Trik Menjawab Makna Tersurat

Jebakan Awalan Kata

Membedakan awalan 'in-' dan 'eks-' adalah langkah mutlak agar tidak tertukar saat mendefinisikan istilah teknis di soal ujian.

Banyak istilah serapan yang akarnya berasal dari bahasa Latin:

Dengan memegang prinsip awalan ini, kita bisa langsung mengelompokkan opsi:

Jurus Scanning Teks Ujian

Informasi tersurat tidak mengharuskan kita membaca teks penuh, melainkan cukup memindai kata kunci soal selayaknya mesin pencari.

Saat membaca soal bacaan yang panjang, jangan mulai dari kalimat pertama lalu membaca baris demi baris secara pasif. Anggap kata kunci pada pertanyaan sebagai sebuah kata kunci pencarian (search query). Pada soal ini, kata kunci yang kita masukkan ke mesin pencari pikiran kita adalah "motivasi ekstrinsik".

Begitu dipindai, kata kunci tersebut langsung ditemukan pada kalimat (8) dan dijabarkan pada kalimat (9):

"Secara psikologis, hal ini menjelaskan perbedaan antara motivasi intrinsik dan ekstrinsik (8). Motivasi intrinsik adalah dorongan internal karena kepuasan dari aktivitasnya, sedangkan motivasi ekstrinsik bergantung pada insentif eksternal seperti imbalan atau pengakuan (9)."

Kalimat (1) sampai (7) yang memuat rincian studi resolusi tahun baru dapat kita lewati sepenuhnya karena tidak memuat definisi istilah yang ditanyakan. Kita menghemat banyak waktu untuk langsung fokus pada kalimat (9).

Sebuah soal ujian meminta definisi 'resolusi tahun baru' dari teks bacaan yang panjang. Berdasarkan teknik scanning, tentukan apakah tindakan berikut Benar atau Salah!

  • Membaca teks dari kalimat pertama secara perlahan agar paham konteks keseluruhan. — Salah
  • Mencari di mana tepatnya frasa 'resolusi tahun baru' muncul dan hanya membaca seksama di kalimat tersebut. — Benar

Teknik scanning berfokus langsung memindai letak kata kunci tanpa membuang waktu membaca teks dari awal secara perlahan. Setelah kata kunci ditemukan, barulah kita membaca kalimat tersebut secara saksama.

Fokus pencarian hanya pada kalimat yang mengandung kata kunci soal.

Mengenali Parafrasa di Opsi

Jawaban yang benar untuk soal tersurat sering kali adalah hasil parafrasa, bukan salinan kata per kata dari kalimat teks.

Ujian literasi bahasa menguji pemahaman makna, bukan sekadar mencocokkan huruf. Pembuat soal biasanya mengganti kata-kata di teks dengan padanan kata (sinonim) yang maknanya setara di lembar pilihan ganda.

Diagram perbandingan antara kutipan kalimat 9 pada teks asli dan kalimat pada Opsi C yang dihubungkan dengan panah parafrasa.

Visual di atas memperlihatkan bagaimana kalimat (9) diparafrasakan menjadi Opsi C:

Makna kalimatnya tidak berubah sedikit pun. Sebaliknya, waspadai jebakan kata serupa seperti pada Opsi E (kekuatan determinasi dan disiplin). Kata "determinasi" memang tertulis di kalimat (2) teks bacaan, namun kata itu membicarakan anggapan umum tentang kesuksesan, bukan mendefinisikan motivasi ekstrinsik.

Perhatikan teks berikut: 'Ikan cupang membutuhkan air bersih dan oksigen cukup agar siripnya mekar. Air keruh menyebabkan infeksi jamur.' Menurut teks tersebut, apa penyebab infeksi jamur pada ikan cupang?

  • Kondisi air yang tidak jernih.
  • Sirip yang tidak mekar dengan sempurna.
  • Kebutuhan air bersih dan pasokan oksigen.
  • Pola pemberian pakan yang kurang teratur.

Jawaban: Kondisi air yang tidak jernih.

Opsi A benar karena 'kondisi air yang tidak jernih' merupakan parafrasa langsung dari 'air keruh' yang di dalam teks dinyatakan sebagai penyebab infeksi jamur. Opsi B salah karena sirip tidak mekar adalah akibat lain, opsi C salah karena mengutip teks yang tidak menjawab penyebab infeksi, dan opsi D salah karena tidak disebutkan di teks.

Membedakan kutipan teks tidak relevan dengan parafrasa jawaban yang tepat.