Bongkar Hibridisasi & Kepolaran dari Nol
Langkah 1: Menggali Elektron Valensi
Sebelum menentukan bentuk molekul atau orbital hibrida, langkah paling mendasar adalah mengetahui berapa banyak elektron yang siap dipakai berikatan. Elektron inilah yang kita sebut elektron valensi (elektron di kulit terluar).
Di lembar ujian, kita sering melihat notasi seperti ${}{7}^{14}Q$ dan ${}{9}^{19}Z$. Angka mana yang sebenarnya kita butuhkan?

Menghitung Elektron Valensi $Q$ dan $Z$
Mari kita bedah kedua unsur menggunakan kulit atom Bohr yang paling ramah pemula:
Unsur $Q$ (${}_{7}^{14}Q$):
Nomor atom = $7$ (ada $7$ elektron).
Pengisian kulit: Kulit ke-1 terisi $2$, kulit ke-2 terisi $5$ (ditulis $2, 5$).
Elektron terluar (elektron valensi) = $5$.
Unsur $Z$ (${}_{9}^{19}Z$):
Nomor atom = $9$ (ada $9$ elektron).
Pengisian kulit: Kulit ke-1 terisi $2$, kulit ke-2 terisi $7$ (ditulis $2, 7$).
Elektron terluar (elektron valensi) = $7$.
Untuk mencapai kestabilan (kaidah oktet / $8$ elektron):
Atom $Z$ memiliki $7$ elektron valensi, sehingga cuma butuh $1$ elektron tambahan.
Karena $Q$ punya $5$ elektron valensi dan butuh $3$ elektron tambahan, $Q$ akan mengikat $3$ atom $Z$ agar masing-masing atom $Z$ cukup meminjam $1$ elektron dari $Q$. Senyawa yang terbentuk adalah $QZ_3$.
Diberikan notasi sebuah unsur ${}_{15}^{31}P$. Berapakah jumlah elektron valensi dari atom pusat tersebut dan bagaimana cara mengetahuinya?
- 31 elektron, karena konfigurasi elektron dibuat dari jumlah massa atomnya.
- 5 elektron, karena konfigurasi elektron dari nomor atom 15 adalah 2, 8, 5.
- 8 elektron, karena semua unsur non-logam otomatis berkonfigurasi oktet.
- 16 elektron, karena selisih nomor massa dan nomor atom menentukan valensi.
Jawaban: 5 elektron, karena konfigurasi elektron dari nomor atom 15 adalah 2, 8, 5.
Elektron valensi ditentukan dari nomor atom (angka bawah pada notasi unsur), bukan nomor massa.
Langkah 2: Menghitung PEI dan PEB
Ketika atom $Q$ bertindak sebagai atom pusat dan mengikat tiga atom $Z$, tidak semua elektron valensi $Q$ terpakai untuk berikatan. Elektron yang tersisa akan berkumpul menjadi Pasangan Elektron Bebas (PEB).
Mengapa kita harus peduli pada sisa elektron ini? Karena elektron bebas memiliki medan tolak-menolak yang sangat aktif dan menentukan bentuk ruang molekul!

Rumus Praktis Menghitung PEB
Bila setiap atom pengikat adalah atom monovalen (hanya butuh $1$ elektron untuk oktet, seperti halogen $F, Cl, Br, I$ atau hidrogen $H$):
Mari kita masukkan data molekul $QZ_3$:
Elektron Valensi $Q$ = $5$
$\text{PEI}$ (mengikat $3$ atom $Z$) = $3$
Dari perhitungan ini, kita mendapatkan kode struktur VSEPR:
Artinya: $1$ atom pusat ($A$), mengikat $3$ atom pengikat ($X_3$), dan menyimpan $1$ pasang elektron bebas ($E$).
Unsur fosfor (${}_{15}P$) memiliki 5 elektron valensi dan mengikat 3 atom klorin (${}_{17}Cl$) yang masing-masing butuh 1 elektron. Berapakah jumlah PEI, PEB, dan tipe molekul VSEPR pada senyawa PCl3 tersebut?
- PEI = 3 dan PEB = 0, dengan rumus molekul AX3
- PEI = 3 dan PEB = 2, dengan rumus molekul AX3E2
- PEI = 3 dan PEB = 1, dengan rumus molekul AX3E
- PEI = 5 dan PEB = 1, dengan rumus molekul AX5E
Jawaban: PEI = 3 dan PEB = 1, dengan rumus molekul AX3E
PEB dihitung dari sisa elektron valensi atom pusat dibagi 2 setelah dipakai untuk berikatan (PEI).
Langkah 3: Hibridisasi & Jebakan Domain
Inilah titik di mana banyak siswa sering terkecoh: "Karena atom $Q$ mengikat $3$ atom $Z$, bukankah ada $3$ ikatan, sehingga hibridisasinya langsung $sp^2$?"
Jawabannya: Bukan! Hibridisasi orbital tidak hanya menghitung berapa banyak atom yang diikat, melainkan seluruh ruang (domain elektron) yang ditempati di sekeliling atom pusat.
Menghitung Kamar Orbital untuk $QZ_3$
Pada molekul $QZ_3$:
Ada $3$ ikatan ($\text{PEI} = 3$)
Ada $1$ pasang elektron bebas ($\text{PEB} = 1$)
Total Domain = $3 + 1 = 4$ domain
Karena ada $4$ domain, atom pusat $Q$ wajib menyiapkan $4$ kamar orbital hibrida yang setara energinya:
Ambil $1$ orbital dari subkulit $s$
Ambil $3$ orbital dari subkulit $p$
Gabungkan keduanya menjadi $4$ orbital hibrida $\mathbf{sp^3}$ ($1 + 3 = 4$).
Seandainya molekul tersebut memiliki $3$ ikatan tanpa ada elektron bebas sama sekali ($\text{PEI} = 3, \text{PEB} = 0$, seperti pada $BF_3$), barulah total domainnya $3$, dan hibridisasinya menjadi $sp^2$.
Molekul air (H2O) memiliki 2 Pasangan Elektron Ikatan (PEI = 2) dan 2 Pasangan Elektron Bebas (PEB = 2) pada atom pusatnya. Manakah tipe hibridisasi orbital atom pusat oksigen yang benar?
- sp, karena hanya ada 2 jenis unsur yang terlibat dalam molekul.
- sp2, karena atom oksigen hanya mengikat 2 atom hidrogen.
- sp3d, karena terdapat elektron bebas yang menambah tingkat energi orbital.
- sp3, karena total domain elektronnya adalah 4 (2 PEI + 2 PEB).
Jawaban: sp3, karena total domain elektronnya adalah 4 (2 PEI + 2 PEB).
Hibridisasi ditentukan oleh total domain elektron (PEI + PEB), di mana domain 4 membutuhkan 4 orbital hibrida sp3.