Logika Silogisme: Jebakan Kata 'Sebagian'

Jebakan Kucing Oranye

Pernahkah kamu menebak sesuatu yang terdengar masuk akal, tapi ternyata salah total secara logika? Di soal-soal silogisme, ada satu jebakan yang paling sering bikin peserta terjebak: menyambungkan dua kata "sebagian/beberapa" seolah-olah mereka pasti berhubungan.

Coba kita pakai analogi sehari-hari yang gampang dibayangin.

ilustrasi

Bayangkan dua kalimat ini:

  1. Sebagian kucing berwarna oranye.

  2. Beberapa hewan oranye adalah harimau.

Apakah dari dua kalimat di atas kita bisa menyimpulkan bahwa "sebagian kucing adalah harimau"? Tentu saja tidak!

Kucing dan harimau memang sama-sama ada yang berwarna oranye (kelompok ketiga), tapi mereka adalah dua kelompok hewan yang terpisah dan tidak saling tumpang tindih sama sekali.

Inilah jebakan yang membuat banyak orang salah menebak di soal tadi. Saat kamu melihat "pembawa penghapus" dan "berkacamata", insting alamimu mungkin ingin langsung menyambungkannya dengan "peserta ujian". Padahal, di dunia logika, yang tidak 100% pasti itu tidak boleh disimpulkan.

Sebagian orang Indonesia menyukai makanan pedas. Beberapa orang yang menyukai makanan pedas suka makan sayur. Kesimpulan yang tepat adalah...

  • A. Sebagian penyuka pedas adalah pemakan sayur.
  • B. Tidak ada kesimpulan yang pasti.
  • C. Semua pemakan sayur menyukai makanan pedas.
  • D. Semua orang Indonesia makan sayur.

Jawaban: B. Tidak ada kesimpulan yang pasti.

Hanya karena orang Indonesia dan pemakan sayur sama-sama ada yang menyukai makanan pedas, bukan berarti mereka saling berhubungan. Tidak ada kepastian dari dua premis 'sebagian'.

Dua kelompok yang beririsan dengan kelompok ketiga belum tentu beririsan satu sama lain.

Menggambar 'Semua' vs 'Sebagian'

Untuk menjawab soal logika tanpa pusing dan menghindari "jebakan kucing oranye" tadi, ada satu trik ampuh: ubah kalimat menjadi lingkaran. Kita menyebutnya Diagram Venn.

Dengan mengubah kata menjadi visual, kita bisa melihat dengan jelas kelompok mana yang saling bersentuhan dan mana yang saling membungkus.

Ada dua aturan dasar yang harus kamu ingat:

  1. 'Sebagian' berarti saling senggol. Kalau kalimatnya bilang "Sebagian A adalah B", gambarlah dua lingkaran yang saling berpotongan. Ada area di tengah (irisan) yang menjadi tempat pertemuan mereka.

  2. 'Semua' berarti masuk sepenuhnya. Kalau kalimatnya bilang "Semua B adalah C", gambarlah lingkaran B berukuran kecil, dan masukkan sepenuhnya ke dalam lingkaran C yang lebih besar. Ini berarti, tidak ada satupun anggota B yang bisa kabur atau berada di luar batas lingkaran C.

Menggabungkan Kepastian

Sekarang, mari kita pakai aturan lingkaran tadi untuk membedah dua premis pertama dari soal yang kamu kerjakan. Kita akan melihat bagaimana kesimpulan yang pasti itu terbentuk.

Apa yang terjadi kalau kita gabungkan keduanya?

Coba kamu perhatikan! Karena ada area bersenggolan antara A dan B (Peserta & Pensil 2B), maka saat seluruh lingkaran B dibungkus oleh C (Penghapus), area senggolan tadi PASTI ikut terbawa masuk ke dalam lingkaran C.

Suka tidak suka, bagian dari Peserta Ujian (A) yang nempel di B, sekarang ikut terkurung di dalam area Penghapus (C).

Inilah yang menghasilkan kepastian! Kesimpulan sementara kita yang 100% mutlak benar adalah: Ada bagian dari Peserta Ujian yang sekarang berada di dalam area Penghapus.

Atau dengan kata lain: Sebagian peserta ujian membawa penghapus.

Diketahui:\n- Sebagian murid rajin suka membaca.\n- Semua yang suka membaca akan lulus ujian.\nKesimpulan yang paling tepat adalah...

  • A. Semua murid rajin akan lulus ujian.
  • B. Sebagian yang lulus ujian bukan murid rajin.
  • C. Sebagian murid rajin lulus ujian.
  • D. Tidak ada kesimpulan yang pasti.

Jawaban: C. Sebagian murid rajin lulus ujian.

Karena area irisan 'murid rajin' dan 'suka membaca' ikut terbawa saat seluruh 'suka membaca' dimasukkan ke dalam 'lulus ujian', maka pasti sebagian murid rajin ada yang lulus ujian.

Jika sebagian A adalah B, dan semua B adalah C, maka sebagian A pasti adalah C.