Membongkar Makna Inklusi Keuangan

Apa Itu 'Inklusi'?

Pernah merasa bingung saat melihat kata inklusi atau inklusif di sebuah teks? Wajar, karena kata ini bukan kata yang kita pakai sehari-hari buat ngobrol.

Biar gampang, mari kita bedah akar katanya. Kata "inklusi" sebenarnya bersaudara dekat dengan kata bahasa Inggris include yang artinya 'memasukkan' atau 'melibatkan'.

Cara paling ampuh untuk mengingat makna inklusi adalah dengan membayangkan lawan katanya: eksklusif. Kalau sebuah klub itu eksklusif, artinya klub itu tertutup; hanya orang kaya atau pejabat yang boleh masuk. Nah, inklusi adalah kebalikannya. Kalau sesuatu itu inklusif, artinya pintunya terbuka lebar untuk memasukkan atau merangkul semua orang dari berbagai lapisan tanpa pandang bulu.

ilustrasi

Jadi, jika kita menambahkan kata "keuangan" di belakangnya, inklusi keuangan pada dasarnya adalah upaya "membuka pintu" sistem keuangan resmi agar semua orang—bukan cuma orang kaya atau perusahaan besar—bisa ikut berpartisipasi di dalamnya.

Berdasarkan konsep akar kata 'inklusi', manakah dari kebijakan sekolah berikut yang paling mencerminkan prinsip *inklusif*?

  • A. Memilih murid-murid terpintar saja untuk mendapatkan fasilitas belajar khusus.
  • B. Menutup sekolah untuk anak-anak yang tidak mampu membayar iuran bulanan.
  • C. Menyediakan jalur landai (ramp) di sekolah agar murid berkursi roda bisa masuk ke kelas dengan mudah.
  • D. Mewajibkan semua murid untuk membeli buku pelajaran impor yang harganya mahal.

Jawaban: C. Menyediakan jalur landai (ramp) di sekolah agar murid berkursi roda bisa masuk ke kelas dengan mudah.

Inklusi berarti terbuka dan merangkul. Menyediakan jalur landai memastikan murid difabel 'dilibatkan' dan punya akses yang sama seperti murid lainnya. Opsi lain bersifat 'eksklusif' atau menyaring orang.

Inklusi berarti melibatkan atau merangkul semua kelompok agar memiliki akses yang sama (tidak eksklusif).

Membedah Kalimat (10)

Sekarang kita tahu bahwa inklusi = keterlibatan/akses yang merangkul semua orang. Mari kita buktikan makna ini dengan melihat petunjuk langsung di dalam teks bacaan. Jangan cuma menebak, kita harus mencocokkannya dengan konteks.

Teks di kalimat (10) menyatakan: "Popularitas QRIS tidak hanya mengubah cara masyarakat bertransaksi, tetapi juga mendorong inklusi keuangan secara lebih masif di seluruh lapisan masyarakat."

Dari mana kita tahu siapa yang "dilibatkan" dalam sistem keuangan ini?

ilustrasi

Dulu, pedagang kecil mungkin kesulitan membuat mesin gesek kartu kredit karena bank itu agak "eksklusif" (syaratnya rumit dan ada biaya bulanan). Sekarang, hanya dengan selembar kertas QRIS, pedagang gorengan atau warung kopi bisa menerima pembayaran digital yang tercatat di bank resmi.

Artinya, UMKM yang tadinya tidak terjangkau (unbanked) kini punya akses dan bisa berpartisipasi dalam layanan keuangan formal. Itulah alasan kenapa Opsi B (perluasan akses dan partisipasi masyarakat dalam layanan keuangan formal) adalah definisi yang paling tepat untuk teks ini.

Kenapa Opsi C Salah?

Waktu mengerjakan soal ini, banyak siswa yang terjebak memilih Opsi C (Peralihan sistem pembayaran tunai ke sistem nontunai secara menyeluruh). Kalau kamu salah satunya, wajar kok. QRIS kan memang pembayaran nontunai (cashless), lalu di mana salahnya?

Kesalahannya ada pada tertukarnya antara "alat" dengan "dampak".

Peralihan ke sistem nontunai (QRIS) adalah alat alias penyebabnya. Sedangkan inklusi keuangan adalah akibat atau dampaknya.

Teks secara eksplisit mengatakan: "Popularitas QRIS ... mendorong inklusi keuangan." Kata "mendorong" membuktikan adanya hubungan sebab-akibat. Sistem cashless (QRIS) adalah hal yang mendorong orang-orang kecil agar akhirnya memiliki akses keuangan (inklusi). Jadi, mendefinisikan inklusi keuangan sebagai "sistem pembayaran nontunai" (Opsi C) itu tidak tepat, karena itu mendefinisikan dampaknya dengan menyebutkan alatnya.

Berdasarkan perbedaan antara 'alat' dan 'dampak', manakah pernyataan di bawah ini yang BENAR mengenai ciri-ciri inklusi keuangan? (Pilih semua yang benar)

  • Semakin banyak pedagang pasar tradisional yang memiliki rekening bank karena menggunakan QRIS adalah bentuk inklusi keuangan.
  • Inklusi keuangan baru bisa tercapai jika uang kertas dan logam sudah tidak lagi dicetak oleh negara.
  • Tujuan inklusi keuangan adalah menghapus sekat sehingga masyarakat pelosok bisa menabung di lembaga resmi yang aman.
  • Inklusi keuangan berarti pemerintah membagi-bagikan uang tunai kepada masyarakat miskin setiap bulan.

Jawaban: Semakin banyak pedagang pasar tradisional yang memiliki rekening bank karena menggunakan QRIS adalah bentuk inklusi keuangan.; Tujuan inklusi keuangan adalah menghapus sekat sehingga masyarakat pelosok bisa menabung di lembaga resmi yang aman.

Pernyataan 1 dan 3 benar karena menyoroti perluasan akses dan partisipasi ke lembaga formal. Pernyataan 2 salah karena hilangnya uang kertas adalah dampak cashless society, bukan inti dari inklusi. Pernyataan 4 salah karena inklusi fokus pada ketersediaan 'akses', bukan bantuan dana cuma-cuma (itu bansos).

Inklusi keuangan adalah tentang meluasnya akses masyarakat ke dalam sistem formal, sedangkan digitalisasi/nontunai adalah alat untuk mencapainya.