Melacak Titik Awal Transformasi

Rotasi Bukan di Titik Asal

Merotasi titik pada pusat sembarang sama dengan menggeser pusat itu ke titik nol, merotasi titiknya, lalu menggesernya kembali ke pusat awal.

Jika titik diputar mengelilingi titik asal $(0, 0)$ sejauh $90^\circ$ ($\frac{\pi}{2}$ radian) berlawanan arah jarum jam, kita sudah mengenal aturan dasarnya: $(x, y) \to (-y, x)$. Namun, bagaimana jika kurir harus memutar paket mengelilingi tiang poros di titik sembarang $P(p, q)$? Kita tidak perlu menghafal rumus baru dari nol; kita cukup meminjam bantuan translasi (pergeseran) lewat tiga langkah logis:

  1. Geser bidang sementara ke titik nol: Kurangi koordinat titik awal dengan pusat rotasi agar titik pusat seolah-olah berpindah ke $(0, 0)$. Titik kini berada di posisi $(x - p, y - q)$.

  2. Lakukan rotasi dasar: Terapkan aturan rotasi $90^\circ$ berlawanan arah jarum jam pada posisi baru tersebut:

    $$(X, Y) \to (-Y, X) \implies (-(y - q), x - p)$$

  3. Kembalikan ke posisi awal: Tambahkan kembali koordinat pusat $(p, q)$ untuk menggeser poros ke tempat semula:

    $$(x', y') = (-(y - q) + p, (x - p) + q)$$

Eksplorasi interaktif di atas menunjukkan bahwa letak pusat rotasi bertindak seperti poros jangka. Saat pusat rotasi digeser, lintasan busur putaran dan lokasi bayangan titik ikut berpindah.

Jika titik (4, 2) dirotasikan sejauh 90° berlawanan arah jarum jam terhadap pusat P(2, 1), di manakah koordinat bayangan akhirnya?

  • (-2, 4)
  • (1, 3)
  • (3, 1)
  • (0, 0)

Jawaban: (1, 3)

Langkah 1: Geser pusat ke (0,0) dengan mengurangi titik (4, 2) oleh pusat (2, 1), didapat (4-2, 2-1) = (2, 1). Langkah 2: Rotasikan 90° berlawanan arah jarum jam dengan aturan (x, y) -> (-y, x), menghasilkan (-1, 2). Langkah 3: Kembalikan pergeseran dengan menambahkan pusat rotasi: (-1+2, 2+1) = (1, 3). Pilihan A salah karena mengabaikan pusat rotasi. Pilihan C salah karena arah putaran terbalik (searah jarum jam). Pilihan D salah karena kekeliruan perhitungan tanda.

Rotasi titik dengan pusat bukan nol memerlukan translasi untuk menyesuaikan pusat rotasi.

Mencari Bayangan Pertama

Substitusi koordinat awal dan pusat ke dalam formula rotasi akan menghasilkan posisi bayangan sementara dalam bentuk variabel.

Sekarang, mari kita ikuti instruksi pertama kurir untuk paket pada soal. Paket berangkat dari gudang awal di titik $D(a, 3)$, lalu diputar sejauh $90^\circ$ berlawanan arah jarum jam mengelilingi pusat $P(1, 1)$. Di sini, nilai absis awal masih berupa variabel $a$, sedangkan $x = a$, $y = 3$, $p = 1$, dan $q = 1$.

Kita masukkan nilai-nilai tersebut ke dalam formula pergeseran rotasi dari halaman sebelumnya:

Dengan demikian, bayangan sementara setelah tahap rotasi adalah titik $D'(-1, a)$. Posisi paket kini berada di koordinat yang absisnya sudah berupa bilangan pasti, sedangkan ordinatnya memuat variabel $a$.

Logika Pencerminan Garis Vertikal

Pencerminan terhadap garis vertikal hanya mengubah letak absis secara simetris, sementara nilai ordinat tetap sama.

Diagram pencerminan titik terhadap garis vertikal x = 4 pada bidang koordinat

Setelah diputar, kurir mendapat instruksi kedua: mencerminkan posisi sementara $D'(-1, a)$ terhadap garis vertikal $x = 4$. Bayangkan garis $x = 4$ sebagai cermin kaca tegak lurus yang menjulang dari atas ke bawah:

Secara logika jarak, jarak mendatar dari titik $x' = -1$ ke cermin $x = 4$ adalah $4 - (-1) = 5$ satuan ke kanan. Maka, bayangan akhirnya harus melangkah sejauh $5$ satuan lagi ke kanan dari cermin, yaitu $4 + 5 = 9$.

Dengan formula matematis:

$$x'' = 2(4) - (-1) = 8 + 1 = 9$$

Bayangan akhir yang diperoleh dari kalkulasi kurir adalah $D''(9, a)$.

Sebuah titik dengan koordinat (3, 5) dicerminkan terhadap garis x = 7. Di manakah posisi titik bayangannya?

  • (11, 5)
  • (3, 9)
  • (4, 5)
  • (-11, 5)

Jawaban: (11, 5)

Pencerminan terhadap garis vertikal x = 7 tidak mengubah nilai ordinat (tetap y = 5). Untuk absis, jarak titik awal (x = 3) ke garis cermin (x = 7) adalah 7 - 3 = 4 satuan. Bayangan berada 4 satuan di sisi kanan cermin: 7 + 4 = 11, atau menggunakan rumus x' = 2(7) - 3 = 14 - 3 = 11. Jadi, koordinatnya (11, 5). Opsi B keliru karena mencerminkan ordinat seolah garisnya y = 7. Opsi C keliru karena hanya mengambil nilai selisih jarak. Opsi D keliru tanda.

Pencerminan terhadap garis vertikal mempertahankan ordinat dan mengubah absis berdasarkan jarak simetris ke cermin.