Gerund vs Infinitive: Logika dan Struktur
Misteri Akhiran -ing
Pernah kepikiran nggak, kenapa kata berakhiran -ing kadang diterjemahin "sedang melakukan", tapi kadang malah nggak ada nuansa "sedang"-nya sama sekali? Ini karena kata berakhiran -ing di bahasa Inggris itu ibarat agen rahasia yang bisa menyamar jadi dua hal yang beda banget.
Mari kita bongkar posisi mereka dalam struktur kalimat (SPOK).
Bandingkan dua kalimat ini:
He is reading a book. (Dia sedang membaca buku)
He enjoys reading. (Dia menikmati kegiatan membaca)
Pada kalimat pertama, is reading menduduki kursi Predikat (Verb). Di sinilah -ing berfungsi sebagai kata kerja yang menunjukkan aktivitas yang sedang berlangsung (Continuous).
Tapi lihat kalimat kedua. Predikat aslinya adalah enjoys (menikmati). Apa yang dia nikmati? Jawabannya adalah reading (membaca). Di sini, reading jatuh di posisi Objek.
Karena posisi objek mengharuskan adanya kata benda, maka kata kerja dasar read (membaca) "dipaksa" berubah wujud pakai topeng -ing menjadi reading agar sah menjadi kata benda (kegiatan membaca). Bentuk kata kerja yang berubah fungsi menjadi kata benda inilah yang kita sebut sebagai Gerund.
Dalam kalimat 'She loves dancing', apa fungsi gramatikal dari kata 'dancing'?
- A. 'Dancing' bertindak sebagai predikat utama (verb).
- B. 'Dancing' adalah kata keterangan (adverb).
- C. 'Dancing' bertindak sebagai objek kalimat (noun/gerund).
- D. Kalimat tersebut kehilangan predikat.
Jawaban: C. 'Dancing' bertindak sebagai objek kalimat (noun/gerund).
Dalam kalimat 'She loves dancing', kata kerja utamanya (predikat) adalah 'loves'. 'Dancing' adalah apa yang dia cintai, sehingga berfungsi sebagai objek (kata benda/gerund).
Gerund adalah kata kerja berakhiran -ing yang menduduki posisi tata bahasa sebagai kata benda (misalnya subjek atau objek kalimat).
Filosofi Waktu: Realitas vs Potensi
Sekarang kamu tahu bahwa Gerund (-ing) adalah kata benda. Tapi tunggu, bahasa Inggris juga punya bentuk lain yaitu To-Infinitive (to + verb, seperti to read). Keduanya bisa jadi kata benda dan mengisi posisi Objek. Lalu, kenapa bahasa Inggris repot-repot membedakan keduanya?
Di sinilah kita masuk ke filosofi waktu dalam bahasa Inggris, yang sering disebut prinsip realitas vs potensi.
Secara filosofis, bahasa Inggris membagi tindakan ke dalam dua nuansa:
Gerund (-ing) merepresentasikan Fakta atau Realitas. Kata berakhiran -ing membawa rasa sesuatu yang sudah nyata, sedang dialami, pernah dialami, atau sebuah fakta umum.
To-Infinitive (to + verb) merepresentasikan Potensi atau Masa Depan. Kata depan to melambangkan arah/tujuan. Jadi, nuansanya adalah niat, harapan, atau sesuatu yang belum terjadi.
Logika filosofis inilah yang menjadi kunci utama buat nentuin kata kerja (verb) mana yang harus dipasangkan dengan Gerund dan mana yang harus dipasangkan dengan To-Infinitive.
Tentukan apakah kata kerja berikut secara filosofis menuntut realitas (Gerund) atau potensi/harapan (Infinitive)!
- Want (ingin) — Potensi
- Finish (menyelesaikan) — Realitas
- Promise (berjanji) — Potensi
- Admit (mengakui) — Realitas
'Want' (ingin) dan 'promise' (berjanji) adalah tentang niat masa depan (Potensi -> Infinitive). 'Finish' (selesai) dan 'admit' (mengakui) adalah tentang tindakan yang sudah/sedang terjadi (Realitas -> Gerund).
Gerund mencerminkan tindakan nyata/masa lalu, sedangkan Infinitive mencerminkan niat/potensi masa depan.
Membedah Kasus: Kenapa 'Enjoy'?
Mari kita bawa filosofi realitas vs potensi tadi untuk menjawab soal utama kita: “He enjoys ___ comics in his free time.” Kenapa kita harus memilih reading (gerund) dan bukan to read (infinitive)?

Pikirkan baik-baik makna kata enjoy (menikmati). Apakah "menikmati" adalah tentang niat di masa depan (potensi) yang belum terjadi? Atau tentang merasakan suatu realitas?
Secara logika bahasa manusia, kamu tidak bisa menikmati tindakan yang belum ada. Menikmati (enjoying) menuntut tindakan itu sudah ada sebagai sebuah realitas atau sedang kamu alami secara nyata. Kamu nggak bisa menikmati makan es krim kalau es krimnya belum kamu makan, kan?
Karena kata enjoy sangat erat kaitannya dengan suatu realitas dan pengalaman nyata, maka secara tata bahasa, Objek dari enjoy HARUS memakai wujud realitas juga. Itulah sebabnya enjoy pasti berpasangan dengan Gerund (reading).
Berdasarkan logika realitas vs potensi, bentuk apa yang tepat untuk melengkapi: 'He avoids ___ junk food.'?
- A. eating
- B. to eat
- C. eat
- D. eats
Jawaban: A. eating
Kita hanya menghindari (avoid) sesuatu yang kita anggap sebagai realitas (atau kemungkinan nyata yang sudah terbayang wujudnya), bukan sekadar niat. Makanya 'avoid' selalu diikuti Gerund.
'Avoid' (menghindari) berhubungan dengan menghindari suatu bahaya/tindakan yang nyata (realitas), sehingga dipasangkan dengan Gerund.