Barisan Aritmatika: Dari Pola ke Persamaan

Mengenal Suku dan Beda

Barisan aritmatika selalu punya nilai awal ($a$) dan penambahan yang konstan ($b$) di setiap langkahnya.

Bayangkan kamu sedang menaiki anak tangga. Pijakan paling pertama adalah titik berangkatmu, yang kita sebut sebagai suku pertama ($u_1 = a$). Setiap kali kamu melangkah naik satu anak tangga ke atas, ketinggianmu bertambah dengan ukuran langkah yang selalu sama, yaitu beda ($b$).

Ketika kamu melangkah dari pijakan pertama ($u_1 = a$) ke anak tangga kedua ($u_2$), kamu naik sebanyak satu langkah sehingga tingginya menjadi $a + b$. Saat melangkah ke anak tangga ketiga ($u_3$), kamu melangkah dua kali dari posisi awal sehingga tingginya menjadi $a + 2b$.

Pola ini berlaku untuk anak tangga mana pun. Untuk mencapai suku ke-$n$ ($u_n$), kita selalu mulai dari nilai awal $a$ lalu melangkah sebanyak $(n - 1)$ kali beda. Inilah asal dari rumus suku ke-$n$:

$$u_n = a + (n - 1)b$$

Sebagai contoh ilustrasi, jika kita punya barisan $2, 5, 8, \dots$, pijakan awalnya adalah $a = 2$ dan ukuran langkahnya adalah $b = 3$. Untuk mencari suku ke-$4$, kita cukup melangkah $3$ kali dari titik awal: $u_4 = 2 + 3(3) = 11$.

Ada barisan aritmatika dengan suku pertama a = 4 dan beda b = 5. Bagaimana bentuk dan nilai dari suku ke-3 (u_3)?

  • 4 + 2(5) = 14
  • 4 + 3(5) = 19
  • 3 + 4(5) = 23
  • 4 + 5(3) = 19

Jawaban: 4 + 2(5) = 14

Suku ke-3 (u_3) dihitung dengan memulai dari suku awal a = 4 lalu melangkah sebanyak (3 - 1) = 2 kali dengan ukuran langkah 5, sehingga u_3 = 4 + 2(5) = 14. Opsi B salah karena melangkah 3 kali (rumus a + nb). Opsi C salah karena menukar nilai suku awal dengan nomor suku. Opsi D salah karena menukar beda dengan banyaknya langkah.

Suku ke-n dari barisan aritmatika adalah a ditambah (n-1) beda.

Menerjemahkan Soal ke Aljabar

Informasi $u_n$ dalam soal harus diubah menjadi bentuk $a$ dan $b$ agar bisa dihitung.

Di dalam soal, kita dihadapkan pada dua perkalian suku dari sebuah barisan aritmatika:

  1. $u_1 \times u_2 = 10$

  2. $u_1 \times u_3 = 16$

Jika kita melihat bentuk $u_1$, $u_2$, dan $u_3$ secara terpisah, kita sulit melihat bagaimana suku-suku ini saling terhubung. Di sinilah analogi anak tangga membantu: kita ubah setiap suku menjadi pijakan awal ($a$) dan langkahnya ($b$).

Berdasarkan rumus suku ke-$n$:

Sekarang, kita gantikan simbol-simbol suku pada soal dengan bentuk $a$ dan $b$:

Trik Eliminasi Persamaan Sulit

Dua persamaan non-linear dapat diuraikan dan dikurangkan untuk menemukan hubungan variabelnya.

Persamaan $a(a + b) = 10$ dan $a(a + 2b) = 16$ memuat perkalian antarvariabel, sehingga terlihat rumit jika langsung diselesaikan. Agar polanya terlihat jelas, kita kalikan suku di luar kurung ke setiap suku di dalam kurung (ekspansi).

Pada persamaan pertama:

$$a(a + b) = 10 \implies a^2 + ab = 10 \quad \text{...(i)}$$

Pada persamaan kedua:

$$a(a + 2b) = 16 \implies a^2 + 2ab = 16 \quad \text{...(ii)}$$

Perhatikan bahwa kedua persamaan tersebut sama-sama memuat suku $a^2$. Kita bisa menghilangkan $a^2$ dengan cara mengurangkan persamaan $\text{(ii)}$ dengan persamaan $\text{(i)}$:

$$\begin{aligned} (a^2 + 2ab) - (a^2 + ab) &= 16 - 10 \\ ab &= 6 \end{aligned}$$

Dengan trik pengurangan ini, bentuk kuadrat $a^2$ hilang dan kita mendapatkan satu informasi yang jauh lebih sederhana: nilai perkalian $a \times b$ adalah $6$.

Diberikan persamaan x^2 + 3xy = 15 dan x^2 + xy = 5. Apa hasil dari pengurangan persamaan pertama dengan persamaan kedua?

  • xy = 10
  • 2xy = 10
  • 4xy = 20
  • x^2 + 2xy = 10

Jawaban: 2xy = 10

Saat mengurangkan (x^2 + 3xy) - (x^2 + xy), komponen x^2 saling meniadakan (x^2 - x^2 = 0), suku 3xy - xy menyisakan 2xy, dan ruas kanan menjadi 15 - 5 = 10. Opsi A salah karena salah mengurangi koefisien (3 - 1 = 2, bukan 1). Opsi C salah karena kedua persamaan dijumlahkan, bukan dikurangkan. Opsi D salah karena lupa mengurangkan suku x^2.

Mengurangkan bentuk aljabar sejenis menghilangkan komponen yang sama.