Misteri Sisi Miring: Pythagoras & Trik TIU

Pagar Tanah vs Luas Lahan

ilustrasi

Membayangkan rumus matematika kadang bikin pusing. Biar gampang, bayangkan sebuah tanah kosong berbentuk segitiga siku-siku.

Keliling ($x$) itu ibarat pagar yang membatasi pinggiran tanah tersebut. Kalau kamu mau jalan-jalan mengelilingi batas terluar tanah ini, jarak total yang kamu tempuh adalah kelilingnya. Makanya, untuk menghitung keliling, kita wajib tahu panjang dari ketiga sisinya (alas, tinggi, dan sisi miring).

Luas ($y$) itu ibarat rumput yang menutupi seluruh permukaan tanah. Luas nggak peduli seberapa panjang pagar miringnya, dia cuma butuh seberapa lebar tanahnya (alas) dan seberapa tinggi tegak lurusnya (tinggi). Pada segitiga siku-siku, luasnya gampang banget dihitung: cukup setengah dari hasil kali alas dan tinggi.

Masalahnya di soal ini, kita baru tahu dua sisi: alas ($5$) dan tinggi tegak ($12$). Untuk pasang "pagar" yang menutupi seluruh area, kita harus cari tahu dulu berapa panjang sisi miringnya!

Kapan Ditambah, Kapan Dikurang?

Sering banget kita ragu pas pakai Teorema Pythagoras: "Ini rumusnya ditambah atau dikurang, ya?"

Kunci utamanya ada pada posisi sisi miring (hipotenusa). Sisi miring adalah "bos" di segitiga siku-siku. Ciri-cirinya: letaknya selalu tepat di seberang sudut 90 derajat dan dia selalu jadi sisi yang paling panjang.

Karena dia yang paling panjang, logikanya nilainya adalah hasil GABUNGAN dari dua sisi yang lebih pendek. Makanya, kalau yang ditanya adalah sisi miring, rumusnya PASTI ditambah: $c^2 = a^2 + b^2$

Sebaliknya, kalau yang ditanya adalah salah satu sisi yang pendek (alas atau tinggi), berarti kita harus memotong nilai si "bos". Rumusnya dikurang (sisi miring kuadrat dikurangi kuadrat sisi pendek lainnya).

Di soal kita, sisi tegaknya $5$ dan $12$. Karena kita mencari pagar miringnya, kita menghitungnya dengan cara ditambah: $c = \sqrt{5^2 + 12^2}$.

Sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi tegak berukuran 8 cm dan sisi miring 17 cm. Operasi apa yang tepat untuk mencari panjang sisi alasnya menggunakan Pythagoras?

  • A. Ditambahkan, karena mencari sisi selain sisi miring.
  • B. Dikurangkan, yaitu 17 kuadrat dikurangi 8 kuadrat.
  • C. Ditambahkan, yaitu 17 kuadrat ditambah 8 kuadrat.
  • D. Dikurangkan, yaitu 8 kuadrat dikurangi 17 kuadrat.

Jawaban: B. Dikurangkan, yaitu 17 kuadrat dikurangi 8 kuadrat.

Karena yang dicari adalah alas (bukan sisi terpanjang), maka kita harus mengurangkan kuadrat sisi miring (17) dengan kuadrat sisi tegak yang diketahui (8).

Untuk mencari sisi tegak (bukan sisi miring), kita mengurangi kuadrat sisi miring dengan kuadrat sisi tegak lainnya.

Trik TIU: Pola Angka Ajaib

Ngitung akar dari $5^2 + 12^2$ ($25 + 144 = 169$) di tengah tekanan waktu ujian TIU itu nguras detik-detik berharga. Di sinilah Tripel Pythagoras jadi senjata rahasiamu!

Tripel Pythagoras adalah kombinasi tiga bilangan bulat yang udah pasti pas banget dengan rumus Pythagoras. Kalau kamu sering latihan soal TPA atau TIU, kamu akan sadar kalau pembuat soal sangat jarang ngasih angka sembarangan. Mereka punya "angka favorit".

Dua keluarga Tripel Pythagoras yang wajib hafal di luar kepala:

  1. Pasukan $(3, 4, 5)$ beserta kelipatannya (seperti $6, 8, 10$).

  2. Pasukan $(5, 12, 13)$.

Menguasai pola angka ajaib ini bukan cuma soal bisa jawab, tapi soal bisa jawab dalam 3 detik. Waktu sisanya bisa dipakai buat ngerjain soal figural yang lebih ribet!

ilustrasi

Kamu melihat segitiga siku-siku. Sisi tegaknya 6 dan 8. Tanpa menghitung Pythagoras manual, berapakah panjang sisi miringnya?

  • A. 10
  • B. 12
  • C. 14
  • D. 16

Jawaban: A. 10

6 dan 8 adalah kelipatan dua dari tripel dasar 3 dan 4. Maka sisi miringnya pasti kelipatan dua dari 5, yaitu 10.

Keluarga tripel Pythagoras (3, 4, 5) bisa dikalikan dua menjadi (6, 8, 10).