Pohon Filogenetik: Silsilah Keluarga Paus
Simpul = Titik Temu Leluhur
Membaca pohon kekerabatan (filogenetik) itu gampang kalau kamu ngebayanginnya seperti silsilah keluarga yang lagi direbahkan. Garis lurus vertikal di ujung paling kiri adalah "Kakek Buyut" di zaman purba, sedangkan ujung-ujung daun di sebelah kanan adalah spesies yang masih hidup sekarang (ibarat para cucu).
Setiap kali kamu melihat sebuah garis bercabang dua, titik tempat percabangan itu terjadi disebut simpul (node). Simpul ini melambangkan satu leluhur bersama yang membelah/melahirkan dua garis keturunan (spesies) yang berbeda, persis kayak momen saat kakekmu melahirkan ayah dan pamanmu.
Waktu kamu berhadapan dengan soal pohon seperti diagram paus tadi, jangan terpengaruh sama urutan daftar nama dari atas ke bawah. Tarik garis dua paus mundur ke arah kiri: siapa pun yang titik temu (simpul) percabangannya ada paling kanan, merekalah yang paling akrab persaudaraannya!
Di sebuah diagram pohon filogenetik, Spesies X dan Y bertemu di sebuah simpul yang letaknya di tengah diagram. Sementara itu, Spesies Y dan Z bertemu di simpul yang posisinya sangat jauh di ujung kanan diagram (dekat masa kini). Berdasarkan prinsip membaca simpul, manakah kesimpulan yang benar?
- A. Spesies X lebih berkerabat dekat dengan Z daripada dengan Y.
- B. Spesies Y dan Z berkerabat lebih dekat dibandingkan X dan Y.
- C. Spesies X adalah leluhur dari Y dan Z.
- D. Ketiga spesies tidak memiliki leluhur bersama.
Jawaban: B. Spesies Y dan Z berkerabat lebih dekat dibandingkan X dan Y.
Semakin ke kanan (semakin dekat ke ujung daun) titik temu/simpulnya, semakin baru leluhur bersamanya. Karena Y dan Z bertemu di ujung kanan, mereka sangat dekat (seperti saudara kandung).
Titik percabangan (simpul) yang lebih dangkal/ke arah kanan menunjukkan leluhur bersama yang lebih baru, sehingga kekerabatannya lebih dekat.
Aturan Reuni Keluarga (Monofiletik)

Dalam biologi, ilmuwan nggak mau sembarangan mengelompokkan hewan. Mereka cuma mengakui pengelompokan alami yang disebut Kelompok Monofiletik (Klade).
Cara paling gampang mahamin monofiletik: ini ibarat kamu ngadain reuni keluarga keturunan yang valid. Kalau kamu niat bikin acara "Kumpul Keturunan Kakek A", maka semua anak, cucu, dan cicit dari Kakek A itu HARUS diundang. Gak boleh ada satu pun yang ketinggalan, dan gak boleh bawa orang luar.
Kalau hasil guntingan cabangmu tadi pas membungkus kelompok yang sedang kamu amati tanpa ada ranting tersisa, selamat, grup itu valid!
Jika kamu menggunakan aturan 'Snip Test' (Tes Potong Cabang) untuk memastikan apakah sebuah kelompok makhluk hidup itu sah sebagai Monofiletik (Klade), apa yang harus terjadi?
- A. Hasil potongan harus menyertakan leluhur pertama dari seluruh kehidupan di bumi.
- B. Hasil potongan sengaja membuang satu ranting karena spesies tersebut punya sifat fisik yang beda sendiri.
- C. Hasil potongan dari satu simpul itu harus persis mencakup leluhur yang diuji beserta SELURUH keturunannya secara utuh.
- D. Hanya ranting-ranting terluar (spesies modern) saja yang dihitung, sedangkan simpul/leluhurnya diabaikan.
Jawaban: C. Hasil potongan dari satu simpul itu harus persis mencakup leluhur yang diuji beserta SELURUH keturunannya secara utuh.
Analogi 'Snip test' atau reuni utuh berarti saat kita memotong satu cabang (leluhur), semua keturunan dari cabang itu harus ikut tanpa terkecuali untuk dianggap sebagai kelompok monofiletik (klade) yang valid.
Kelompok monofiletik (klade) harus mencakup HANYA satu leluhur beserta SELURUH keturunannya tanpa ada yang terlewat.
Cucu yang Gak Diundang (Parafiletik)
Sayangnya, banyak nama genus makhluk hidup (seperti penamaan paus-pausan) udah dibikin sejak zaman dulu. Zaman itu ilmuwan belum ngecek DNA, jadi mereka namain marga murni gara-gara kemiripan fisik aja. Nah, ini bikin munculnya kelompok cacat yang disebut Parafiletik.
Balik ke analogi keluarga tadi. Kakek A punya 5 cucu. 4 cucu wajahnya mirip-mirip dan dikasih nama marga yang sama. Tapi ada 1 cucu yang penampilannya berubah drastis (dikasih marga beda). Pas 4 cucu ini bikin acara reuni marga, cucu yang satunya ini gak diundang, padahal leluhur/kakek mereka sama!
Ini ibarat kamu motong satu cabang utuh pakai Snip Test, tapi setelah cabangnya rontok, kamu sengaja matahin dan ngebuang satu ranting aslinya. Di biologi modern, grup parafiletik itu nggak utuh alias ngelanggar aturan kekeluargaan alami.
Tentukan apakah pernyataan-pernyataan berikut Benar atau Salah mengenai kelompok Parafiletik!
- Kelompok parafiletik ibarat mengadakan reuni untuk kakek dan cucu-cucunya, tapi sengaja tidak mengundang salah satu cucu kandung. — Benar
- Kelompok parafiletik sangat ideal karena pasti mencakup seluruh keturunan dari leluhur bersama terakhir tanpa terkecuali. — Salah
- Pengelompokan cacat ini sering terjadi di masa lalu karena penamaan murni didasarkan pada kemiripan fisik, bukan DNA murni. — Benar
Parafiletik berarti ada keturunan yang 'terbuang' atau tidak diakui dalam kelompok, biasanya karena wujud fisiknya sudah banyak berubah sehingga ilmuwan masa lalu mengira dia berbeda kerabat, padahal leluhurnya sama.
Kelompok parafiletik terjadi ketika sebuah pengelompokan menyertakan leluhur yang sama namun sengaja mengecualikan beberapa keturunannya yang sebenarnya sah secara genetik.