Membongkar Rahasia Titik Pojok
Membangun Pagar Lapangan
Sebuah titik berada di dalam daerah penyelesaian jika titik tersebut memenuhi semua pertidaksamaan batas. Bayangkan pertidaksamaan linear sebagai deretan pagar yang membatasi sebuah lapangan bermain. Setiap pagar membagi area menjadi dua sisi: sisi yang boleh dimasuki dan sisi yang dilarang. Daerah aman tempat semua pagar dipatuhi bersamaan disebut daerah penyelesaian.
Bagaimana kita tahu apakah suatu posisi berada di dalam lapangan aman? Caranya adalah dengan menguji koordinat titik tersebut ke setiap pagar pertidaksamaan satu per satu. Jika melanggar satu pagar saja, titik itu langsung gugur dan berada di luar lapangan.
Simulasi di atas memperlihatkan bagaimana sebuah titik diuji terhadap pagar-pagar pembatas. Perhatikan bahwa saat kita menguji titik $(1, 2)$:
$x \ge 0 \implies 1 \ge 0$ (Terpenuhi)
$y \ge 0 \implies 2 \ge 0$ (Terpenuhi)
$3x + y \le 9 \implies 3(1) + 2 = 5 \le 9$ (Terpenuhi)
$x + 3y \le 11 \implies 1 + 3(2) = 7 \le 11$ (Terpenuhi)
Karena semua pagar aman, titik $(1, 2)$ terbukti berada di dalam daerah penyelesaian. Fakta ini membuktikan bahwa Opsi C benar.
Apakah titik (2, 1) berada di dalam daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan x >= 0, y >= 0, dan x + y <= 4?
- Ya, karena memenuhi 2 >= 0, 1 >= 0, dan 2 + 1 <= 4.
- Tidak, karena jumlah 2 + 1 = 3 tidak tepat sama dengan 4.
- Ya, karena jumlah 2 + 1 = 3 yang nilainya lebih besar dari 0.
- Tidak, karena nilai koordinat x harus selalu lebih besar dari y.
Jawaban: Ya, karena memenuhi 2 >= 0, 1 >= 0, dan 2 + 1 <= 4.
Titik (2, 1) berada di dalam daerah penyelesaian karena saat disubstitusikan, ketiga syarat terpenuhi: x = 2 >= 0, y = 1 >= 0, dan 2 + 1 = 3 <= 4. Pengecoh B keliru karena tanda pertidaksamaan adalah '<=' (tidak wajib sama dengan), C keliru karena mengabaikan syarat batas atas, dan D keliru karena membuat batasan sendiri yang tidak ada di soal.
Titik memenuhi daerah penyelesaian jika memenuhi seluruh batasan pertidaksamaan sekaligus.
Mencari Pagar yang Hilang
Koordinat titik potong yang memberikan nilai optimum dapat digunakan untuk mencari parameter garis batas yang belum diketahui. Jika kita ingin mencari skor tertinggi dari suatu fungsi tujuan, skor tersebut tidak berada sembarangan di tengah lapangan, melainkan selalu tercapai di salah satu titik pojok (sudut pertemuan antar-pagar).
Pada soal, kita tahu bahwa fungsi tujuan $f(x, y) = x + y$ memiliki nilai maksimum sebesar $5$. Garis skor $x + y = 5$ ini akan menyentuh batas lapangan terluar, yaitu pada perpotongan dengan garis pagar $3x + y = 9$. Kita dapat menemukan titik sudut ini secara bertahap menggunakan eliminasi:
Buat sistem persamaan dari kedua garis:
$$\begin{cases} 3x + y = 9 \\ x + y = 5 \end{cases}$$
Kurangkan persamaan pertama dengan persamaan kedua:
$$(3x + y) - (x + y) = 9 - 5 \implies 2x = 4 \implies x = 2$$
Substitusikan nilai $x = 2$ ke dalam $x + y = 5$:
$$2 + y = 5 \implies y = 3$$
Dari langkah di atas, kita mendapatkan sudut lapangan tempat nilai maksimum terjadi, yaitu koordinat $(2, 3)$. Hasil ini membuktikan secara langsung bahwa Opsi B benar.

Diagram di atas memperlihatkan garis $3x + y = 9$ dan garis fungsi tujuan $x + y = 5$ yang bertemu tepat di titik $(2, 3)$. Karena pagar pembatas kedua $x + 3y \le c$ juga harus mengunci sudut ini agar menjadi batas lapangan yang sah, titik $(2, 3)$ harus terletak pada garis $x + 3y = c$:
$$2 + 3(3) = c \implies 2 + 9 = c \implies c = 11$$
Diketahui suatu daerah memiliki batas 2x + y <= 6 dan x + 2y <= k pada x >= 0, y >= 0. Jika nilai maksimum fungsi tujuan x + y adalah 4 dan terjadi di titik potong kedua garis batas tersebut, berapakah nilai k?
