Imbuhan pe-an: Bedain Proses vs Tempat
Jebakan Tema vs Fungsi
Pernah nggak kamu lagi ngerjain soal Bahasa Indonesia, terus ngerasa jawaban A dan B itu "mirip banget" karena ngomongin hal yang sama? Waktu milih opsi E (pelelangan) buat disamain dengan "pemilihan", kemungkinan besar kamu terjebak di tema semantik.
"Pemilihan" dan "pelelangan" memang sama-sama identik dengan suatu acara, kegiatan bisnis, keramaian, atau aktivitas perdagangan. Tapi dalam soal Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU) tentang imbuhan, kita tidak sedang mencari kata dengan tema yang sama.
Yang kita cari adalah fungsi tata bahasanya. Fakta dasarnya: imbuhan gabung pe-an (seperti pe-…-an, pem-…-an, peng-…-an) memang bertugas mengubah kata kerja atau kata sifat menjadi kata benda (nomina).
Tapi, "benda" itu luas. Ada benda yang bentuknya proses/tindakan, ada juga benda yang bentuknya lokasi/tempat. Walaupun temanya mirip, fungsi pembentukannya bisa beda jauh! Di halaman selanjutnya, kita akan lihat gimana cara gampang bedainnya lewat kejadian sehari-hari.
Belajar dari Pencurian di Parkiran
Biar kebayang bedanya "benda proses" dan "benda tempat", coba bayangin kalimat berita ini:
"Pencurian motor marak terjadi di area parkiran."
Kalau kita bedah pakai logika lugas sehari-hari:
Pencurian adalah sebuah tindakan atau proses mengambil barang orang lain. Kita nggak bisa nyentuh "pencurian", karena dia adalah peristiwa yang terjadi.
Parkiran adalah sebuah lokasi fisik tempat kamu naruh motor.
Sekarang bawa logika ini ke soal tadi: Kata "pemilihan" masuk ke kategori mana? Ya, proses. Sedangkan "pelelangan" (tempat pedagang ikan bawa hasil tangkapan)? Itu masuk ke kategori lokasi.
Jika kamu melihat papan bertuliskan 'Pemberhentian Bus', kata 'pemberhentian' di situ berfungsi sebagai...
- A. Tempat berhentinya bus
- B. Proses memberhentikan bus
- C. Alat untuk menghentikan bus
- D. Orang yang memberhentikan bus
Jawaban: A. Tempat berhentinya bus
'Pemberhentian' dalam konteks angkutan umum merujuk pada 'tempat perhentian' (lokasi/halte), bukan prosesnya.
Membedakan fungsi pe-an sebagai 'proses' vs 'tempat' dari contoh sehari-hari.
Tes "Proses Me-" vs "Tempat Me-"
Kalau intuisi kadang masih suka ketukar, kita butuh alat tes yang pasti. Caranya adalah dengan teknik substitusi (mengganti frasa).
Mari kita tes kata di soal: "Bentuk pe-an pada kata pemilihan..."
Kata dasar: pilih -> memilih
Tes: "Bentuk pe-an pada proses memilih..." -> Terdengar masuk akal! Berarti pemilihan = proses.
Gimana dengan opsi E: "membawa hasil tangkapannya ke pelelangan."
Kata dasar: lelang -> melelang
Tes 1: "membawa hasil tangkapannya ke proses melelang." -> Aneh! (Masa bawa ikan ke sebuah proses?)
Tes 2: "membawa hasil tangkapannya ke tempat melelang." -> Cocok dan masuk akal! Berarti pelelangan = tempat.
Manakah dari kata berimbuhan pe-an berikut yang akan lolos uji 'proses me-'?
- A. Pemakaman (Keluarga berjalan melewati pemakaman)
- B. Pengiriman (Pengiriman barang terlambat)
- C. Penginapan (Kami mencari penginapan)
- D. Pedesaan (Udara pedesaan sangat sejuk)
Jawaban: B. Pengiriman (Pengiriman barang terlambat)
'Pengiriman barang' = 'proses mengirim barang' (masuk akal). 'Pemakaman', 'penginapan', 'pedesaan' merujuk pada tempat/lokasi.
Kata pe-an bermakna proses jika bisa diganti dengan 'proses + [me- + kata dasar]'.