Logika Doppler: Gerak Relatif & Pecahan

Siapa yang Menang Kejar-kejaran?

Bayangin kamu lagi naik motor dengan kecepatan pelan, tapi tiba-tiba dari belakang ada suara sirene ambulans yang ngebut mau lewat. Karena ngerasa udah jalan ke depan (menjauh dari posisi awal ambulans), kamu mungkin mikir, "Ah, aku kan gerak menjauh, pasti jarak kita makin jauh atau suaranya makin pelan."

Padahal kenyataannya, suara sirene itu malah kedengaran makin keras dan melengking, kan? Kok bisa?

Di sinilah kita sering terjebak sama yang namanya gerak relatif. Arah gerakmu yang "menjauh" itu sifatnya absolut terhadap jalanan. Tapi terhadap ambulans, ceritanya beda.

Kalau kecepatan motor kamu cuma $10 \text{ m/s}$, sementara ambulans mengejar dari belakang dengan kecepatan $30 \text{ m/s}$, coba hitung selisihnya. Secara efektif, ambulans itu "memotong" atau memangkas jarak sejauh $20 \text{ meter}$ setiap detiknya!

Artinya, syarat utama biar jarak membesar itu bukan cuma arahnya yang menjauh, tapi kamu juga harus lebih cepat dari yang ngejar. Selama ambulansnya lebih cepat, dia akan selalu menang kejar-kejaran ini dan terus mendekat ke kamu.

Tentukan apakah kedua skenario ini secara relatif sedang 'Mendekat' atau 'Menjauh'!

  • Kamu lari 5 m/s menjauhi macan yang mengejar dengan 10 m/s. Secara relatif, kalian sedang ... — Mendekat
  • Kamu berjalan 2 m/s di depan temanmu yang berjalan 1 m/s di arah yang sama. Secara relatif, kalian sedang ... — Menjauh

Walau kamu lari ke depan, macan lari lebih cepat sehingga memotong jarak (relatif mendekat). Siput lari ke depan tapi kamu mengejar lebih cepat, sehingga jarakmu dengan siput mengecil (relatif mendekat dari sudut pandang siput/kamu).

Arah perubahan jarak relatif ditentukan oleh selisih kecepatan, bukan sekadar arah gerak absolut.

Anatomi Rumus Doppler (Tanpa Dihafal)

Banyak yang bingung kapan harus pakai tanda tambah $(+)$ atau kurang $(-)$ di rumus Efek Doppler. Ketimbang dihafal buta, yuk kita bongkar logika di baliknya. Inti dari rumus ini sebenarnya cuma satu: Frekuensi yang kamu dengar ($f_p$) adalah hasil kali antara frekuensi asli ($f_s$) dengan sebuah pecahan pengali.

Gelombang dari sumber yang bergerak ke kiri. Gambar: Pbroks13, Public domain — Wikimedia Commons

Kalau diperhatikan dari gambar di atas, sumber suara yang bergerak mengubah rapatan gelombang. Aturan main di rumus Doppler sengaja dirancang untuk merepresentasikan perubahan rapatan ini. Pembagian tugasnya gampang:

Logika tanda $(+)$ atau $(-)$ murni didasarkan pada tujuan akhir apakah suaranya harus makin tinggi (melengking) atau makin rendah:

  1. Kalau efek geraknya bikin jarak RELATIF MENDEKAT $\rightarrow$ Frekuensi harus NAIK (pecahan $> 1$).

    • Cara bikin pecahan $> 1$: Atasnya ditambah $(+)$, atau Bawahnya dikurang $(-)$.

  2. Kalau efek geraknya bikin jarak RELATIF MENJAUH $\rightarrow$ Frekuensi harus TURUN (pecahan $< 1$).

    • Cara bikin pecahan $< 1$: Atasnya dikurang $(-)$, atau Bawahnya ditambah $(+)$.

Jadi, saat pendengar menjauh, dia berusaha "menurunkan" frekuensi, makanya pembilangnya dikurang $(-)$. Saat ambulans mendekat, dia berusaha "menaikkan" frekuensi, makanya penyebutnya dikurang $(-)$. Gampang, kan?

Misteri Pecahan: Kenapa Nilainya Bisa > 1?

Di kasus motor yang menjauh dan ambulans yang mendekat, kita tadi pakai operasi pengurangan di pembilang dan penyebut:

Banyak yang terjebak pikiran, "Bukannya kalau atas dan bawah sama-sama dikurangin, hasil pecahannya pasti makin kecil dari 1?" Sekilas memang kelihatan begitu, tapi mari kita buktikan pelan-pelan pakai angka.

ilustrasi

Ingat syarat dari soal? Kecepatan ambulans lebih besar dari motor ($v_s > v_p$). Misalnya kecepatan rambat bunyi di udara $v = 340 \text{ m/s}$. Motor kamu bergerak $v_p = 10 \text{ m/s}$, dan ambulans ngegas $v_s = 30 \text{ m/s}$. Mari kita masukkan ke pecahan tadi:

Bagian Atas (Motor menjauh) = $340 - 10 = \mathbf{330}$ Bagian Bawah (Ambulans mendekat) = $340 - 30 = \mathbf{310}$

Hasil pecahannya jadi $\frac{330}{310}$ alias $1,06$. Angkanya lebih dari $1$!

Secara fisika, ini membuktikan obrolan kita di halaman pertama: karena kecepatan ambulans (yang mau naikin frekuensi) lebih besar dari motor (yang mau nurunin frekuensi), efek "mendekatnya" si ambulans jauh lebih dominan dan menang melawan efek "menjauhi" dari motor. Akhirnya, frekuensi total yang didengar tetap naik ($f_p > f_s$).

Pilih operasi pecahan mana yang pasti akan menghasilkan nilai LEBIH DARI 1! (v = 300)

  • A. (300 - 50) / (300 - 20)
  • B. (300 - 20) / (300 - 50)
  • C. (300 - 50) / (300 + 20)
  • D. (300 + 20) / (300 + 50)

Jawaban: B. (300 - 20) / (300 - 50)

Opsi B memiliki pengurang di penyebut (50) yang lebih besar dari pembilang (20), menghasilkan 280 / 250 = 1.12 (> 1).

Pengurang di penyebut yang lebih besar daripada pengurang di pembilang menyebabkan pecahan bernilai lebih dari 1.