Ekspedisi Bawah Laut: Membedah Nama Ilmiah Hewan

"Alamat Rumah" di Dasar Laut

Pernah bingung kenapa nama hewan di biologi panjang dan susah diingat? Wajar banget! Kamu menebak acak karena nama-nama itu terasa seperti bahasa alien. Nah, supaya nggak sekadar hafal mati, mari kita ubah cara belajarnya pakai analogi alamat rumah.

Hewan di bumi ini sangat banyak, jadi ilmuwan harus mengelompokkan mereka. Kelompok paling besar disebut Kingdom (Kerajaan), salah satunya adalah kelompok hewan tanpa tulang belakang (Invertebrata). Di bawah itu, ada tingkatan yang lebih spesifik. Di soal tadi, kamu bertemu dengan dua tingkatan penting: Filum dan Kelas.

ilustrasi

Dengan tahu nama "komplek" dan "tipe rumah" ini, kamu bakal tahu siapa hewannya tanpa harus menghafal semuanya. Mari kita berkunjung ke salah satu komplek paling unik di dasar laut!

Komplek "Kulit Berduri" (Echinodermata)

Mari kita mampir ke sebuah komplek bernama Filum Echinodermata. Kata ini sebenarnya bukan sekadar nama acak, melainkan deskripsi jujur dari wujud hewannya. Coba kita bedah bahasanya dari bahasa Yunani:

Jadi, Echinodermata secara harfiah berarti hewan berkulit duri.

ilustrasi

Close up on a diadem urchin Gambar: Matthew Hoelscher, CC BY-SA 2.0 — Wikimedia Commons

Ini menjawab kenapa di soal disebutkan ciri "hewan laut yang bergerak lambat atau sesil". Sekarang kita tinggal mencari "tipe rumah" (Kelas) apa saja yang ada di komplek kulit berduri ini.

Berdasarkan arti namanya, manakah deskripsi yang paling tepat untuk menggambarkan warga komplek Filum Echinodermata?

  • A. Hewan lunak yang berjalan dengan perutnya
  • B. Hewan laut dengan banyak kaki bersendi yang lincah
  • C. Hewan laut bertekstur kulit tajam yang sering diam di dasar laut
  • D. Hewan laut mikroskopis yang berenang bebas di permukaan air

Jawaban: C. Hewan laut bertekstur kulit tajam yang sering diam di dasar laut

Echinos = duri, Derma = kulit. Echinodermata adalah hewan berkulit duri yang ciri utamanya hidup di laut dan pergerakannya sangat lambat (bahkan sesil/diam).

Echinodermata berasal dari kata Echinos (duri) dan Derma (kulit), memiliki ciri khas bergerak lambat/menempel dan memiliki rangka luar berduri.

Warga "Bentuk Bintang" (Asteroidea)

Di dalam komplek hewan kulit berduri, ada satu warga yang super terkenal: Bintang Laut! Pasti kamu langsung kepikiran Patrick dari kartun Spongebob, kan?

Nama ilmiah ("tipe rumah" atau Kelas) untuk si bintang laut ini adalah Asteroidea. Lagi-lagi, nama ini punya arti yang gampang ditebak kalau kita tahu akar katanya:

ilustrasi

Jadi, Asteroidea = hewan yang bentuknya menyerupai bintang.

Kalau kamu bertemu dengan karakter berbentuk bintang laut yang berjalan lambat di dasar laut, kesimpulan apa yang bisa kamu ambil tentang rumah klasifikasinya?

  • A. Mereka adalah serangga air yang bergerak cepat
  • B. Mereka masuk ke komplek hewan berkulit duri (Echinodermata)
  • C. Mereka berjalan menggunakan perut (Gastropoda)
  • D. Mereka tidak memiliki rangka luar sama sekali

Jawaban: B. Mereka masuk ke komplek hewan berkulit duri (Echinodermata)

Bintang laut (Asteroidea) bertekstur kasar/berduri dan bergerak lambat, sehingga mereka merupakan warga dari Filum Echinodermata.

Asteroidea adalah kelas untuk hewan laut berbentuk bintang (bintang laut) yang tergabung dalam Filum Echinodermata (hewan berkulit duri).