Kelangkaan Bukan Cuma Soal Uang

Mitos Uang Tak Terbatas

Banyak yang mikir kelangkaan dalam ekonomi itu cuma soal "nggak punya uang". Makanya, pas denger ada pengusaha super kaya dengan uang tak terbatas, rasanya aneh kalau dia masih ngalamin kelangkaan. Tapi, mari kita geser cara pandang kita: uang itu hanyalah alat tukar, bukan sumber daya riil yang kita konsumsi.

ilustrasi

Uang yang melimpah nggak bisa mengubah fakta bahwa ada hal-hal fundamental yang terbatas. Menurut definisi ekonomi klasik (seperti yang dijelaskan oleh Lionel Robbins), kelangkaan terjadi karena keinginan manusia itu pada dasarnya tidak terbatas, sementara sumber daya untuk memenuhinya (seperti waktu, tenaga, dan kapasitas fisik) sangatlah terbatas.

Jadi, kelangkaan dalam ekonomi nggak cuma menimpa orang miskin; orang yang super kaya pun tetep ngalamin karena sumber daya alam dan kapasitas manusia punya batas absolut, bukan sekadar batas saldo rekening.

Berdasarkan konsep dasar ekonomi, mengapa seseorang dengan uang yang 'tak terbatas' tetap tidak bisa terbebas dari masalah kelangkaan?

  • A. Kelangkaan akan hilang sepenuhnya jika semua orang memiliki uang tak terbatas.
  • B. Orang kaya tidak pernah mengalami kelangkaan karena mereka bisa membeli apa saja.
  • C. Uang adalah satu-satunya sumber daya yang dihitung dalam masalah kelangkaan ekonomi.
  • D. Kelangkaan tetap ada bagi triliuner karena uang hanyalah alat tukar, sedangkan kapasitas fisik dan waktu tetap terbatas.

Jawaban: D. Kelangkaan tetap ada bagi triliuner karena uang hanyalah alat tukar, sedangkan kapasitas fisik dan waktu tetap terbatas.

Uang hanyalah alat tukar. Kelangkaan fundamental bersumber dari terbatasnya sumber daya riil seperti waktu dan kapasitas fisik kita, terlepas dari seberapa banyak uang yang kita miliki.

Kelangkaan terjadi karena keterbatasan sumber daya riil (seperti waktu dan kapasitas fisik), bukan sekadar kurangnya uang sebagai alat tukar.

Keterbatasan Fisik Manusia

Di soal diagnosamu, kamu menyadari bahwa jumlah barang fisik di dunia itu terbatas. Tapi mari kita lihat dari sisi pengusahanya itu sendiri: kapasitas fisik manusia. Ini adalah salah satu wujud nyata dari kelangkaan sumber daya.

ilustrasi

Coba ingat lagi analogi jajan miliaran di kantin. Walau kamu mampu memborong seluruh gerobak bakso, perutmu paling mentok cuma muat nampung 1 atau 2 mangkok, kan? Begitu juga dengan si triliuner. Dia bisa saja membeli 1.000 mobil mewah sport keluaran terbaru, tapi dia hanya punya satu tubuh. Secara fisik, dia cuma bisa mengendarai satu mobil pada satu waktu.

Inilah jawaban kenapa Opsi IV di soal tadi benar. Mustahil bagi manusia untuk membeli dan mengonsumsi secara fisik semua barang dan jasa di dunia secara serentak. Uangnya mungkin unlimited, tapi badan fisiknya sangat limited. Kapasitas konsumsi kita sendiri adalah 'sumber daya' yang membatasi seberapa banyak kepuasan yang bisa kita peroleh pada suatu saat.

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah terkait keterbatasan fisik sebagai bentuk kelangkaan:

  • Seorang miliarder bisa memiliki 10 rumah mewah, namun hanya bisa tidur di satu kasur pada satu waktu. — Benar
  • Jika produksi barang dan jasa ditingkatkan hingga tak terbatas, maka masalah keterbatasan konsumsi fisik manusia akan hilang. — Salah
  • Kapasitas perut dan keterbatasan indera manusia adalah contoh dari keterbatasan sumber daya dalam mengonsumsi barang. — Benar

Uang bisa membeli kepemilikan (ratusan rumah/mobil), tapi secara fisik tubuh manusia memiliki kapasitas yang membatasi konsumsi nyata pada satu waktu.

Kapasitas fisik tubuh manusia adalah salah satu pembatas mutlak dalam kemampuan kita mengonsumsi barang dan jasa.

Waktu: Musuh Tak Terkalahkan

Selain raga yang terbatas, ada satu musuh universal yang nggak akan pernah bisa dikalahkan oleh uang sebanyak apa pun: Waktu.

Jam pasir (Wooden hourglass) Gambar: User:S Sepp, CC BY-SA 3.0 — Wikimedia Commons

Setiap orang di dunia, entah dia triliuner paling kaya di Negara Aman atau seorang pelajar seperti kamu, hanya memiliki 24 jam dalam sehari. Waktu adalah satu-satunya sumber daya yang sepenuhnya merata, tidak bisa dibeli untuk ditambah, dan nggak bisa dipercepat.

Kamu tahu sendiri, kan? Kamu nggak bisa menggunakan jam 7 malam untuk belajar UTBK Matematika sekaligus bermain game dengan fokus penuh. Kamu harus memilih. Hal yang sama berlaku buat pengusaha tadi. Meskipun dia punya tiket pesawat pribadi untuk liburan ke seluruh negara, waktunya untuk menikmati semua hiburan, barang, dan jasa itu dibatasi oleh umur biologis dan durasi harian.

Inilah alasan utama Opsi III di soal benar. Uang yang nggak terbatas sama sekali nggak relevan jika dihadapkan pada detik jam yang terus berjalan habis. Waktu adalah wujud kelangkaan yang paling absolut!

Pilih semua pernyataan yang TEPAT mengenai waktu sebagai sumber daya yang langka:

  • Seorang miliarder tetap harus memilih antara liburan ke Eropa atau memimpin rapat perusahaan pada hari Senin pagi.
  • Orang miskin memiliki masalah kelangkaan waktu, sedangkan orang kaya dapat membeli lebih banyak waktu luang dengan menambah jam per hari.
  • Meskipun mampu menyewa ribuan pemandu wisata, pengusaha kaya tidak bisa berada di dua benua berbeda di saat yang sama.

Jawaban: Seorang miliarder tetap harus memilih antara liburan ke Eropa atau memimpin rapat perusahaan pada hari Senin pagi.; Meskipun mampu menyewa ribuan pemandu wisata, pengusaha kaya tidak bisa berada di dua benua berbeda di saat yang sama.

Orang kaya tidak dapat menambah jumlah waktu dalam sehari menjadi lebih dari 24 jam atau kembali ke masa lalu (menunda usia), sehingga ia harus tetap memilih bagaimana menghabiskan waktunya yang terbatas.

Waktu adalah sumber daya yang mutlak langka bagi setiap manusia dan tidak dapat ditambah dengan kekayaan.