Menemukan Pronoun di Tengah Kalimat Kompleks

Kalimat Panjang itu Cuma "Pakai Aksesoris"

ilustrasi

Waktu ketemu kalimat bahasa Inggris yang panjang banget di soal tes, wajar kalau kamu langsung merasa "duh, ini grammar-nya pasti ribet". Rasanya bingung bagian mana yang salah karena semuanya kelihatan kompleks.

Tapi, tahukah kamu? Sepanjang apa pun sebuah kalimat, ia sebenarnya cuma punya satu inti yang sangat sederhana: ada satu 'Tokoh Utama' (Subjek) dan ada 'Aksi' (Kata Kerja)-nya.

Dalam bahasa Inggris, kalimat dasar "The firm experienced growth" (Perusahaan itu mengalami pertumbuhan) adalah si 'Budi berkaos'.

Nah, kalimat di soalSTAN tadi adalah 'Budi berjaket tebal'. Kalimat aslinya dipasangi keterangan suasana (kondisi ekonomi) di depan, dan keterangan alasan (inovasi produk) di belakang. Aksesoris ini sengaja dipasang pembuat soal untuk mengecoh mata kamu!

Jurus Membedah Kalimat

Biar nggak gampang terkecoh oleh kalimat panjang, kamu harus punya skill membedah kalimat. Tujuannya satu: menyingkirkan aksesorisnya supaya kita bisa melihat si Tokoh Utama dengan jelas.

Aturan emasnya: Frasa yang diawali dengan preposisi atau konjungsi (seperti Despite, because of, in, due to) biasanya cuma keterangan tambahan, BUKAN Subjek Inti.

Jauh lebih pendek dan enak dibaca, kan? Sekarang kita sudah menemukan Tokoh Utamanya: the technology firm (perusahaan teknologi).

Di halaman berikutnya, kita akan lihat aturan main untuk si Tokoh Utama ini.

Mana yang merupakan 'Tokoh Utama' (Subjek Inti) dari kalimat berikut: "Because of the recent financial crisis, the bank declared bankruptcy due to unexpected losses."?

  • A. the recent financial crisis
  • B. many analysts
  • C. the bank
  • D. unexpected losses

Jawaban: C. the bank

'Because of the recent financial crisis' dan 'due to unexpected losses' adalah keterangan tambahan (aksesoris). Tokoh Utamanya adalah 'the bank'.

Frasa tambahan (seperti preposisi) di awal atau akhir kalimat bukanlah Subjek Inti dan bisa diabaikan saat mencari Tokoh Utama.

Mencocokkan Si Tokoh Utama & Barangnya

Setelah nemu Tokoh Utama, sekarang kita masuk ke inti grammar-nya. Di bahasa Inggris, kalau si Tokoh Utama ini punya suatu barang, kata ganti kepemilikannya (possessive pronoun) harus konsisten mengekor pada jumlah si Tokoh Utama.

Mari kita lihat Subjek kita: the technology firm (perusahaan teknologi). Apakah ada tambahan huruf '-s' di akhir kata firm? Tidak. Artinya, perusahaannya cuma ada SATU (Tunggal / Singular).

Meskipun sebuah perusahaan (company/firm) berisi banyak karyawan, dalam tata bahasa standar, perusahaan dianggap sebagai satu kesatuan tunggal. Jadi, harta, pendapatan, atau produk milik perusahaan itu disebut sebagai its, bukan their.

Isi titik-titik berikut dengan tepat: "The new restaurant is famous for _____ spicy fried chicken."

  • A. their
  • B. its
  • C. his
  • D. our

Jawaban: B. its

'The new restaurant' adalah subjek tunggal (cuma 1 restoran). Jadi, kata ganti kepemilikannya harus 'its'. 'Their' dipakai kalau subjeknya jamak (restaurants).

Perusahaan (company/firm) tanpa akhiran '-s' adalah kata benda tunggal (singular), sehingga kata ganti kepemilikannya adalah 'its'.