatu variabel tak tentu.
Sebuah daerah penyelesaian memiliki titik pojok di $(2, 0)$ dan $\left(1, \frac{k}{2}\right)$. Diketahui nilai kandidat fungsi tujuan $f(x, y) = x + y$ pada titik-titik tersebut adalah $\{2, 1 + \frac{k}{2}\}$. Berapakah batasan nilai $k$ agar nilai minimum fungsi tujuan tersebut bernilai $2$ dan tercapai di titik $(2, 0)$?
- k ≥ 2
- k = 2
- k ≤ 2
- k = 1
Jawaban: k ≥ 2
Agar nilai minimum f(x,y) = x + y bernilai 2 dan tercapai di titik (2,0), maka nilai fungsi pada kandidat titik pojok lainnya, yaitu 1 + k/2, harus lebih besar atau sama dengan 2 (tidak boleh lebih kecil). Dengan menyelesaikan pertidaksamaan 1 + k/2 ≥ 2, kita peroleh k/2 ≥ 1, sehingga k ≥ 2. Opsi k = 2 salah karena hanya menyamakan nilai tanpa mempertimbangkan kondisi minimum secara umum. Opsi k ≤ 2 salah arah pertidaksamaan. Opsi k = 1 menghasilkan nilai 1,5 yang justru lebih kecil dari 2.
Menemukan nilai parameter dengan menguji kandidat titik maksimum ke fungsi tujuan.