Logika Gerund vs Infinitive: Beda Bentuk, Beda Rasa
Kenalan Sama "Kata Kerja Kembar Siam"
Pernah nggak kamu ngerasa aneh waktu dengar orang bilang "I want sleep"? Secara naluri, kita tau ada yang salah dengan kalimat itu, padahal want artinya "ingin" dan sleep artinya "tidur". Kenapa nggak boleh digabungin langsung?
Rahasia pertamanya ada di aturan emas struktur kalimat: Dalam satu klausa (anak kalimat), kata kerja utamanya cuma boleh ada satu. Kata kerja utama ini ibarat "bos" dalam kalimat. Kalau ada kata kerja lain yang mau ikutan nongkrong di kalimat yang sama, dia nggak boleh pakai seragam "bos". Dia harus cosplay (berubah fungsi) jadi kata benda (objek).

Nah, dalam bahasa Inggris, ada dua "kostum" utama buat kata kerja yang lagi cosplay ini:
Gerund: Kata kerja yang ditambah akhiran -ing (misal: sleeping, doing).
To-Infinitive: Kata kerja dasar yang diawali to (misal: to sleep, to do).
Meski akar katanya sama, milih kostum Gerund atau To-Infinitive itu bakal ngasih "rasa" dan pesan yang beda banget. Keduanya nggak bisa asal ditukar-tukar sesuka hati!
Berdasarkan aturan dasar yang baru kita bahas, kenapa kalimat "I want sleep" (jika sleep dianggap sebagai kata kerja) secara tata bahasa salah?
- A. Karena 'sleep' adalah kata sifat yang tidak bisa digabung dengan 'want'.
- B. Karena kalimat tidak boleh memiliki dua kata kerja utama ('want' dan 'sleep') yang tidak diubah bentuknya.
- C. Karena kata 'want' tidak membutuhkan objek dalam kalimat.
- D. Karena subjek 'I' selalu membutuhkan to-infinitive setelahnya.
Jawaban: B. Karena kalimat tidak boleh memiliki dua kata kerja utama ('want' dan 'sleep') yang tidak diubah bentuknya.
Dalam satu klausa, cuma boleh ada satu kata kerja utama ('want'). Kata kerja kedua ('sleep') harus 'cosplay' jadi kata benda (menjadi 'to sleep' atau 'sleeping').
Satu klausa hanya boleh memiliki satu kata kerja utama; kata kerja tambahan harus diubah bentuknya (menjadi noun/verbal).
Filosofi Waktu: Nyata vs Rencana
Kamu mungkin mikir, "Terus gimana cara tahu kapan pakai -ing dan kapan pakai to?" Tenang, walaupun ada banyak kata kerja yang polanya harus dihafal, sebagian besar tunduk pada satu filosofi waktu (logika makna) yang sederhana.
Secara umum, ini panduannya:
Gerund (Verb-ing) ngasih kesan sesuatu yang nyata (Real), sudah terjadi (Completed), berupa fakta, atau sebuah pengalaman. Contoh: "I enjoy playing tennis." (Kamu udah pernah main tenis, tahu rasanya, dan aktivitas itu nyata buatmu).
To-Infinitive (to + Verb) ngasih kesan sesuatu yang belum terjadi (Unreal), ada di masa depan (Future), sebuah rencana, niat, atau tujuan. Contoh: "I want to play tennis." (Main tenisnya belum kejadian, baru niat aja di kepalamu).

Tentukan apakah kesan dari aksi yang digarisbawahi dalam kalimat berikut bersifat 'Nyata/Fakta' atau 'Rencana/Niat' berdasarkan logikanya!
- I enjoy playing video games in my free time. — Nyata/Fakta
- She decided to buy a new laptop next month. — Rencana/Niat
'Enjoy playing' berarti aksinya nyata dan dirasakan (Gerund). 'Decide to buy' berarti aksinya baru diputuskan untuk masa depan, belum dilakukan (To-Infinitive).
Gerund untuk aksi nyata/pengalaman; To-Infinitive untuk rencana/belum terjadi.
Beda Bentuk, Beda Nasib (Contoh Kontras)
Biar kamu makin kebayang betapa pentingnya milih kostum yang tepat, mari kita lihat apa yang terjadi kalau satu kata kerja utama dipasangkan dengan Gerund vs To-Infinitive secara bergantian. Maknanya bisa berubah 180 derajat!
Coba bandingkan dua kalimat dengan kata kerja stop ini:
He stopped smoking. (Pakai Gerund) Sesuai filosofinya, Gerund (smoking) adalah aksi nyata yang sudah terjadi. Berarti dia berhenti dari kebiasaan nyata (merokok) yang selama ini dia lakukan. Stop sepenuhnya.
He stopped to smoke. (Pakai To-Infinitive) To-Infinitive (to smoke) menandakan tujuan/rencana yang belum terjadi. Artinya, dia berhenti dari aktivitas yang sedang dia kerjakan (misal: lagi jalan kaki), dengan tujuan untuk merokok.
Sama halnya dengan kata remember (ingat):
"I remember locking the door." (Gerund: Kamu ingat pengalaman masa lalumu saat mengunci pintu. Pintunya udah kekunci).
"Please remember to lock the door." (To-Infinitive: Kamu diingatkan soal rencana/kewajiban yang harus dilakukan nanti. Pintunya belum kekunci).
Terasa kan beda "vibe"-nya?
Jika seseorang berkata, "He remembered to pay the bill", apa makna yang sebenarnya terjadi?
- A. Dia ingat kewajibannya untuk membayar tagihan itu, lalu dia membayarnya.
- B. Dia mengenang memori masa lalunya saat membayar tagihan tersebut.
- C. Dia sudah membayar tagihan, tapi lupa kalau dia sudah membayarnya.
- D. Dia berhenti melakukan aktivitas lain dengan tujuan membayar tagihan.
Jawaban: A. Dia ingat kewajibannya untuk membayar tagihan itu, lalu dia membayarnya.
'Remember to pay' berarti aksinya adalah kewajiban/rencana yang harus dilakukan di depan mata. Kalau 'remember paying', baru dia mengingat kejadian masa lalu.
To-infinitive setelah remember (remember to V) berarti mengingat rencana/kewajiban yang belum atau akan dilakukan.