Membongkar Perbandingan dengan Model Blok

Rasio sebagai Kotak-Kotak Identik

Pernahkah kamu melihat angka perbandingan seperti $2 : 3 : 5$ dan bingung harus diapakan dulu?

Daripada melihatnya sebagai deretan angka matematika yang kaku, mari kita bayangkan uang Rina, Siska, dan Tono sebagai tumpukan 'kotak harta'.

Dalam konsep perbandingan (atau yang sering disebut Singapore Bar Model), angka rasio mewakili jumlah kotak:

Selama kita bisa memecahkan misteri "berapa isi rupiah dari $1$ kotak", kita bisa menjawab pertanyaan apa pun di soal ini!

Mencari 'Harga' 1 Kotak

Saat mendiagnosa soal ini, kamu sudah sangat tepat membayangkan langkah pertama: mengurangkan angka perbandingan Tono dan Rina ($5 - 2 = 3$). Instingmu sudah jalan!

Nah, sekarang mari kita lihat makna dari selisih tersebut secara visual.

Karena Tono punya $5$ kotak dan Rina punya $2$ kotak, Tono memiliki kelebihan $3$ kotak.

Soal memberi tahu kita fakta penting: selisih uang nyata mereka adalah $\text{Rp45.000{,}00}$. Artinya, $3$ kotak ekstra milik Tono tadi bernilai $\text{Rp45.000{,}00}$.

Lalu, bagaimana mencari tahu isi $1$ kotak? Tinggal kita bagi rata saja! $\text{Rp45.000} \div 3 = \text{Rp15.000}$.

Seandainya di soal lain, rasio Rina dan Siska tetap $2 : 3$, tapi diketahui SELISIH uang Siska dan Rina adalah $\text{Rp20.000}$. Berapakah 'harga' $1$ kotak di soal tersebut?

  • Rp5.000
  • Rp10.000
  • Rp20.000
  • Rp30.000

Jawaban: Rp20.000

Selisih kotak Siska (3) dan Rina (2) adalah 1 kotak. Jadi 1 kotak tersebut langsung bernilai selisih uang mereka, yaitu Rp20.000.

Selisih bagian perbandingan (kotak) setara dengan selisih nilai aslinya, digunakan untuk mencari nilai 1 bagian.

Menyatukan Semua Kepingan

Kamu sempat bilang masih bingung apa hubungan nilai $1$ bagian dengan total uang, kan? Tenang, kuncinya ada di kotak-kotak tadi!

Karena kita sudah berhasil menemukan bahwa $1 \text{ kotak} = \text{Rp15.000}$, kita sekarang memegang kunci utama. Semua uang mereka bisa dihitung!

Soal meminta jumlah uang mereka bertiga seluruhnya.

Daripada kita capek menghitung uang Rina, lalu menghitung uang Siska, lalu Tono, dan menjumlahkannya... kita bisa potong kompas!

Cukup gabungkan dulu semua kotaknya: $\text{Total kotak} = 2 \text{ (Rina)} + 3 \text{ (Siska)} + 5 \text{ (Tono)} = \mathbf{10 \text{ kotak}}$.

Nah, karena $1$ kotak berisi $\text{Rp15.000}$, maka total uang nyata mereka adalah: $10 \text{ kotak} \times \text{Rp15.000} = \mathbf{\text{Rp150.000}}$.

Berdasarkan nilai $1$ kotak = $\text{Rp15.000}$ tadi, berapa jumlah uang Rina dan Siska saja (tanpa Tono)?

  • Rp45.000
  • Rp75.000
  • Rp120.000
  • Rp150.000

Jawaban: Rp75.000

Jumlah kotak Rina (2) + Siska (3) = 5 kotak. Total = 5 kotak × Rp15.000 = Rp75.000.

Mengalikan jumlah rasio (kotak) gabungan dengan nilai 1 bagian untuk mencari jumlah uang gabungan.