Simetri Barisan & Keajaiban Suku Tengah

Bukan Sekadar Angka Acak

Halo! Sebelum kita membedah soal tadi, kita perlu meluruskan satu hal penting.

Kamu mungkin berpikir kalau barisan aritmetika itu seperti sekumpulan nilai acak (misalnya $70, 85, 60$) yang kalau dihitung punya nilai rata-rata tertentu. Kalau kita menggunakan pola pikir statistik dasar ini, pengerjaan soal tadi pasti terasa sangat rumit!

Padahal, barisan aritmetika sama sekali bukan angka acak. Bayangkan sebuah anak tangga.

Sebuah barisan baru bisa disebut barisan aritmetika kalau jarak (beda) antar angkanya selalu konstan atau sama persis. Kalau anak tangga pertama tingginya $2$, lalu naik ke $4$, maka jarak pijakannya adalah $+2$. Pijakan berikutnya wajib naik $+2$ lagi menjadi $6, 8$, dan seterusnya. Gak boleh tiba-tiba jarak pijakannya jadi $+5$ atau $-1$.

Sekarang, coba uji pemahaman barumu!

Berdasarkan prinsip 'anak tangga' barisan aritmetika, manakah dari kumpulan angka berikut yang benar-benar sebuah barisan aritmetika?

  • A. $1, 3, 6, 10$ (Lompatannya makin besar)
  • B. $5, 5, 5, 5$ (Lompatannya konstan $0$)
  • C. $2, 4, 8, 16$ (Lompatannya dikali $2$)
  • D. $10, 8, 5, 1$ (Lompatannya makin kecil)

Jawaban: B. $5, 5, 5, 5$ (Lompatannya konstan $0$)

Barisan aritmetika HANYA mensyaratkan jarak/bedanya selalu sama persis. $5, 5, 5, 5$ memiliki beda konstan yaitu $+0$ di setiap pijakan, jadi ini barisan aritmetika yang sah.

Barisan aritmetika ditandai oleh selisih (beda) antar suku yang selalu konstan.

Eksperimen Menyisipkan Rata-rata

Di soal, ada kalimat "disisipkan rata-rata kedua suku tersebut". Apa sih efeknya ke barisan anak tangga kita?

Mari kita lakukan eksperimen sederhana dengan 3 anak tangga kita tadi: $2, 4, 6$. Jarak aslinya adalah $+2$.

Sekarang, kita sisipkan nilai rata-rata persis di antara angka-angka tersebut:

Barisan kita yang baru menjadi: $2, 3, 4, 5, 6$.

Perhatikan apa yang terjadi! Barisan ini tetap berupa barisan aritmetika, tapi sekarang lompatannya menjadi cuma $+1$.

Uji lagi intuisimu di kasus berbeda:

Jika dua suku berurutan pada barisan aritmetika memiliki selisih $10$, berapakah selisih barisan yang baru jika kita menyisipkan tepat satu angka (rata-rata) di tengah-tengah setiap suku?

  • A. $10$
  • B. $5$
  • C. $20$
  • D. $2.5$

Jawaban: B. $5$

Menyisipkan satu angka persis di tengah (rata-rata) akan membelah jarak awalnya menjadi dua bagian sama panjang. Jadi $10 \div 2 = 5$.

Menyisipkan rata-rata membagi dua beda/selisih antar suku barisan aritmetika.

Dari 3 Angka Menjadi 7 Angka

Sekarang kita bawa analogi eksperimen barusan ke soal aslinya. Soal bilang kita punya $7$ bilangan. Lalu di setiap dua suku berurutan disisipkan rata-ratanya.

Berapa banyak angka yang sebenarnya kita masukkan?

Bayangkan $7$ angka itu sebagai $7$ buah kotak yang berjejer. Sisipan ini hanya bisa masuk ke "celah" yang ada di antara kotak-kotak tersebut.

Kalau ada $7$ kotak utama, celah di antara mereka cuma ada $6$ (coba perhatikan jari tanganmu: ada $5$ jari, tapi celahnya cuma $4$, kan?).

Artinya, kita menyisipkan tepat $6$ angka baru. Total angka di barisan yang baru sekarang adalah: $7 \text{ (angka asli)} + 6 \text{ (angka sisipan)} = 13 \text{ angka total}$

Barisan baru kita sekarang adalah sebuah barisan aritmetika utuh yang panjangnya $13$ suku!

Sebuah barisan aritmetika memiliki $10$ suku. Jika kita menyisipkan tepat satu rata-rata di antara setiap dua suku yang berurutan, berapa total suku pada barisan yang baru?

  • A. $20$ suku
  • B. $19$ suku
  • C. $18$ suku
  • D. $15$ suku

Jawaban: B. $19$ suku

Total suku asli adalah $10$, sehingga ada $9$ 'celah' di antaranya. Jumlah sisipan = $9$. Total suku baru = $10 + 9 = 19$ suku.

Banyaknya sisipan di antara $N$ suku berurutan selalu $N-1$.