- Mencari titik potong 2x + y = 6 dan x + y = 4 mendapat (2, 2), sehingga k = 2 + 2(2) = 6.
- Menggunakan titik potong sumbu y dengan x = 0 pada x + y = 4 sehingga diperoleh k = 4.
- Menggunakan titik sembarang (1, 1) ke dalam x + 2y = k sehingga didapatkan k = 3.
- Menjumlahkan seluruh koefisien x dan y pada fungsi tujuan sehingga diperoleh k = 5.
Jawaban: Mencari titik potong 2x + y = 6 dan x + y = 4 mendapat (2, 2), sehingga k = 2 + 2(2) = 6.
Titik optimum terjadi di perpotongan garis pembatas 2x + y = 6 dan garis nilai tujuan x + y = 4. Dengan mengeliminasi kedua persamaan: (2x + y) - (x + y) = 6 - 4 => x = 2, sehingga y = 2. Titik sudutnya adalah (2, 2). Karena batas x + 2y = k harus melalui titik pojok ini, maka k = 2 + 2(2) = 6. Pengecoh B salah karena titik optimum bukan di sumbu, C salah karena memakai titik acak di dalam daerah, dan D hanya menebak koefisien.
Mencari nilai konstanta pembatas menggunakan titik potong fungsi tujuan dengan garis batas lain.
Mengecek Semua Sudut Lapangan
Nilai optimum fungsi linear selalu terjadi di titik pojok, dan semua titik pojok harus dievaluasi untuk memastikannya. Metode ini dikenal sebagai Metode Titik Pojok. Prinsip dasarnya sederhana: daripada menguji jutaan titik di dalam lapangan bermain, kita cukup mengumpulkan semua koordinat sudut lapangan dan menghitung skor fungsinya satu per satu.
Daerah penyelesaian pada soal dibatasi oleh $x \ge 0$, $y \ge 0$, garis $3x + y = 9$, dan garis $x + 3y = 11$. Daerah ini memiliki empat titik pojok:
Sudut asal di perpotongan sumbu: $(0, 0)$
Sudut potong garis $3x + y = 9$ dengan sumbu-$x$: $(3, 0)$
Sudut perpotongan kedua garis batas: $(2, 3)$
Sudut potong garis $x + 3y = 11$ dengan sumbu-$y$: $\left(0, \frac{11}{3}\right)$

Sekarang, kita uji fungsi tujuan baru $g(x, y) = 3x + y$ pada keempat titik sudut tersebut secara runtut:
Pada $(0, 0) \implies g(0, 0) = 3(0) + 0 = 0$
Pada $(3, 0) \implies g(3, 0) = 3(3) + 0 = 9$
Pada $(2, 3) \implies g(2, 3) = 3(2) + 3 = 9$
Pada $\left(0, \frac{11}{3}\right) \implies g\left(0, \frac{11}{3}\right) = 3(0) + \frac{11}{3} \approx 3{,}67$
Dari perbandingan keempat hasil di atas, skor tertinggi yang muncul adalah $9$ (tercapai di sepanjang ruas antara titik $(3, 0)$ dan $(2, 3)$). Evaluasi lengkap ini membuktikan bahwa Opsi D benar.
Terdapat daerah penyelesaian segi empat dengan titik pojok A, B, C, dan D. Manakah pernyataan yang benar mengenai cara mencari nilai maksimum fungsi tujuan di daerah tersebut?
- Nilai fungsi harus dihitung pada titik A, B, C, dan D untuk membandingkannya.
- Titik pojok yang berada paling kanan atas selalu memberikan nilai maksimum.
- Kita cukup menguji titik perpotongan antar dua garis tanpa perlu menguji titik potong pada sumbu.
Jawaban: Nilai fungsi harus dihitung pada titik A, B, C, dan D untuk membandingkannya.
Pernyataan 1 benar karena metode titik pojok mewajibkan kita menghitung dan membandingkan nilai di semua titik ekstrem (A, B, C, D) untuk menemukan yang tertinggi. Pernyataan 2 salah karena titik paling kanan atas belum tentu bernilai terbesar jika bobot atau koefisien fungsi tujuan lebih menitikberatkan sumbu lain. Pernyataan 3 salah karena titik potong sumbu koordinat juga merupakan titik pojok yang sah dan bisa menjadi lokasi nilai optimum.
Nilai optimum harus dicari dengan membandingkan evaluasi fungsi tujuan di seluruh titik pojok daerah penyelesaian.