Trik Visual Membaca Grafik Pertidaksamaan

Trik 1: Blok Perempatan Kuadran

Daerah arsiran bisa langsung mengeliminasi banyak opsi salah hanya dengan melihat posisinya terhadap sumbu $X$ dan $Y$.

Diagram kuadran koordinat Kartesius yang menunjukkan daerah Kuadran IV di sebelah kanan sumbu Y dan di bawah sumbu X.

Sumbu $X$ dan $Y$ pada bidang koordinat bekerja persis seperti perempatan jalan besar yang membagi wilayah kota menjadi 4 blok besar yang disebut Kuadran (Kuadran I sampai IV).

Pada gambar soal, seluruh daerah arsiran berada di pojok kanan bawah, yaitu Kuadran IV. Artinya, syarat wajib untuk daerah ini adalah:

$$x \ge 0 \quad \text{dan} \quad y \le 0$$

Hanya dengan membaca perempatan ini, kamu bisa langsung mencoret banyak opsi:

Sebuah daerah arsiran terletak sepenuhnya di sebelah kiri sumbu Y dan di sebelah atas sumbu X. Batasan sumbu yang tepat untuk daerah arsiran tersebut adalah ...

  • x ≥ 0 dan y ≥ 0
  • x ≤ 0 dan y ≥ 0
  • x ≤ 0 dan y ≤ 0
  • x ≥ 0 dan y ≤ 0

Jawaban: x ≤ 0 dan y ≥ 0

Daerah di sebelah kiri sumbu Y memiliki absis negatif sehingga x ≤ 0. Daerah di sebelah atas sumbu X memiliki ordinat positif sehingga y ≥ 0 (Kuadran II). Pilihan A mewakili Kuadran I, Pilihan C mewakili Kuadran III, dan Pilihan D mewakili Kuadran IV.

Menentukan batasan nilai x dan y dari daerah arsiran pada kuadran tertentu.

Trik 2: Pagar Kawat vs Tembok Bata

Bentuk garis batas pada grafik memberi tahu kita tanda apa yang harus dipakai: ada garis bawah di tanda pertidaksamaan atau tidak.

Dua jenis pembatas lahan berdampingan, satu pagar kawat berduri renggang mewakili batas putus-putus dan satu dinding tembok bata solid mewakili batas tegas.

Dalam sistem pertidaksamaan linear, garis batas wilayah digambar dengan dua gaya berbeda yang memiliki arti matematis tegas:

Ciri fisik garis ini menjadi alasan lain kenapa Opsi C salah (menggunakan $\le$ pada garis $x - y = 3$) dan Opsi E salah (terbalik, memberi tanda $\ge$ pada garis putus-putus dan $<$ pada garis tegas).

Dalam sebuah grafik program linear, ditemukan sebuah batas daerah berupa garis putus-putus. Tentukan kebenaran dari pernyataan-pernyataan berikut:

  • Pertidaksamaan untuk garis batas tersebut harus menggunakan tanda ≤ atau ≥. — Salah
  • Titik-titik yang posisinya persis berada di atas garis putus-putus tersebut bukan merupakan penyelesaian. — Benar

Garis putus-putus menunjukkan ketidaksamaan murni (< atau >), sehingga pernyataan pertama salah karena ≤ atau ≥ dipakai untuk garis tegas. Pernyataan kedua benar karena titik yang tepat berada di atas garis putus-putus tidak termasuk dalam himpunan penyelesaian.

Menghubungkan jenis penggambaran garis dengan tanda pertidaksamaan yang tepat.

Trik 3: Senjata Titik Uji

Untuk menentukan apakah tandanya lebih besar atau lebih kecil, masukkan satu titik yang berada di daerah arsiran ke dalam persamaan garis.

Menebak arah arsiran hanya dari kesan visual "atas/bawah" atau "kiri/kanan" sangat rawan keliru, terutama saat menghadapi garis miring bergradien negatif atau koefisien variabel negatif.

Cara yang paling aman dan terbukti adalah teknik Titik Uji:

  1. Pilih satu titik koordinat sembarang yang jelas-jelas berada di dalam daerah arsiran, misalnya titik $(2, 0)$ pada gambar soal. Titik ini aman karena terletak di sumbu $X$ positif di dalam wilayah arsiran segitiga.

  2. Masukkan koordinat titik tersebut ke masing-masing garis batas untuk melihat hubungannya dengan angka konstanta.

Melalui uji titik ini, kita juga mengetahui kenapa Opsi B salah: tandanya terbalik menjadi $x - y > 3$ dan $x + y \le 1$.

Ketika ketiga pemeriksaan digabungkan:

Semua kriteria ini secara utuh dan tepat hanya dipenuhi oleh Opsi D.

Diberikan persamaan garis 2x - 3y = 6. Diketahui titik (1, -2) berada jelas di dalam daerah arsiran dan batasnya berupa garis utuh. Berdasarkan titik tersebut, pertidaksamaan yang mewakili daerah arsiran adalah ...

  • 2x - 3y ≥ 6
  • 2x - 3y ≤ 6
  • 2x - 3y > 6
  • 2x - 3y < 6

Jawaban: 2x - 3y ≥ 6

Masukkan titik (1, -2) ke dalam ekspresi 2x - 3y: 2(1) - 3(-2) = 2 + 6 = 8. Karena 8 lebih besar dari 6 dan garisnya utuh (tegas), tanda yang tepat adalah ≥ sehingga menjadi 2x - 3y ≥ 6. Opsi B salah hitung operasi negatif, sedangkan Opsi C dan D keliru karena tidak memuat tanda sama dengan untuk garis utuh.

Menentukan tanda ketaksamaan dari sebuah garis berdasarkan hasil perhitungan sebuah titik uji di daerah penyelesaian.