Menaklukkan Mesin Hitung Bersimbol Aneh
Membedah Simbol Operasi Buatan
Simbol unik pada soal hanyalah penanda posisi angka yang harus dimasukkan ke dalam rumus bawaannya.
Banyak siswa merasa panik ketika melihat simbol aneh seperti tilde ($\sim$), bintang ($\star$), atau pagar ($\#$), lalu mengiranya sebagai rumus misterius baku yang belum pernah dipelajari di sekolah. Sebenarnya, simbol tersebut hanyalah penamaan untuk sebuah operasi buatan—aturan perhitungan baru yang sengaja diciptakan khusus untuk soal itu saja.
Bayangkan simbol operasi tersebut seperti sebuah mesin pabrik:
Huruf $a$ di sisi kiri adalah cerobong input pertama.
Huruf $b$ di sisi kanan adalah cerobong input kedua.
Bentuk aljabar di ruas kanan, yaitu $(a^2 + b)/2$, adalah resep pengolahan bahan mentah di dalam mesin.
Hasil perhitungan akhirnya adalah produk atau output yang keluar dari mesin.
Aturan pada soal kita berbunyi: $a \sim b = (a^2 + b)/2$. Artinya, mesin ini bekerja dengan urutan:
Ambil bilangan di posisi kiri ($a$), lalu kuadratkan.
Tambahkan hasilnya dengan bilangan di posisi kanan ($b$).
Bagi seluruh hasil penjumlahan tersebut dengan dua.
Sebagai contoh, jika mesin ini diminta memproses angka $2$ dan $3$, yaitu $2 \sim 3$, maka posisi $a$ diisi oleh $2$ dan posisi $b$ diisi oleh $3$:
$$2 \sim 3 = \frac{2^2 + 3}{2} = \frac{4 + 3}{2} = \frac{7}{2}$$
Perhatikan bahwa jika posisinya dibalik menjadi $3 \sim 2$, hasilnya akan berbeda karena angka yang dikuadratkan berganti. Posisi angka mendikte seluruh jalannya rumus!
Diberikan sebuah operasi buatan $x \star y = 3x - y$. Berapakah nilai dari $4 \star 5$?
- 7
- 11
- 17
- 3
Jawaban: 7
Pada operasi $x \star y = 3x - y$, posisi bilangan pertama $x = 4$ dan bilangan kedua $y = 5$. Masukkan ke dalam rumus: $3(4) - 5 = 12 - 5 = 7$. Opsi B (11) salah karena menukar posisi input menjadi $3(5) - 4$. Opsi C (17) salah karena menjumlahkan bukan mengurangkan. Opsi D (3) salah karena mengalikan 3 dengan selisih $(5 - 4)$.
Menguji pemahaman menempatkan angka ke posisi rumus buatan berdasarkan letaknya.
Menghubungkan Mesin Bertingkat
Operasi berlapis dikerjakan dengan menjadikan output mesin pertama sebagai input mesin kedua.
Saat menghadapi operasi yang bersarang seperti $1 \sim (2 \sim 3)$, aturan hierarki matematika tetap berlaku teguh: selalu selesaikan operasi yang berada di dalam kurung terlebih dahulu. Tanda kurung memberitahu kita proses mana yang harus rampung sebelum mesin berikutnya boleh menyala.

Pada tahap pertama, kita sudah mengolah bagian di dalam kurung:
$$2 \sim 3 = \frac{2^2 + 3}{2} = \frac{7}{2}$$
Hasil $7/2$ tersebut merupakan output mesin pertama yang harus dialirkan kembali menjadi bahan mentah alias input bagi mesin di lapisan luar. Dengan mengganti $(2 \sim 3)$ menjadi $7/2$, bentuk soal kini tersisa menjadi:
$$1 \sim \frac{7}{2}$$
Sekarang, angka $1$ bertindak sebagai input kiri ($a$), sementara pecahan $7/2$ bertindak sebagai input kanan ($b$). Jangan pernah berhenti sebelum seluruh lapisan kurung terselesaikan!
Diberikan operasi $p \Delta q = p + 2q$. Berapakah nilai dari $3 \Delta (1 \Delta 2)$?
- 5
- 9
- 13
- 11
Jawaban: 13
Dahulukan operasi di dalam kurung: $1 \Delta 2 = 1 + 2(2) = 1 + 4 = 5$. Hasil $5$ ini menjadi input kedua pada operasi luar: $3 \Delta 5 = 3 + 2(5) = 3 + 10 = 13$. Opsi A (5) salah karena berhenti di hasil dalam kurung saja. Opsi B (9) salah karena mengabaikan kurung dan menghitung dari kiri ke kanan. Opsi D (11) salah karena menukar posisi input di tahap kedua.
Menguji penyelesaian komposisi dua operasi dengan memperhatikan urutan hierarki secara konsisten.
Trik Menghitung Pecahan Bertingkat
Membagi pecahan dengan suatu bilangan bulat sama persis dampaknya dengan mengalikan bilangan bulat itu ke penyebut pecahan.
Setelah mendapatkan bahan untuk lapisan kedua, kita masukkan angka $1$ dan pecahan $7/2$ ke dalam rumus mesin:
$$1 \sim \frac{7}{2} = \frac{1^2 + \frac{7}{2}}{2} = \frac{1 + \frac{7}{2}}{2}$$
Langkah pertama adalah menyelesaikan bagian pembilang dengan menyamakan penyebut. Angka $1$ diubah menjadi $2/2$:
$$\frac{\frac{2}{2} + \frac{7}{2}}{2} = \frac{\frac{9}{2}}{2}$$
Bentuk ini disebut pecahan bertingkat, yaitu pecahan yang pembilangnya masih memuat pecahan lain.

Membagi suatu bagian dengan $2$ sama artinya dengan memotong setiap bagian menjadi dua bagian yang lebih kecil. Secara aljabar, membagi pecahan dengan bilangan bulat $2$ setara dengan mengalikan penyebutnya dengan $2$:
$$\frac{\frac{9}{2}}{2} = \frac{9}{2} \times \frac{1}{2} = \frac{9}{4}$$
Inilah sebabnya Opsi B ($9/4$) adalah jawaban yang tepat.
Berapakah hasil akhir dari bentuk pecahan bertingkat $(3 + 5/2) / 2$?
- 11/2
- 11/4
- 8/4
- 11
Jawaban: 11/4
Selesaikan pembilang terlebih dahulu dengan menyamakan penyebut: $3 + 5/2 = 6/2 + 5/2 = 11/2$. Kemudian, membagi pecahan $11/2$ dengan bilangan bulat 2 setara dengan mengalikan penyebutnya: $(11/2) / 2 = 11/2 \times 1/2 = 11/4$. Opsi A (11/2) salah karena lupa membagi 2 di akhir. Opsi C (8/4) salah karena langsung menjumlahkan pembilang asal $(3+5)$. Opsi D (11) salah karena mengalikan pembagi ke pembilang alih-alih ke penyebut.
Menguji ketelitian operasi pembagian susunan pecahan oleh sebuah bilangan bulat.