Barisan Aritmetika: Trik Logika Melewati Aljabar

Menerjemahkan Clue Pertama

Informasi jumlah dua suku dapat disederhanakan menjadi satu persamaan linear yang mengikat nilai suku pertama dan beda (b).

Mencari nilai $a$ (suku pertama) dan $b$ pada soal ini ibarat membuka gembok koper: persamaan jumlah memberi petunjuk awal susunan angkanya, sedangkan persamaan perkalian nanti adalah kode final untuk memastikan angkanya cocok.

Mari kita terjemahkan kalimat "Jumlah suku ke-$4$ dan suku ke-$6$ adalah $28$" ke dalam bahasa matematika:

  1. Gunakan rumus suku ke-$n$:$U_n = a + (n-1)b$Suku ke-$4$ adalah $U_4 = a + 3b$Suku ke-$6$ adalah $U_6 = a + 5b$

  2. Gabungkan kedua suku:$(a + 3b) + (a + 5b) = 28$$2a + 8b = 28$

  3. Sederhanakan persamaan (bagi kedua ruas dengan $2$):$a + 4b = 14$

Kondisi Kedua: Clue Perkalian

Hasil kali dua suku berurutan memberikan batasan kombinasi angka yang mungkin, terutama jika ada syarat bilangan bulat.

Petunjuk kedua pada gembok koper kita menyatakan bahwa hasil kali suku ke-$2$ dan suku ke-$3$ adalah $40$, atau: $U_2 \cdot U_3 = 40$

Perhatikan hubungan posisi kedua suku ini:

Kedua suku tersebut posisinya bersebelahan pada sebuah barisan aritmetika. Artinya, selisih antara suku ke-$3$ dan suku ke-$2$ tidak lain adalah nilai beda (b) itu sendiri ($U_3 - U_2 = b$).

Trik Logis Tanpa Kuadrat

Alih-alih memfaktorkan persamaan aljabar panjang, pasangan faktor perkalian dapat diuji kecocokannya dengan persamaan awal.

Perkalian dua suku menghasilkan nilai $40$. Bilangan bulat positif yang menghasilkan $40$ jika dikalikan hanyalah pasangan-pasangan faktor berikut:

Pasangan mana yang membuka gembok koper kita? Ingat kembali petunjuk awal yang kita temukan: $a + 4b = 14$. Kita bisa menguji tiap pasangan dengan sangat cepat:

Perhatikan simulasi di atas. Saat kita memilih pasangan $5$ dan $8$:

  1. $U_2 = 5$ dan $U_3 = 8$.

  2. Beda (b) adalah selisih keduanya: $b = 8 - 5 = 3$.

  3. Suku pertama didapat dari $U_2 = a + b \implies 5 = a + 3 \implies a = 2$.

  4. Uji ke petunjuk awal: $a + 4b = 2 + 4(3) = 2 + 12 = 14$. Hasilnya cocok sempurna!

Dua suku berurutan $U_1$ dan $U_2$ pada suatu barisan aritmetika memiliki hasil kali $24$. Diketahui bahwa beda barisan ($b$) adalah bilangan bulat positif dan $U_1 + U_2 = 10$. Berapakah nilai beda ($b$) dari barisan tersebut?

  • 1
  • 2
  • 3
  • 5

Jawaban: 2

Faktor bulat positif dari 24 yang jumlahnya 10 adalah 4 dan 6. Karena beda (b) positif, barisan bertambah besar sehingga U_1 = 4 dan U_2 = 6. Nilai beda barisan adalah selisih kedua suku tersebut: b = U_2 - U_1 = 6 - 4 = 2 (Opsi B benar). Pengecoh A (1) mengabaikan nilai suku dan asal memilih faktor terkecil, opsi C (3) berasal dari selisih pasangan faktor 3 dan 8 (padahal 3 + 8 = 11, bukan 10), dan opsi D (5) merupakan hasil pengurangan salah dari data soal.

Memanfaatkan faktor perkalian untuk mencari nilai beda (b) dari suku berurutan.