Arthropoda: Membedah Hewan Beruas dari Nol
Kenalan Dulu: Siapa Saja Mereka?
Seringkali, saat mendengar istilah "Arthropoda", kita merasa asing dan membayangkan bentuk makhluk mirip alien yang rumit. Padahal, sehari-hari kamu hidup berdampingan dengan mereka!
Semut yang merayap di dinding kamarmu, laba-laba yang membuat jaring di sudut atap, nyamuk yang mengganggumu saat tidur, hingga udang dan kepiting lezat yang sering kamu makan—mereka semua adalah saudara sepupu dalam keluarga besar Arthropoda.
Meski sekilas wujud mereka sangat berbeda-beda (ada yang bisa terbang, ada yang berenang, ada yang menjaring mangsa), mereka semua berbagi sebuah 'cetak biru' desain tubuh yang sama persis. Sama seperti semua mobil, entah itu mobil balap atau mobil bak terbuka, pasti sama-sama punya setir dan empat roda.
Arti Nama: Rahasia Si 'Kaki Berbuku'
Kalau semut dan udang punya "cetak biru" yang sama, cetak biru seperti apa itu? Rahasianya ada pada namanya.
Kata Arthropoda berasal dari bahasa Yunani Kuno: Arthro berarti sendi atau ruas, dan Podos berarti kaki. Jadi, mereka adalah kelompok hewan yang kakinya bersendi-sendi atau berbuku-buku. Coba perhatikan kaki robot: agar bisa bergerak ditekuk-tekuk padahal bahannya keras, kakinya harus dibagi jadi beberapa bagian yang disambung dengan engsel. Begitulah cara kaki Arthropoda bekerja!

Tidak cuma kakinya, tubuh mereka pun terbagi menjadi ruas-ruas atau segmen yang saling menyambung. Coba perhatikan lagi semut: kamu pasti bisa melihat lekukan jelas yang memisahkan bagian kepala, dada, dan perutnya. Tubuh mereka dirakit dari potongan-potongan segmen, bukan satu kesatuan polos tanpa pembatas seperti tubuh cacing tanah.
Inilah kenapa anggapan bahwa tubuh Arthropoda menyatu "tanpa adanya pembagian segmen" adalah miskonsepsi yang sangat keliru.
Berdasarkan konsep desain tubuh Arthropoda, tentukan apakah pernyataan berikut ini Fakta atau Opini!
- Tubuh Arthropoda terbagi menjadi bagian-bagian (segmen) seperti kepala, dada, dan perut. — Fakta
- Tubuh laba-laba adalah satu kesatuan utuh polos tanpa segmen. — Opini
- Kaki udang memiliki sendi-sendi (ruas) agar bisa ditekuk. — Fakta
Arthropoda punya tubuh dan kaki yang dirakit dari segmen-segmen (beruas-ruas). Laba-laba termasuk Arthropoda (Arachnida), dan tubuh cacing memang polos tanpa segmen yang mengeras seperti Arthropoda.
Tubuh dan kaki Arthropoda tersusun dari segmen-segmen atau ruas, bukan kesatuan yang polos.
Baju Besi vs Pintu Ganda
Arthropoda punya kaki beruas-ruas karena tubuh mereka terbungkus cangkang pelindung keras. Tapi tunggu, bukankah kerang juga punya cangkang keras? Jangan sampai tertukar!
Kerang termasuk kelompok hewan bertubuh lunak (Mollusca), spesifiknya kelas Bivalvia (Bi = dua, Valve = belahan cangkang). Mereka membuat cangkang keras dari kalsium karbonat yang bentuknya seperti dua pintu pelindung. Saat bahaya datang, kerang menyembunyikan tubuh lunaknya ke balik dua belahan pintu itu.
Sebaliknya, perlindungan Arthropoda itu seperti baju besi ksatria. Mereka punya Eksoskeleton (rangka di luar tubuh) berupa kutikula kaku yang terbuat dari bahan fleksibel tapi kuat bernama kitin. Kutikula ini tidak berbentuk dua belahan yang bisa dibuka-tutup. Kutikula ini "dicetak" pas menempel mengikuti bentuk tubuh mereka, membungkus seluruh inci dari antena, badan, sampai ke ujung kaki.
Mengapa analogi 'baju besi ksatria' lebih tepat untuk menggambarkan cangkang pelindung Arthropoda dibanding analogi 'pintu ganda' (seperti kerang)?
- A. Karena eksoskeleton Arthropoda terbuat dari kalsium karbonat, sama seperti kerang.
- B. Karena kutikula Arthropoda juga bisa dibuka tutup menjadi dua bagian jika merasa terancam.
- C. Karena eksoskeleton Arthropoda (kutikula) dicetak membungkus seluruh bentuk tubuh, bukan berbentuk dua belahan tempat bersembunyi.
- D. Karena Arthropoda sebenarnya memiliki tubuh bagian dalam yang juga keras.
Jawaban: C. Karena eksoskeleton Arthropoda (kutikula) dicetak membungkus seluruh bentuk tubuh, bukan berbentuk dua belahan tempat bersembunyi.
Kerang (Bivalvia) berlindung di balik dua keping cangkang, sedangkan Arthropoda menggunakan eksoskeleton (kutikula kitin) yang melekat dan membungkus seluruh segmen dan kakinya layaknya baju pelindung utuh.
Arthropoda dilindungi kutikula (eksoskeleton) yang membungkus seluruh tubuh, bukan dua belahan cangkang.