Sistem Rank Masyarakat: Bawaan vs Usaha
Sistem Rank di Dunia Nyata
Bayangkan kamu sedang bermain sebuah game RPG fantasy atau masuk ke dalam sebuah kerajaan fiksi. Di sana, pasti ada yang namanya rank atau tingkatan.
Raja atau sultan duduk santai di puncak kekuasaan, di bawahnya ada para bangsawan kaya dan ksatria elit, lalu mungkin ada pedagang, dan di lapisan paling bawah ada petani atau rakyat jelata. Setiap tingkatan (level) ini punya privilese, kekuasaan, dan akses sumber daya yang beda-beda. Sang raja punya segalanya, sementara rakyat jelata sering kali cuma punya alat tani dan hidup seadanya.

Nah, dalam ilmu sosiologi, pembagian anggota masyarakat ke dalam tingkatan atau kelas yang berlapis-lapis dari atas ke bawah ini disebut dengan Stratifikasi Sosial. Mirip seperti tumpukan kue lapis, ada kelompok yang berada di lapisan atas, tengah, dan bawah.
Pertanyaan serunya adalah: dalam sebuah masyarakat, apakah seorang rakyat jelata di lapisan bawah bisa berjuang "naik rank" ke lapisan atas? Jawabannya sangat tergantung pada aturan "server" dari masyarakat tersebut!
Bisa Naik Level vs Mentok Selamanya
Kalau kita ngomongin stratifikasi sosial, ibarat game, masyarakat itu pada dasarnya punya dua jenis sistem atau "server": Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup.
Sistem Terbuka itu mirip dengan dunia modern atau game yang membebaskan pemainnya grinding. Kamu mungkin memulai hidup dari "Level 1" (keluarga kurang mampu), tapi kalau kamu belajar keras, giat bekerja, dan mengumpulkan kekayaan, kamu bisa naik rank jadi direktur atau pengusaha sukses. Di sistem ini, pintu mobilitas terbuka lebar: usaha menentukan hasil.
Sebaliknya, Sistem Tertutup itu sangat kaku, contohnya sistem kasta tradisional pada zaman feodal. Di sini, pintu untuk pindah rank benar-benar digembok mati. Kalau kamu lahir sebagai anak petani biasa, sampai kiamat pun kamu dan keturunanmu akan berstatus sebagai petani biasa.

Jawabannya adalah nggak. Di sistem tertutup, uang atau kekayaan bukanlah tiket masuk kelas atas. Walaupun si petani mendadak punya emas segunung, para bangsawan tetap tidak akan mengakuinya sebagai sosok yang sejajar karena "darah"-nya berbeda. Dalam sistem tertutup, kerja keras atau harta benda tidak berlaku untuk menembus batas kelas.
Bayangkan seorang petani di sebuah kerajaan dengan sistem stratifikasi tertutup (kaku) tiba-tiba menemukan harta karun dan mendadak jauh lebih kaya dari raja. Apa yang terjadi pada status sosial petani tersebut?
- A. Otomatis naik kasta karena kekayaan adalah penentu segalanya.
- B. Diakui sebagai bangsawan baru oleh masyarakat sekitar.
- C. Status sosial aslinya tidak berubah, ia hanya menjadi rakyat biasa yang kaya.
- D. Dihukum karena rakyat biasa tidak boleh mencari kekayaan.
Jawaban: C. Status sosial aslinya tidak berubah, ia hanya menjadi rakyat biasa yang kaya.
Di sistem tertutup, status sosial dikunci oleh faktor kelahiran (kasta/keturunan). Sebanyak apa pun harta yang dikumpulkan lewat usaha, masyarakat sistem ini tidak akan menaikkan status/kasta orang tersebut.
Dalam sistem stratifikasi tertutup, kekayaan materi yang didapat dari usaha tidak bisa mengubah status bawaan lahir (kasta).
Membongkar Jargon: 'Askripsi'
Waktu berhadapan dengan soal-soal Sosiologi, kadang kita kejegal dan ragu milih jawaban cuma gara-gara ada istilah ilmiah yang asing dan bikin keder. Salah satu contohnya adalah kata askripsi (ascribed status).
Padahal, maknanya simpel banget! Askripsi hanyalah istilah keren Sosiologi untuk "status bawaan lahir".
Ini adalah kedudukan sosial yang nempel ke kamu secara otomatis sejak kamu brojol ke dunia. Kamu nggak pernah memintanya, nggak pernah merencanakannya, dan yang paling penting: nggak perlu usaha atau prestasi apa-apa untuk mendapatkannya.
Contoh status askripsi:
Terlahir berdarah biru (anak raja/bangsawan)
Lahir di kasta Brahmana atau Ksatria
Ras, suku bangsa, dan jenis kelamin
Karena dalam sistem stratifikasi tertutup orang tidak diizinkan pindah kelas lewat usahanya sendiri, maka satu-satunya penentu rank seseorang seumur hidupnya di sistem tersebut ya murni karena faktor bawaan lahir alias askripsi ini.
Manakah dari hal berikut ini yang merupakan contoh dari faktor 'Askripsi' (Ascribed Status)? (Pilih semua yang benar)
- Gelar Raden Mas karena lahir dari keluarga keraton Yogyakarta.
- Menjadi manajer perusahaan setelah 10 tahun bekerja keras.
- Berjenis kelamin perempuan.
- Meraih medali emas di Olimpiade Matematika.
Jawaban: Gelar Raden Mas karena lahir dari keluarga keraton Yogyakarta.; Berjenis kelamin perempuan.
Status askripsi (ascribed status) adalah kedudukan yang didapat otomatis sejak lahir tanpa usaha, seperti jenis kelamin atau kebangsawanan.