Jebakan Serapan: Kenapa Harus 'Massal'?

Jebakan Klasik: Huruf Ganda

Pernah merasa bingung saat menulis kata serapan dari bahasa asing? Bahasa Inggris sering banget pakai huruf konsonan ganda, misalnya effect, communication, atau accommodation. Nah, saat masuk ke bahasa Indonesia, kata-kata ini sering jadi "ranjau" di soal SNBT. Kenapa? Karena mata kita sudah terbiasa melihat versi bahasa Inggrisnya!

Aturan default (bawaan) di PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) untuk urusan ini sebenarnya simpel: sederhanakan huruf gandanya jadi satu huruf saja.

Jadi, effect disunat jadi efek, communication jadi komunikasi, dan accommodation jadi akomodasi. Gampang, kan?

ilustrasi

Tapi tunggu dulu, ada satu rahasia penting. Aturan penyederhanaan ini punya pengecualian wajib! Kalau dengan membuang satu huruf ganda itu malah bikin maknanya tertukar dengan kata lain yang sudah ada di bahasa Indonesia, maka huruf ganda tersebut HARUS dipertahankan.

Intinya: Sunat jadi satu huruf, KECUALI kalau nanti maknanya jadi ambigu.

Mengapa ada pengecualian dalam aturan penulisan huruf konsonan ganda pada kata serapan di bahasa Indonesia?

  • A. Aturan dasarnya menyederhanakan huruf ganda, namun ada pengecualian jika menyebabkan perubahan makna kata.
  • B. Bahasa Indonesia selalu mempertahankan bentuk asli kata asing agar tidak hilang identitasnya.
  • C. PUEBI mewajibkan seluruh kata serapan memiliki konsonan ganda seperti bahasa aslinya.
  • D. Menyederhanakan huruf ganda hanya berlaku untuk kata sifat, bukan kata benda.

Jawaban: A. Aturan dasarnya menyederhanakan huruf ganda, namun ada pengecualian jika menyebabkan perubahan makna kata.

Prinsip dasar PUEBI untuk serapan konsonan ganda adalah menyederhanakannya menjadi satu huruf (efek, komunikasi), KECUALI jika hal itu menyebabkan maknanya ambigu atau tertukar dengan kata lain yang sudah ada.

Konsonan ganda pada kata serapan disederhanakan menjadi tunggal kecuali jika mengubah makna.

Masa vs Massa

Sekarang kita bedah kasus spesifik di soal yang baru kamu kerjakan. Di kalimat (7) ada kata "masal". Sepintas kelihatan benar karena mengikuti aturan penyederhanaan huruf ganda yang baru saja kita bahas. Tapi, mari kita telusuri asal-usulnya.

Kata "masal/massal" itu sebenarnya turunan dari mana, sih? Ini dia kuncinya! Dalam bahasa Indonesia, kita punya dua kata yang bunyinya mirip tapi maknanya beda jauh:

  1. Masa: Berarti waktu atau periode (contoh: masa depan, masa remaja, masa lalu).

  2. Massa: Berarti sekumpulan orang banyak (kerumunan), atau besaran materi fisik (dari bahasa Inggris mass atau Belanda massa).

ilustrasi

Coba perhatikan konteks kalimat di soal: "Pembersihan masal dilakukan untuk mengembalikan keseimbangan hayati..."

Pembersihan di sini pasti melibatkan banyak orang dan dilakukan dalam skala yang sangat besar, kan? Berarti akar katanya adalah massa (orang banyak/jumlah besar), BUKAN masa (waktu).

Karena akar katanya massa, maka semua turunannya wajib mempertahankan huruf 'ss' ganda tersebut agar maknanya tidak berantakan. Makanya, penulisan yang benar adalah massal, BUKAN masal. Itulah kenapa kalimat (7) di soal tadi memuat kata yang tidak baku!

Berdasarkan perbedaan makna 'masa' dan 'massa', manakah kalimat di bawah ini yang penulisannya SUDAH TEPAT?

  • A. Masa pubertas merupakan massa yang paling sulit bagi sebagian remaja.
  • B. Aksi demonstrasi itu diikuti oleh masa dari berbagai aliansi mahasiswa.
  • C. Produksi kendaraan listrik akan dilakukan secara massal tahun depan.
  • D. Pemerintah merencanakan pembersihan masal di seluruh sungai di Jakarta.

Jawaban: C. Produksi kendaraan listrik akan dilakukan secara massal tahun depan.

Kata 'massal' (dengan 'ss') berarti melibatkan banyak orang/jumlah besar. Opsi C sudah tepat penulisannya. Opsi A dan B terbalik penggunaannya, dan opsi D salah ejaan (harusnya massal).

Penggunaan kata massa/massal berkaitan dengan jumlah besar/orang banyak, sedangkan masa berkaitan dengan waktu.

Cheat Sheet Langganan SNBT

Buat kamu yang suka cara praktis, mari kita bikin pola! Mengingat semua kata di kamus tentu mustahil, tapi kita bisa pakai trik 3 detik buat nge-hack soal PBM tentang kata serapan.

Trik 3 Detik: Saat baca soal dan ketemu kata serapan dengan huruf ganda, langsung eliminasi (sunat) huruf gandanya di kepala. Kalau kata hasil sunatan itu maknanya nggak nabrak kata lain di bahasa Indonesia, berarti yang baku pasti yang hurufnya tunggal.

ilustrasi

Buat pegangan cepat saat ujian, ingat pola ini: Curigai kata berhuruf ganda sebagai 'tidak baku', KECUALI kata turunan 'massa'.

Hanya massa dan massal yang mendapat "tiket VIP" boleh pakai huruf ganda 'ss' untuk menyelamatkan maknanya dari kata masa (waktu).

Berdasarkan 'cheat sheet' kata serapan, pilihlah kalimat yang menggunakan kata baku yang BENAR! (Pilih lebih dari satu)

  • Kommunikasi antar warga harus ditingkatkan.
  • Obat tersebut sangat efektif meredakan nyeri.
  • Terjadi kecelakaan massal di jalan tol pagi ini.
  • Guru adalah professi yang sangat mulia.

Jawaban: Obat tersebut sangat efektif meredakan nyeri.; Terjadi kecelakaan massal di jalan tol pagi ini.

Sesuai 'cheat sheet', kata serapan yang benar adalah yang disederhanakan huruf gandanya (komunikasi, efektif), namun kata 'massa' (dan massal) wajib menggunakan 'ss' ganda.

Mayoritas kata serapan di Indonesia menggunakan konsonan tunggal, kecuali 'massa'/'massal' yang mempertahankan ganda 'ss'.